Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tokoh Bawean yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Golkar, Yahya Zaini. (Dok: Fraksi Golkar)
Tokoh Bawean yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Golkar, Yahya Zaini. (Dok: Fraksi Golkar)

Jurnas.net – Ancaman peredaran narkoba di wilayah kepulauan seperti Bawean menjadi perhatian serius berbagai pihak. Tokoh Bawean yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Golkar, Yahya Zaini, menegaskan bahwa penanganan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan terpadu yang melibatkan banyak elemen.

Menurut Yahya, ada tiga pilar utama yang harus dijalankan secara simultan, yakni pencegahan, penegakan hukum, serta penguatan pengawasan pintu masuk wilayah.

“Kalau narkoba, ini perlu kerja sama antara aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, dengan tokoh masyarakat. Ada dua aspek utama yang harus dilakukan, pertama pencegahan melalui edukasi intensif kepada generasi muda agar tidak terjerumus,” kata Yahya, Selasa, 14 April 2026.

Ia menekankan bahwa edukasi menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba sejak dini. Generasi muda, terutama di wilayah kepulauan seperti Bawean, dinilai rentan jika tidak dibekali pemahaman yang kuat tentang bahaya narkotika.

Selain itu, aspek penegakan hukum juga harus berjalan tegas dan konsisten. Aparat kepolisian diminta tidak hanya bertindak saat terjadi kasus, tetapi juga melakukan deteksi dini dan langkah preventif di lapangan.

Yahya juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat di jalur masuk ke Bawean, khususnya melalui pelabuhan. Ia mengingatkan agar tidak ada celah bagi peredaran narkoba masuk ke wilayah tersebut.

“Pengamanan di pelabuhan harus diperketat. Jangan sampai pintu-pintu masuk ke Bawean kecolongan. Ini penting karena wilayah kepulauan sangat bergantung pada akses laut,” tegasnya.

Ia juga mendorong peran aktif pemerintah daerah, mulai dari tingkat kecamatan hingga aparat kepolisian sektor (Polsek), untuk turun langsung menangani persoalan ini secara detail dan berkelanjutan.

Tak kalah penting, Yahya menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan. Orang tua diminta untuk lebih intens dalam mengawasi dan memberikan edukasi kepada anak-anak mereka terkait bahaya narkoba.

Dengan sinergi antara aparat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan keluarga, Yahya optimistis Bawean dapat memperkuat ketahanan sosialnya dalam menghadapi ancaman narkoba yang semakin kompleks. 

"Peran orang tua sangat penting. Edukasi di rumah harus diperkuat, sehingga anak-anak memiliki benteng moral yang kuat untuk menolak narkoba,” pungkas politisi yang maju dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur VIII (meliputi Jombang, Madiun, Mojokerto, dan Nganjuk).

Berita Terbaru

Musda VII Demokrat Jatim Digelar 28-29 Agustus, 40 Pemilik Suara Tentukan Ketua Baru

Musda VII Demokrat Jatim Digelar 28-29 Agustus, 40 Pemilik Suara Tentukan Ketua Baru

Kamis, 27 Agu 2026 22:33 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 22:33 WIB

Jurnas.net -- Musyawarah Daerah (Musda) VII Partai Demokrat Jawa Timur akan digelar di Novotel Samator pada 28-29 Agustus 2026. Sebanyak 38 Ketua DPC Partai…

UGM Kerja Sama Program Dual Degree dengan Melbourne of University

UGM Kerja Sama Program Dual Degree dengan Melbourne of University

Kamis, 27 Agu 2026 07:28 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 07:28 WIB

Jurnas.net - Universitas Gadjah Mada (UGM) memulai kerja sama perkuliahan program berijazah dua atau dual degree dengan Universitas Melbourne, Australia. Kerja…

PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik Bali Saat Peluncuran Program PLTS 100 GWp

PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik Bali Saat Peluncuran Program PLTS 100 GWp

Rabu, 26 Agu 2026 18:06 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 18:06 WIB

Jurnas.net — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat kesiapan sistem kelistrikan untuk mendukung pelaksanaan L…

Peserta Muktamar NU Dikabarkan 'Dikarantina' di Sukolilo, Pengamat Soroti Intervensi dan Pembatasan Media

Peserta Muktamar NU Dikabarkan 'Dikarantina' di Sukolilo, Pengamat Soroti Intervensi dan Pembatasan Media

Rabu, 26 Agu 2026 17:20 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 17:20 WIB

Jurnas.net — Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), muncul sorotan terkait keberadaan sejumlah peserta di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, J…

Jelang Muktamar NU ke-35, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh Adu Kemampuan Ngaji

Jelang Muktamar NU ke-35, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh Adu Kemampuan Ngaji

Rabu, 26 Agu 2026 15:29 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 15:29 WIB

Jurnas.net — Polemik antara HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur dan KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin kembali mencuat menjelang pelaksanaan M…

SK Kepengurusan Terbit, SAPMA PP Jatim Gaspol Perkuat Kaderisasi hingga Akar Rumput

SK Kepengurusan Terbit, SAPMA PP Jatim Gaspol Perkuat Kaderisasi hingga Akar Rumput

Rabu, 26 Agu 2026 14:41 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 14:41 WIB

Jurnas.net — Pengurus Pusat Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Pengurus Wilayah SAPMA …