Tak Satu Pun DPRD Gresik Asal Bawean Hadir di HBH Yogyakarta, Peserta: Muncul Saat Butuh Suara Pemilu

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tiga anggota DPRD Gresik dari Bawean yang absen acara HBH Bawean Internasional di Yogyakarta. (Dok: Jurnas.net)
Tiga anggota DPRD Gresik dari Bawean yang absen acara HBH Bawean Internasional di Yogyakarta. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Kekecewaan mendalam dirasakan peserta Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional yang digelar di Yogyakarta, Minggu, 12 April 2026. Acara yang semestinya menjadi momentum strategis mempererat solidaritas diaspora, sekaligus merumuskan gagasan pembangunan Bawean justru ternoda oleh absennya satu pun anggota DPRD Gresik asal Bawean.

Ketidakhadiran wakil rakyat tersebut menjadi sorotan tajam, bahkan memicu kritik keras dari berbagai elemen diaspora yang hadir. Mereka menilai, momentum besar yang mempertemukan tokoh, mahasiswa, hingga komunitas Bawean lintas daerah itu seharusnya menjadi ruang dialog langsung antara masyarakat dan para legislator.

Ketua Perkumpulan Kekerabatan Masyarakat Bawean (PKMB) Kota Batam, Masrum, secara tegas menyampaikan kekecewaannya. Ia menilai absennya anggota DPRD bukan sekadar persoalan kehadiran, melainkan mencerminkan lemahnya komitmen terhadap masyarakat Bawean.

“Ini bukan acara kecil. Ini forum internasional diaspora Bawean. Tapi ironisnya, tidak ada satu pun anggota DPRD dari Bawean yang hadir. Ini tamparan keras bagi kami. Jangan hanya muncul saat butuh suara, tapi menghilang saat masyarakat butuh perhatian,” tegas Masrum, ditemui usai acara.

Menurutnya, HBH seharusnya menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi, terutama terkait persoalan klasik Bawean seperti transportasi laut, ekonomi, hingga pengembangan SDM. Namun kesempatan itu terbuang sia-sia.

Senada, Raden Ahmad Faisal, warga Bawean yang berdomisili di Surabaya, juga melontarkan kritik tajam. Ia menilai absennya para wakil rakyat menunjukkan adanya jarak yang semakin lebar antara elite politik dan masyarakat akar rumput.

“Kami ini bukan sekadar pemilih lima tahunan. Kami bagian dari masyarakat yang terus memikirkan masa depan Bawean. Tapi kalau wakil rakyat saja tidak peduli hadir di forum seperti ini, lalu siapa yang benar-benar memperjuangkan kami?,” ujarnya.

Faisal bahkan menyebut, ketidakhadiran tersebut bisa dibaca sebagai bentuk pembiaran terhadap berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat Bawean. "Jangan salahkan kalau kepercayaan publik terus menurun. Karena yang kami lihat, komitmen itu tidak nyata,” ujarnya.

Kritik juga datang dari generasi muda. Raden Nailil Faizi, 25, seorang mahasiswa asal Bawean di Yogyakarta yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan pandangan tajam dari perspektif Gen Z. Ia menilai absennya DPRD menjadi sinyal buruk bagi regenerasi kepemimpinan Bawean ke depan.

“Kalau yang senior saja tidak memberi contoh hadir dan mendengar, lalu bagaimana kami sebagai generasi muda bisa percaya pada sistem ini? Kami butuh pemimpin yang hadir, bukan yang hanya aktif di baliho,” ungkapnya lugas.

Ia menegaskan bahwa generasi muda Bawean kini semakin kritis dan tidak mudah menerima pola lama politik yang hanya muncul saat momentum elektoral. "Kami ingin representasi yang nyata. Kalau forum sebesar ini saja diabaikan, berarti ada yang salah dalam cara mereka memandang rakyatnya sendiri,” ucapnya.

Acara HBH Bawean Internasional sendiri berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan diaspora dari berbagai daerah dan luar negeri. Berbagai diskusi, pertunjukan budaya, hingga konsolidasi gagasan pembangunan Bawean menjadi agenda utama.

Namun di balik kemeriahan itu, absennya para legislator justru menjadi catatan paling menonjol, sebuah ironi di tengah semangat persatuan diaspora yang sedang tumbuh kuat. Kritik yang mengemuka ini menjadi sinyal keras, bahwa masyarakat Bawean kini semakin sadar akan pentingnya representasi yang nyata, dan kehadiran pemimpin yang tidak sekadar simbolik, tetapi benar-benar terlibat dalam denyut nadi warganya.

Berita Terbaru

Saat Partai Masuk Arena Gaya Hidup, PKB Klaim Run Fest Tanpa Muatan Politik Praktis

Saat Partai Masuk Arena Gaya Hidup, PKB Klaim Run Fest Tanpa Muatan Politik Praktis

Minggu, 12 Jul 2026 13:34 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 13:34 WIB

Jurnas.net – Di tengah tren meningkatnya olahraga lari di kalangan generasi muda, DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur memilih pendekatan berbeda d…

Run'n Shine, Lari Berhadiah Umrah dan Trip ke Luar Negeri

Run'n Shine, Lari Berhadiah Umrah dan Trip ke Luar Negeri

Jumat, 10 Jul 2026 19:32 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:32 WIB

Jurnas.net - Even Run and Shine 2026 bakal digelar pada 18-20 September 2026. Agenda olahraga ini bukan sekadar menghadirkan lari secara fun, namun juga menyaji…

Komisi D DPRD Jatim Soroti Kinerja Dinas PU Bina Marga, Serapan Anggaran Rendah dan Banyak Jalan Belum Standar

Komisi D DPRD Jatim Soroti Kinerja Dinas PU Bina Marga, Serapan Anggaran Rendah dan Banyak Jalan Belum Standar

Jumat, 10 Jul 2026 14:36 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 14:36 WIB

Jurnas.net - Komisi D DPRD Jawa Timur memberikan sejumlah catatan kritis terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur dalam…

Eri Cahyadi Serahkan Bantuan Pendidikan bagi 7.380 Siswa, Tegaskan Tak Boleh Ada Pungutan di Sekolah

Eri Cahyadi Serahkan Bantuan Pendidikan bagi 7.380 Siswa, Tegaskan Tak Boleh Ada Pungutan di Sekolah

Jumat, 10 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 13:06 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 7.380 siswa SMA, SMK, dan MA sederajat pada tahun 2026. Program ini d…

Komisi E DPRD Jatim Dorong APBD Berbasis Dampak, Pendidikan hingga Kemiskinan Jadi Prioritas

Komisi E DPRD Jatim Dorong APBD Berbasis Dampak, Pendidikan hingga Kemiskinan Jadi Prioritas

Jumat, 10 Jul 2026 12:26 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 12:26 WIB

Jurnas.net – Komisi E DPRD Jawa Timur menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak dapat diukur hanya dari t…

AHY Luncurkan Gerakan Nasional Langit Biru dari Pacitan, Ajak Masyarakat Jaga Pantai dan Lingkungan

AHY Luncurkan Gerakan Nasional Langit Biru dari Pacitan, Ajak Masyarakat Jaga Pantai dan Lingkungan

Jumat, 10 Jul 2026 11:39 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:39 WIB

Jurnas.net – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meluncurkan Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia Asri, sebuah gerakan gotong royong y…