Tujuh Tokoh Dirikan PBN, Dr. Zainun: Saatnya Bawean Bangkit sebagai Kekuatan Intelektual dan Ekonomi

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Halal Bihalal Bawean Internasional di Yogyakarta. (Insani/Amal)
Suasana Halal Bihalal Bawean Internasional di Yogyakarta. (Insani/Amal)

Jurnas.net - Gelombang kebangkitan diaspora Bawean kian menemukan bentuknya. Melalui semangat persatuan dan musyawarah mufakat, Persaudaraan Bawean Nusantara (PBN) resmi dibentuk sebagai wadah strategis yang tak sekadar merajut silaturahmi, tetapi juga menata masa depan masyarakat Bawean di tingkat nasional hingga internasional.

Paguyuban ini lahir dari inisiatif tujuh tokoh Bawean yang memiliki visi besar terhadap kemajuan daerah asalnya, yakni M. Yahya Zaini, Mustafa Kamal, M. Faisol, Dr. Zainun Nasihah Ghufron, M.A., Ahsanul Haq, Bahtiar Efendi, serta Akhmad Fatah Yasin (Afys). Mereka menyatukan gagasan dalam satu forum yang menegaskan pentingnya konsolidasi kekuatan diaspora Bawean yang selama ini tersebar di berbagai wilayah.

Dalam hasil musyawarah mufakat keluarga besar Bawean internasional, Ahsanul Haq dipercaya mengemban amanah sebagai Koordinator Nasional PBN. Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat arah gerak organisasi agar lebih terstruktur, progresif, dan berdampak nyata.

Salah satu inisiator PBN, Dr. Zainun Nasihah Ghufron, M.A., menegaskan bahwa kehadiran PBN bukan sekadar organisasi seremonial, melainkan platform perjuangan kolektif untuk mengangkat potensi Bawean ke level yang lebih tinggi.

“PBN ini lahir dari kegelisahan sekaligus harapan. Kita ingin Bawean tidak hanya dikenal sebagai daerah asal, tetapi juga sebagai kekuatan intelektual, ekonomi, dan budaya yang diperhitungkan,” kata Ainun, Minggu, 12 April 2026.

Ia menambahkan, selama ini potensi besar masyarakat Bawean belum terkelola secara maksimal karena kurangnya wadah yang mampu mengintegrasikan berbagai elemen. Oleh karena itu, PBN hadir sebagai jembatan penghubung antar generasi, lintas profesi, dan lintas negara.

Menurutnya, fokus utama PBN mencakup penguatan di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kepemimpinan. Selain itu, pelestarian tradisi, budaya, dan heritage leluhur juga menjadi pilar penting yang tidak boleh terabaikan di tengah arus modernisasi.

“Jangan sampai kita maju secara ekonomi, tetapi kehilangan identitas budaya. PBN ingin memastikan keduanya berjalan beriringan,” tegasnya.

Lebih jauh, pembentukan PBN juga menjadi sinyal kuat bahwa diaspora Bawean mulai bertransformasi dari sekadar komunitas kultural menjadi kekuatan sosial yang mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Dengan jejaring yang tersebar di berbagai negara, PBN berpotensi menjadi motor penggerak kolaborasi global yang dapat membuka peluang investasi, pertukaran ilmu pengetahuan, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia Bawean.

Ke depan, tantangan terbesar PBN bukan hanya menjaga soliditas internal, tetapi juga membuktikan bahwa organisasi ini mampu menghadirkan program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat Bawean, baik di tanah kelahiran maupun di perantauan.

Jika mampu dikelola dengan baik, PBN bukan hanya menjadi simbol persatuan, tetapi juga lokomotif perubahan yang membawa Bawean menuju masa depan yang lebih maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai luhur warisan leluhur.

Berita Terbaru

Golkar Jatim Sembelih 323 Ekor Sapi Kurban Serentak di 38 Kabupaten/Kota Pada Iduladha 2026

Golkar Jatim Sembelih 323 Ekor Sapi Kurban Serentak di 38 Kabupaten/Kota Pada Iduladha 2026

Rabu, 27 Mei 2026 10:07 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 10:07 WIB

Jurnas.net – DPD Partai Golkar Jawa Timur melaksanakan penyembelihan hewan kurban secara serentak di 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur pada momentum Hari R…

DPRD Jatim Tegur Keras Casbar, Klub Malam Tak Boleh Beroperasi Sebelum Izin Lengkap

DPRD Jatim Tegur Keras Casbar, Klub Malam Tak Boleh Beroperasi Sebelum Izin Lengkap

Rabu, 27 Mei 2026 09:31 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 09:31 WIB

Jurnas.net – Operasional tempat hiburan malam Casbar di Surabaya menjadi sorotan setelah disebut belum mengantongi izin sebagai klub malam. Pemerintah Provinsi …

Ali Mufti Kurban Sapi Simental 652 Kg, Golkar Jatim Distribusikan Daging ke Masyarakat dan 75 Yayasan

Ali Mufti Kurban Sapi Simental 652 Kg, Golkar Jatim Distribusikan Daging ke Masyarakat dan 75 Yayasan

Rabu, 27 Mei 2026 08:07 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 08:07 WIB

Jurnas.net — DPD Partai Golkar Jawa Timur menerima dan menyiapkan penyembelihan total 19 ekor sapi dan empat ekor kambing dalam momentum Hari Raya Idul Adha 2…

Tekan Sampah Plastik, Pemkab Banyuwangi Ajak Panitia Kurban Gunakan Besek dan Daun Pisang

Tekan Sampah Plastik, Pemkab Banyuwangi Ajak Panitia Kurban Gunakan Besek dan Daun Pisang

Rabu, 27 Mei 2026 07:39 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 07:39 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mengimbau masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban pada …

Golkar Jatim Kembali Salurkan Sapi Kurban 700 Kg ke PW Muhammadiyah untuk Warga Pelosok

Golkar Jatim Kembali Salurkan Sapi Kurban 700 Kg ke PW Muhammadiyah untuk Warga Pelosok

Selasa, 26 Mei 2026 19:32 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 19:32 WIB

Jurnas.net – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026, DPD Partai Golkar Jawa Timur menyerahkan satu ekor sapi kurban berbobot sekitar 700 kilogram k…

Golkar Jatim Terima Sapi Kurban dari Gubernur Jatim, Gus Hans: Ada 19 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Golkar Jatim Terima Sapi Kurban dari Gubernur Jatim, Gus Hans: Ada 19 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 17:13 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 17:13 WIB

Jurnas.net — DPD Partai Golkar Jawa Timur menerima satu ekor sapi kurban dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Bantuan hewan k…