PDIP Jatim Larang Kader Pasang Banner Sembarangan, Said Abdullah: Jangan Rusak Lingkungan

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur Said Abdullah. (Insani/Jurnas.net)
Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur Said Abdullah. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net — Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur Said Abdullah meminta seluruh kader dan pengurus partai menghentikan kebiasaan memasang banner atau baliho secara sembarangan di ruang publik. Said menilai pemasangan alat peraga di pinggir jalan, terutama dengan memaku atau mengikatnya pada pohon, tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga bertentangan dengan komitmen partai terhadap kelestarian lingkungan.

Instruksi tersebut disampaikan Said saat memberikan sambutan dalam konsolidasi internal PDIP Jawa Timur di Surabaya, Minggu (23/8/2026). Konsolidasi itu dihadiri Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristianto.

“Kami punya berbagai kegiatan untuk menjaga lingkungan. Kami akan segera edarkan surat ke DPC kabupaten/kota agar tidak memasang banner-banner di pinggir jalan dan tempat sembarangan,” ujar Said.

Menurut Said, pemasangan banner secara tidak terkendali justru dapat mengurangi kualitas ruang publik. Ia terutama menyoroti kebiasaan memasang banner pada batang pohon yang dinilai dapat merusak tanaman. “Banner itu merusak pemandangan, dan sama saja tidak peduli dengan lingkungan sekitar kita,” katanya.

Sebagai alternatif penyampaian informasi kegiatan partai, Said meminta seluruh jajaran PDIP Jawa Timur memaksimalkan penggunaan media sosial. Ia bahkan mewajibkan pengurus partai di semua tingkatan memiliki akun media sosial, mulai dari pengurus DPD, DPC, PAC hingga tingkat ranting diminta aktif mendokumentasikan dan menyampaikan berbagai kegiatan partai melalui platform digital.

“Wajib hukumnya setiap pengurus, baik DPD, DPC, PAC, hingga ranting punya media sosial. Dengan media sosial, setiap aktivitas akan terlihat dan bisa dilaporkan ke DPD,” tegas Said.

Menurut dia, perubahan pola komunikasi tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi pemasangan banner di ruang publik, tetapi juga membuat aktivitas kader lebih mudah diketahui masyarakat. Dengan media sosial, kegiatan partai dapat disampaikan secara langsung tanpa harus memenuhi ruang publik dengan alat peraga.

Dalam konsolidasi tersebut, Said juga memaparkan strategi PDIP Jawa Timur menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilkada 2029. Ia mengatakan partai akan melakukan evaluasi dan pemetaan secara lebih detail terhadap kekuatan organisasi di setiap daerah pemilihan (dapil).

Pemetaan tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten atau kota, tetapi akan diturunkan hingga tingkat kecamatan, kelurahan, bahkan tempat pemungutan suara (TPS). “Kita akan bedah semua dapil, dari kabupaten, kecamatan, kelurahan sampai TPS. Setelah kaderisasi, banyak hal yang akan kita lakukan dan evaluasi,” ujarnya.

Said mengatakan, kaderisasi akan menjadi salah satu fondasi dalam memperkuat struktur partai sekaligus menyiapkan kader menghadapi kontestasi politik mendatang. Selain penguatan internal, kader juga didorong untuk memperbanyak kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Said menegaskan, target memenangkan Pemilu Legislatif dan Pilkada 2029 membutuhkan kerja politik yang lebih aktif di lapangan. Karena itu, seluruh anggota legislatif PDIP di berbagai tingkatan diminta rutin turun ke masyarakat dan tidak hanya menjalankan aktivitas dari kantor.

“Kami siap memenangkan Pileg dan menyambut kemenangan di 2029. Semua harus turun ke lokasi, tidak ada lagi yang hanya diam di kantor,” tandasnya.

Berita Terbaru

ITB dan Pemkab Banyuwangi Perluas Kolaborasi Riset, Geopark Ijen hingga Pertanian Jadi Fokus

ITB dan Pemkab Banyuwangi Perluas Kolaborasi Riset, Geopark Ijen hingga Pertanian Jadi Fokus

Minggu, 23 Agu 2026 14:16 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 14:16 WIB

Jurnas.net — Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memperluas kerja sama berbasis riset dan inovasi untuk m…

Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat di 38 Kabupaten/Kota, Momentum Serap Aspirasi Warga 

Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat di 38 Kabupaten/Kota, Momentum Serap Aspirasi Warga 

Minggu, 23 Agu 2026 13:01 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 13:01 WIB

Jurnas.net — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur untuk mendekatkan kader d…

Geopark Run Series 2026-2027 Promosikan Sport Tourism dan Pesona Geopark Indonesia

Geopark Run Series 2026-2027 Promosikan Sport Tourism dan Pesona Geopark Indonesia

Minggu, 23 Agu 2026 09:11 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 09:11 WIB

Jurnas.net — Kawasan Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi titik awal Geopark Run Series 2026-2027. Sebanyak 839 pelari dari berbagai daerah di Indonesia m…

Asa Energi dari Gas Alam

Asa Energi dari Gas Alam

Sabtu, 22 Agu 2026 14:00 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:00 WIB

Jurnas.net - “Klek”. Suara kompor gas menyemburkan api biru. Di atas kompor gas tersebut terdapat panci dengan satu gagang yang telah terisi air. Air di dalam p…

Warga Sleman Selenggarakan Lomba Kupas Bawang Peringati HUT Kemerdekaan RI

Warga Sleman Selenggarakan Lomba Kupas Bawang Peringati HUT Kemerdekaan RI

Sabtu, 22 Agu 2026 09:36 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 09:36 WIB

Jurnas.net - Setiap momen memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) selalu menampilkan sisi yang unik dari setiap daerah. Seperti lomba mengupas bawa…

Bupati Sleman Harda Kiswaya Dilantik Jadi Ketua DPW DIY IKA UII

Bupati Sleman Harda Kiswaya Dilantik Jadi Ketua DPW DIY IKA UII

Sabtu, 22 Agu 2026 07:20 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 07:20 WIB

Jurnas.net - Bupati Sleman, Harda Kiswaya dilantik menjadi Ketua periode 2026-2031 DPW Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas…