Perda Baru Perkuat Relawan Bencana, BPBD dan FPRB Jatim Konsolidasi di Lima Bakorwil

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto saat giat konsolidasi serta penguatan kelembagaan FPRB kabupaten/kota se- Jawa Timur. (Dok: BPBD Jatim)
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto saat giat konsolidasi serta penguatan kelembagaan FPRB kabupaten/kota se- Jawa Timur. (Dok: BPBD Jatim)

Jurnas.net – Eksistensi relawan kebencanaan di Jawa Timur kini semakin diperkuat setelah terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang Penanggulangan Bencana. Regulasi baru tersebut menjadi landasan hukum yang mempertegas peran Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di daerah.

Sebagai tindak lanjut atas penguatan regulasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama FPRB Jatim dan program SIAP SIAGA menggelar konsolidasi serta penguatan kelembagaan FPRB kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur.

Kegiatan dilakukan secara maraton di lima wilayah Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil), mulai dari Bakorwil Malang, Jember, dan Madiun. Selanjutnya, konsolidasi akan berlanjut di wilayah Bakorwil Pamekasan dan Bojonegoro. Khusus di Bakorwil Madiun, kegiatan konsolidasi digelar dengan menghadirkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto, Kepala Bakorwil Madiun Heru Wahono Santoso, Sekretaris Jenderal FPRB Jatim Catur Sudarmanto, serta perwakilan program SIAP SIAGA.

Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menegaskan bahwa keberadaan relawan kebencanaan saat ini memiliki posisi yang semakin strategis sekaligus kuat secara hukum menyusul terbitnya revisi perda penanggulangan bencana tersebut. Menurutnya, keberadaan FPRB yang melibatkan berbagai unsur pentahelix, mulai dari relawan, akademisi, dunia usaha hingga media, menjadi bagian penting dalam memperkuat mitigasi dan pengurangan risiko bencana di daerah.

"Dengan adanya perda baru ini, forum PRB bersama BPBD perlu melakukan konsolidasi dan penguatan kelembagaan di masing-masing daerah. Tujuannya agar upaya pengurangan risiko bencana bisa dilakukan lebih terstruktur dan kolaboratif,” kata Gatot, Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, forum konsolidasi menjadi ruang diskusi bersama antar unsur pentahelix untuk memetakan persoalan kebencanaan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor. “FPRB kabupaten/kota yang terdiri dari relawan, akademisi, dunia usaha, hingga media dapat berdiskusi bersama BPBD guna memperkuat kelembagaan dan mengurangi potensi risiko bencana di daerah masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bakorwil Madiun Heru Wahono Santoso, menyambut positif kegiatan konsolidasi tersebut. Ia menilai forum semacam ini penting mengingat sejumlah wilayah di bawah koordinasi Bakorwil Madiun tergolong rawan bencana. Menurutnya, berbagai jenis bencana seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan hingga kebakaran hutan masih menjadi ancaman tahunan di sejumlah daerah.

"Keterlibatan seluruh unsur pentahelix sangat penting, termasuk akademisi. Kami berharap ada kajian-kajian ilmiah terhadap daerah rawan bencana sehingga dampaknya bisa diminimalisasi,” kata Heru.

Di sisi lain, Sekjen FPRB Jatim Catur Sudarmanto mengungkapkan bahwa konsolidasi juga bertujuan memperbarui data kelembagaan FPRB di tingkat kabupaten/kota. Dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, saat ini masih terdapat tiga daerah yang secara administratif belum masuk dalam database FPRB Jatim, yakni Kabupaten Sumenep, Kota Surabaya, dan Kabupaten Ngawi.

"Melalui konsolidasi ini, kami ingin memastikan kelembagaan dan kepengurusan FPRB di daerah benar-benar terdata secara riil dan terbaru. Ini penting karena keberadaan FPRB sekarang sudah difasilitasi dalam Perda Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penanggulangan Bencana,” jelas Catur.

Sementara itu, Ketua FPRB Kabupaten Ponorogo Muhamad Kujaeny mengaku forum konsolidasi tersebut sangat bermanfaat bagi daerah. Menurutnya, berbagai persoalan mulai dari kelembagaan, kepengurusan hingga dukungan anggaran dapat dibahas bersama dalam forum tersebut.

Ia mengatakan, selama ini FPRB Ponorogo aktif berkolaborasi dengan BPBD dan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan lembaga di daerah.

“Alhamdulillah di Ponorogo kami selalu berkolaborasi dengan BPBD dan berbagai unsur lainnya. Setiap tahun juga ada kegiatan rutin minimal dua kali. Konsolidasi seperti ini penting untuk terus dilakukan, apalagi menjelang Musyawarah Besar FPRB Jatim,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Dispendik Surabaya Ubah Skema Jalur Prestasi SPMB 2026, Nilai Rapor Kini Digabung Hasil TKA

Dispendik Surabaya Ubah Skema Jalur Prestasi SPMB 2026, Nilai Rapor Kini Digabung Hasil TKA

Kamis, 21 Mei 2026 16:32 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) resmi memaparkan mekanisme terbaru jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan M…

DPR RI Soroti Rendahnya Produksi Kedelai, Perbaikan Program Dinilai Perlu Dipercepat

DPR RI Soroti Rendahnya Produksi Kedelai, Perbaikan Program Dinilai Perlu Dipercepat

Kamis, 21 Mei 2026 15:14 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:14 WIB

Jurnas.net — Di tengah capaian positif sektor pertanian nasional pada komoditas padi dan jagung, DPR RI menyoroti rendahnya produksi kedelai nasional yang d…

Kasus Guru Cabuli Murid Berakhir Damai, DPRD Jatim Soroti Hilangnya Efek Jera

Kasus Guru Cabuli Murid Berakhir Damai, DPRD Jatim Soroti Hilangnya Efek Jera

Kamis, 21 Mei 2026 14:03 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 14:03 WIB

Jurnas.net - Penyelesaian damai kasus dugaan pencabulan sesama jenis yang dilakukan oknum guru berinisial HP (42) asal Lumajang terhadap muridnya di Situbondo…

Jelang HUT RI, DPRD dan Polrestabes Surabaya Perkuat Pengawasan Anak hingga Balap Liar

Jelang HUT RI, DPRD dan Polrestabes Surabaya Perkuat Pengawasan Anak hingga Balap Liar

Kamis, 21 Mei 2026 13:43 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 13:43 WIB

Jurnas.net – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus mendatang, dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota S…

Surabaya Masuk Kandidat Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok Nasional

Surabaya Masuk Kandidat Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 12:23 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:23 WIB

Jurnas.net - Surabaya kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Kota Pahlawan kini masuk dalam kandidat kabupaten/kota percontohan Kawasan Tanpa Rokok…

RSUD Blambangan Banyuwangi Resmi Layani Kemoterapi BPJS, Pasien Tak Perlu Dirujuk Keluar Daerah

RSUD Blambangan Banyuwangi Resmi Layani Kemoterapi BPJS, Pasien Tak Perlu Dirujuk Keluar Daerah

Kamis, 21 Mei 2026 10:17 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 10:17 WIB

Jurnas.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi resmi membuka layanan kemoterapi bagi peserta BPJS Kesehatan mulai 1 Juni 2026. Kehadiran l…