Ahsanul Haq Pimpin PBN, Diaspora Bawean Siap Bergerak Menuju Kekuatan Global

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ahsanul Haq resmi nahkodai Perkumpulan Bawean Nusantara (PBN). (Insani/Jurnas.net)
Ahsanul Haq resmi nahkodai Perkumpulan Bawean Nusantara (PBN). (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Gelombang kebangkitan diaspora Bawean kini memasuki fase baru yang lebih terorganisir. Melalui semangat persatuan dan musyawarah mufakat, Persaudaraan Bawean Nusantara (PBN). resmi dibentuk sebagai wadah strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan masyarakat Bawean, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.

Pembentukan PBN tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, melainkan langkah konkret dalam menata masa depan Bawean sebagai entitas yang memiliki daya saing global. Organisasi ini lahir dari inisiatif tujuh tokoh Bawean yang memiliki kepedulian dan visi besar terhadap kemajuan daerah asalnya.

Mereka adalah M. Yahya Zaini, Mustafa Kamal, M. Faisol, Zainun Nasihah Ghufron, Ahsanul Haq, Bahtiar Efendi, serta Akhmad Fatah Yasin. Ketujuhnya menyatukan gagasan dalam satu forum yang menegaskan pentingnya integrasi kekuatan diaspora yang selama ini tersebar di berbagai wilayah dan negara.

Dalam hasil musyawarah mufakat keluarga besar Bawean internasional, Ahsanul Haq dipercaya mengemban amanah sebagai Koordinator Nasional PBN. Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan arah gerak organisasi lebih terstruktur, progresif, dan berdampak nyata.

Salah satu inisiator, Zainun Nasihah Ghufron, menegaskan bahwa kehadiran PBN bukanlah organisasi seremonial, melainkan platform perjuangan kolektif untuk mengangkat potensi Bawean ke level yang lebih tinggi.

“PBN ini lahir dari kegelisahan sekaligus harapan. Kita ingin Bawean tidak hanya dikenal sebagai daerah asal, tetapi juga sebagai kekuatan intelektual, ekonomi, dan budaya yang diperhitungkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama ini potensi besar masyarakat Bawean belum terkelola optimal akibat minimnya wadah yang mampu mengintegrasikan berbagai elemen. PBN hadir sebagai jembatan penghubung lintas generasi, profesi, dan negara, sekaligus memperkuat kohesi sosial diaspora.

Fokus utama organisasi ini mencakup penguatan sektor strategis seperti pendidikan, ekonomi, dan kepemimpinan. Di sisi lain, pelestarian tradisi dan warisan budaya juga menjadi pilar penting agar identitas Bawean tidak tergerus arus modernisasi.

“Jangan sampai kita maju secara ekonomi, tetapi kehilangan identitas budaya. PBN ingin memastikan keduanya berjalan beriringan,” tegasnya.

Pembentukan PBN juga menjadi sinyal kuat bahwa diaspora Bawean tengah bertransformasi dari komunitas kultural menjadi kekuatan sosial yang memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Dengan jejaring diaspora yang tersebar di berbagai negara, PBN memiliki peluang besar menjadi motor penggerak kolaborasi global—mulai dari membuka akses investasi, pertukaran ilmu pengetahuan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia Bawean.

Ke depan, tantangan terbesar PBN bukan hanya menjaga soliditas internal, tetapi juga membuktikan kapasitasnya dalam menghadirkan program-program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat, baik di tanah kelahiran maupun di perantauan.

Jika dikelola secara konsisten dan profesional, PBN berpotensi menjadi lebih dari sekadar simbol persatuan. Ia bisa menjelma menjadi lokomotif perubahan yang membawa Bawean menuju masa depan yang lebih maju, berdaya saing, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai luhur warisan leluhur.

Berita Terbaru

Halal Bihalal KAHMI Jatim Tegaskan Ketahanan Daerah Hadapi Geopolitik Global

Halal Bihalal KAHMI Jatim Tegaskan Ketahanan Daerah Hadapi Geopolitik Global

Minggu, 12 Apr 2026 13:17 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 13:17 WIB

Jurnas.net - Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur sebagai ruang refleksi sekaligus…

PLN Gerak Cepat Amankan Listrik Jawa–Bali, Recovery 500 kV Paiton Tuntas Terkendali

PLN Gerak Cepat Amankan Listrik Jawa–Bali, Recovery 500 kV Paiton Tuntas Terkendali

Minggu, 12 Apr 2026 09:23 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 09:23 WIB

Jurnas.net -  PLN kembali menunjukkan respons cepat dan terukur dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur. Kali ini, langkah strategis dilakukan …

Pemkot Surabaya Kunci Kebocoran Parkir, 616 Jukir Beralih ke Sistem Digital

Pemkot Surabaya Kunci Kebocoran Parkir, 616 Jukir Beralih ke Sistem Digital

Minggu, 12 Apr 2026 08:13 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 08:13 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat reformasi tata kelola parkir dengan memperluas sistem pembayaran digital sekaligus menertibkan juru p…

Pemkot Surabaya Siapkan 40 Cabor Lewat Piala Wali Kota 2026, Bidik Dominasi Porprov 2027

Pemkot Surabaya Siapkan 40 Cabor Lewat Piala Wali Kota 2026, Bidik Dominasi Porprov 2027

Sabtu, 11 Apr 2026 16:08 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 16:08 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tancap gas menyiapkan kekuatan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027. Melalui ajang Piala…

Ahmad Sahroni Bongkar Pemerasan Berkedok KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Langsung Ditangkap

Ahmad Sahroni Bongkar Pemerasan Berkedok KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Langsung Ditangkap

Sabtu, 11 Apr 2026 14:09 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 14:09 WIB

Jurnas.net - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, membongkar praktik penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan lembaga negara. Seorang perempuan…

Prof Sulaiman Bongkar Carut Marut Tiket Kapal Gresik - Bawean: Mahal dan Dikuasai Calo

Prof Sulaiman Bongkar Carut Marut Tiket Kapal Gresik - Bawean: Mahal dan Dikuasai Calo

Sabtu, 11 Apr 2026 13:34 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 13:34 WIB

Jurnas.net - Persoalan transportasi laut Gresik–Bawean kembali disorot tajam dalam sarasehan Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional di Yogyakarta. Bukan s…