Nahkoda Baru IMBAS Diharap Satukan Soliditas dan Pererat Jaringan Alumni Bawean

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto bersama pengurus di sela Kongres IMBAS. (dok: IMBAS)
Foto bersama pengurus di sela Kongres IMBAS. (dok: IMBAS)

Jurnas.net – Terpilihnya ketua baru Ikatan Mahasiswa Bawean di Surabaya (IMBAS) diharapkan menjadi momentum penting, untuk memperkuat soliditas organisasi. Nahkoda IMBAS yang baru terpilih juga diharap membangun sinergi yang lebih erat, antara mahasiswa dan alumni IMBAS di Kota Pahlawan.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Kongres IMBAS, Andrian Nabil Yakin, di sela pelaksanaan kongres organisasi yang berlangsung penuh semangat kekeluargaan dan dinamika intelektual mahasiswa Bawean di Surabaya, Sabtu, 23 Mei 2026. Menurutnya, kepemimpinan baru IMBAS memiliki tanggung jawab besar untuk membawa organisasi lebih progresif, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Ketua terpilih harus mampu menjadi titik temu seluruh kader dan anggota. IMBAS tidak boleh hanya menjadi organisasi formalitas, tetapi harus menjadi rumah bersama yang mampu menjaga soliditas, membangun semangat kolektif, serta melahirkan gagasan-gagasan yang berdampak bagi mahasiswa dan masyarakat Bawean,” kata Nabil.

Ia menegaskan IMBAS selama ini bukan sekadar wadah berkumpul mahasiswa asal Bawean di Surabaya, melainkan ruang kaderisasi, penguatan intelektual, hingga laboratorium kepemimpinan generasi muda kepulauan. Karena itu, regenerasi kepemimpinan harus dijadikan momentum memperkuat arah gerak organisasi agar lebih aktif dan adaptif.

Menurut Nabil, tantangan organisasi mahasiswa saat ini semakin kompleks di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan menurunnya partisipasi generasi muda dalam organisasi kemahasiswaan. Oleh sebab itu, dibutuhkan figur pemimpin yang mampu merangkul seluruh elemen, membangun komunikasi yang sehat, serta menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa.

“Soliditas internal menjadi fondasi utama. Kalau internal kuat, maka IMBAS akan lebih mudah membangun gerakan, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata. Ketua baru harus bisa menghilangkan sekat-sekat, mempererat persaudaraan, dan menjadikan organisasi ini lebih hidup,” katanya.

Selain memperkuat internal organisasi, Nabil juga menekankan pentingnya membangun sinergitas dengan para alumni IMBAS, yang saat ini telah tersebar di berbagai sektor profesi. Menurutnya, jaringan alumni merupakan aset strategis yang harus dirawat demi keberlangsungan organisasi dan pengembangan kapasitas kader muda Bawean.

Ia berharap hubungan mahasiswa dan alumni tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diwujudkan dalam kolaborasi nyata seperti pendampingan akademik, pengembangan jejaring karier, penguatan kapasitas kepemimpinan, hingga kontribusi sosial untuk pembangunan Bawean.

“Alumni adalah kekuatan besar IMBAS. Mereka memiliki pengalaman, jaringan, dan kapasitas yang sangat dibutuhkan kader hari ini. Karena itu, ketua terpilih harus mampu membangun komunikasi yang intens dan menghadirkan ruang kolaborasi yang produktif antara mahasiswa dan alumni,” jelasnya.

Nabil juga menilai, keberadaan IMBAS harus mampu menjadi representasi semangat intelektual dan persatuan masyarakat Bawean di perantauan. Organisasi ini diharapkan tidak hanya fokus pada agenda internal kampus, tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap isu sosial, pendidikan, dan pembangunan daerah asal.

“Kami ingin IMBAS tetap menjadi organisasi yang kritis, progresif, dan memiliki kepedulian sosial. Mahasiswa Bawean harus hadir sebagai agen perubahan, bukan hanya untuk kepentingan organisasi, tetapi juga untuk kemajuan Bawean ke depan,” tandasnya.

Kongres IMBAS sendiri menjadi forum tertinggi organisasi yang tidak hanya memilih ketua baru, tetapi juga merumuskan arah gerakan organisasi ke depan. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat persatuan dan menghidupkan kembali peran strategis IMBAS sebagai wadah pengembangan generasi muda Bawean di Surabaya.

Berita Terbaru

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan VAR dan Wasit Liga 1, Pembinaan Talenta Muda Naik Level

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan VAR dan Wasit Liga 1, Pembinaan Talenta Muda Naik Level

Jumat, 21 Agu 2026 16:22 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 16:22 WIB

Jurnas.net — Standar penyelenggaraan Soekarno Cup 2026 ditingkatkan memasuki babak semifinal dan final. Turnamen sepak bola yang diikuti 400 talenta muda dari 1…

Pelabuhan Ketapang Kerap Macet Saat Peak Season, Lahan KAI Disiapkan Jadi Rest Area

Pelabuhan Ketapang Kerap Macet Saat Peak Season, Lahan KAI Disiapkan Jadi Rest Area

Jumat, 21 Agu 2026 15:12 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 15:12 WIB

Jurnas.net — Kemacetan di kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, yang kerap terjadi saat musim puncak (peak season) mendorong pemerintah daerah d…

Gerbang Toll PBNU, Gerakan Bareng Tolak LPJ PBNU

Gerbang Toll PBNU, Gerakan Bareng Tolak LPJ PBNU

Jumat, 21 Agu 2026 13:01 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 13:01 WIB

Oleh HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy   Pada 27 Agustus 2026, di kompleks Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas — pesantren yang didirikan Kiai Wahab Chasbullah …

Dua Kasus Kekerasan Seksual Anak Terungkap, Eri Cahyadi Intruksikan Semua Panti Asuhan Tak Berizin Ditutup

Dua Kasus Kekerasan Seksual Anak Terungkap, Eri Cahyadi Intruksikan Semua Panti Asuhan Tak Berizin Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 12:38 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 12:38 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas setelah terungkap dua kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kota Pahlawan. Kedua k…

DKG 2026-2029 Dilantik, Budaya Gresik Didorong Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

DKG 2026-2029 Dilantik, Budaya Gresik Didorong Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

Jumat, 21 Agu 2026 11:46 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 11:46 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik selama ini lekat dengan citra sebagai salah satu kawasan industri besar di Jawa Timur. Namun, di balik kepulan asap pabrik dan g…

Pelajar Surabaya Bawa Indonesia Juara 1 Eco-Hero Internasional, Mimpinya Tanam 1 Juta Mangrove

Pelajar Surabaya Bawa Indonesia Juara 1 Eco-Hero Internasional, Mimpinya Tanam 1 Juta Mangrove

Kamis, 20 Agu 2026 17:22 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 17:22 WIB

Jurnas.net — Aksi seorang pelajar SMP Negeri 1 Surabaya dalam memulihkan ekosistem pesisir membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Harley Fatahillah Y…