Saat Partai Masuk Arena Gaya Hidup, PKB Klaim Run Fest Tanpa Muatan Politik Praktis

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PKB Run Fest 2026. (Istimewa)
PKB Run Fest 2026. (Istimewa)

Jurnas.net – Di tengah tren meningkatnya olahraga lari di kalangan generasi muda, DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur memilih pendekatan berbeda dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui ajang PKB Run Fest 2026, partai berlambang bola dunia itu menggelar lomba lari sejauh lima kilometer yang diikuti sekitar 2.500 peserta di kawasan Parkir Timur Plaza Surabaya, Minggu, 12 Juli 2026.

Besarnya antusiasme peserta membuat Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim memastikan kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan setiap bulan Juli. Namun, di tengah keterlibatan sebuah partai politik dalam kegiatan olahraga massal, ia menegaskan PKB Run Fest tidak dimaksudkan sebagai panggung politik. "Tidak ada pesan politik, murni untuk kesehatan," kata Gus Halim.

Pernyataan itu disampaikan setelah ribuan peserta memadati lokasi sejak pagi. Tepat pukul 05.45 WIB, para pelari diberangkatkan dari kawasan Parkir Timur Plaza Surabaya, dekat Monumen Kapal Selam (Monkasel), melintasi Jalan Panglima Sudirman, kawasan Patung Karapan Sapi, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Ketabang Kali, Jalan Gubeng Pojok, hingga finis di Jalan Pemuda.

Menurut Gus Halim, PKB sengaja memilih olahraga lari karena dinilai menjadi bagian dari gaya hidup baru yang berkembang pesat, khususnya di kalangan milenial dan Gen Z. "Kita ingin menjadi bagian dari Indonesia yang sehat. Anak-anak muda sekarang sangat peduli terhadap kesehatan. Gaya hidup mereka berubah dan olahraga menjadi bagian dari keseharian," ujarnya.

Ia mengatakan, PKB ingin menunjukkan bahwa partai politik tidak hanya hadir dalam momentum elektoral, tetapi juga dapat mengambil peran dalam membangun kebiasaan positif di tengah masyarakat. Karena itu, PKB Run Fest akan dijadikan agenda tahunan sebagai bagian dari kampanye hidup sehat yang terbuka bagi seluruh masyarakat.

"PKB mempunyai komitmen di bidang kesehatan. Karena itu, mulai tahun ini PKB Run Fest akan menjadi agenda rutin setiap bulan Juli," katanya.

Melihat tingginya animo masyarakat pada penyelenggaraan perdana, Gus Halim mengajak komunitas pelari dari berbagai daerah untuk kembali mengikuti PKB Run Fest pada 2027 dengan konsep yang lebih besar. "Saya mengajak seluruh runner di Jawa Timur maupun Indonesia untuk kembali hadir tahun depan. Insya Allah acaranya akan lebih meriah dengan rangkaian kegiatan yang lebih produktif," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi ribuan peserta yang dinilai telah ikut menumbuhkan budaya hidup sehat. "PKB berterima kasih kepada para runner yang telah membangun iklim hidup sehat, baik di kalangan Gen Z, milenial, maupun masyarakat secara umum," katanya.

Selain diikuti jajaran pengurus DPW PKB Jawa Timur dan anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, kegiatan tersebut juga dimeriahkan penampilan DJ Una. Panitia turut menyiapkan berbagai hadiah, mulai dari enam Golden Ticket berupa paket perjalanan lengkap yang mencakup tiket pesawat, penginapan hotel, dan akomodasi, hingga hadiah utama lainnya dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah.

Berita Terbaru

Tembus Rp 23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Tembus Rp 23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Jumat, 09 Okt 2026 18:37 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:37 WIB

Jurnas.net – Realisasi investasi di Kota Surabaya, Jawa Timur, mencapai Rp 23,608 triliun hingga semester I 2026. Capaian tersebut setara dengan sekitar 53 p…

Namanya Dikaitkan dengan Dugaan Pengondisian Muktamar NU, Dua Kiai Kalbar Tegaskan Tak Hadir

Namanya Dikaitkan dengan Dugaan Pengondisian Muktamar NU, Dua Kiai Kalbar Tegaskan Tak Hadir

Jumat, 09 Okt 2026 14:03 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 14:03 WIB

Jurnas.net – Dua pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di Kalimantan Barat memberikan klarifikasi setelah nama mereka dikaitkan dengan kegiatan di Jakarta yang disebut …

Surat Ringan "Syarat Pendidikan Pejabat Publik Yang Dipilih"

Surat Ringan "Syarat Pendidikan Pejabat Publik Yang Dipilih"

Kamis, 08 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 12:29 WIB

Oleh: Anas Urbaningrum Ini bukan tentang siapanya, tidak terkait dengan orangnya. Jika menyebut nama, sekadar contoh mempermudah mencerna pengertian. Tetapi,…

Putusan Pencalonan Wapres Gibran Jadi Persoalan Serius Ketatanegaraan

Putusan Pencalonan Wapres Gibran Jadi Persoalan Serius Ketatanegaraan

Rabu, 07 Okt 2026 15:09 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 15:09 WIB

Jurnas.net - Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutus perkara terkait persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka dalam pencalonan Wakil Presiden Tahun…

Dugaan Politik Uang Muktamar NU, PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Serahkan Bukti ke KPK

Dugaan Politik Uang Muktamar NU, PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Serahkan Bukti ke KPK

Rabu, 07 Okt 2026 12:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:35 WIB

Jurnas.net — Polemik dugaan politik uang dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memasuki babak baru. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten S…

Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU, Gus Lilur Sebut Ada Pembahasan DP hingga Pelunasan

Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU, Gus Lilur Sebut Ada Pembahasan DP hingga Pelunasan

Rabu, 07 Okt 2026 08:44 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 08:44 WIB

Jurnas.net - Dugaan praktik politik uang dan transaksi jual beli suara dalam Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) kembali menjadi sorotan. Aktivis Nahdliyin, Haji…