MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, hingga Cek Kesehatan Gratis

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelajar di Surabaya saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). (Humas Pemkot Surabaya)
Pelajar di Surabaya saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 yang dimulai pada 13 Juli 2026 berlangsung ramah anak dan bebas dari praktik perpeloncoan. Tahun ini, MPLS tidak hanya menjadi ajang mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membekali peserta didik baru dengan pendidikan karakter, literasi digital, pencegahan penyalahgunaan narkotika, hingga layanan cek kesehatan gratis.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan seluruh sekolah negeri maupun swasta telah mendapatkan sosialisasi terkait pelaksanaan MPLS sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi siswa baru.

"MPLS harus menjadi ruang belajar yang menyenangkan, bukan seperti praktik perpeloncoan di masa lalu. Tidak ada lagi kegiatan yang membebani siswa. Kami ingin anak-anak mengenal sekolah sebagai rumah kedua yang harus mereka pahami dan cintai," kata Febrina, Senin, 13 Juli 2026.

Selama sepekan pelaksanaan MPLS, peserta didik akan diperkenalkan dengan budaya sekolah, sistem pembelajaran, program unggulan, tenaga pendidik, hingga berbagai fasilitas pendidikan. Menurut Febrina, pengenalan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki sekaligus tanggung jawab siswa terhadap lingkungan sekolah.

Namun, Dispendik Surabaya tidak hanya menjadikan MPLS sebagai masa adaptasi. Tahun ini, sejumlah materi yang berkaitan dengan tantangan kehidupan remaja juga dimasukkan dalam agenda pembekalan. Dispendik menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN), kepolisian, kepolisian siber, serta berbagai instansi terkait untuk memberikan edukasi mengenai bahaya narkotika, keamanan bermedia digital, serta kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan di dunia maya.

Menurut Febrina, pembekalan tersebut menjadi penting karena anak-anak saat ini tumbuh di tengah derasnya arus informasi digital yang menghadirkan berbagai peluang sekaligus risiko. "Anak-anak akan dibekali pengetahuan mengenai cara mengenali konten berbahaya, ajakan negatif di media sosial, hingga berbagai modus penipuan digital sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan di era digital," ujarnya.

Selain siswa, orang tua juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MPLS. Dispendik akan memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun komunikasi yang intensif dengan anak sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan keluarga. "Ketika anak berada di rumah, orang tua perlu mengajak mereka berdialog, mendengarkan cerita mereka, dan mengetahui aktivitasnya di sekolah. Hal sederhana seperti itu dapat membuat anak merasa diperhatikan," kata Febrina.

Ia juga mengimbau orang tua lebih aktif mendampingi penggunaan telepon genggam dan media sosial anak. Menurutnya, pembatasan penggunaan gawai harus dibarengi dengan kehadiran orang tua melalui interaksi yang berkualitas.

Di sisi lain, Dispendik mendorong terbangunnya komunikasi yang erat antara sekolah dan keluarga sebagai langkah deteksi dini apabila terjadi perubahan perilaku pada peserta didik. Apabila ditemukan gejala seperti anak menjadi lebih pendiam, mudah marah, atau menunjukkan perilaku yang tidak biasa, sekolah bersama orang tua diharapkan segera berkoordinasi agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

"Komunikasi antara orang tua dan sekolah menjadi kunci. Jika ada perubahan perilaku, informasi dari rumah dan sekolah dapat dicocokkan sehingga penyebabnya diketahui lebih awal. Bila diperlukan, sekolah juga akan menghadirkan psikolog atau pendamping profesional," ujarnya.

Selain pendidikan karakter dan literasi digital, MPLS tahun ini juga diintegrasikan dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hasil kolaborasi Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Melalui program tersebut, peserta didik baru akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari upaya memastikan mereka memulai tahun ajaran baru dalam kondisi sehat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Dengan berbagai materi tersebut, Pemkot Surabaya berharap MPLS 2026 tidak hanya membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru, tetapi juga membentuk karakter, meningkatkan kesadaran terhadap bahaya narkotika dan kejahatan digital, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Berita Terbaru

PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik Bali Saat Peluncuran Program PLTS 100 GWp

PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik Bali Saat Peluncuran Program PLTS 100 GWp

Rabu, 26 Agu 2026 18:06 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 18:06 WIB

Jurnas.net — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat kesiapan sistem kelistrikan untuk mendukung pelaksanaan L…

Peserta Muktamar NU Dikabarkan 'Dikarantina' di Sukolilo, Pengamat Soroti Intervensi dan Pembatasan Media

Peserta Muktamar NU Dikabarkan 'Dikarantina' di Sukolilo, Pengamat Soroti Intervensi dan Pembatasan Media

Rabu, 26 Agu 2026 17:20 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 17:20 WIB

Jurnas.net — Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), muncul sorotan terkait keberadaan sejumlah peserta di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, J…

Jelang Muktamar NU ke-35, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh Adu Kemampuan Ngaji

Jelang Muktamar NU ke-35, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh Adu Kemampuan Ngaji

Rabu, 26 Agu 2026 15:29 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 15:29 WIB

Jurnas.net — Polemik antara HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur dan KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin kembali mencuat menjelang pelaksanaan M…

SK Kepengurusan Terbit, SAPMA PP Jatim Gaspol Perkuat Kaderisasi hingga Akar Rumput

SK Kepengurusan Terbit, SAPMA PP Jatim Gaspol Perkuat Kaderisasi hingga Akar Rumput

Rabu, 26 Agu 2026 14:41 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 14:41 WIB

Jurnas.net — Pengurus Pusat Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Pengurus Wilayah SAPMA …

Golkar Jatim Resmikan Posko Muktamar NU ke-35 di Jombang, Ali Mufthi: Ikhtiar Memberi Manfaat Bagi Muktamirin

Golkar Jatim Resmikan Posko Muktamar NU ke-35 di Jombang, Ali Mufthi: Ikhtiar Memberi Manfaat Bagi Muktamirin

Rabu, 26 Agu 2026 11:01 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 11:01 WIB

Jurnas.net — DPD Partai Golkar Jawa Timur meresmikan posko layanan untuk menyambut pelaksanaan Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, J…

PSIM Kembali Berkandang di Stadion Sultan Agung Bantul

PSIM Kembali Berkandang di Stadion Sultan Agung Bantul

Rabu, 26 Agu 2026 07:15 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:15 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta dipastikan masih menggunakan Stadion Sultan Agung di Kabupaten Bantul untuk kompetisi Super League 2026/2027. Pihak manajemen bersa…