Jurnas.net – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meluncurkan Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia Asri, sebuah gerakan gotong royong yang mengajak masyarakat menjaga kebersihan pantai dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia.
Gerakan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat itu resmi dimulai dari Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dan selanjutnya akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia.
Meski tidak hadir secara langsung karena mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat (NTB), AHY menyampaikan sambutannya secara virtual dari Kota Mataram.
Dalam pesannya, AHY menegaskan bahwa Gerakan Nasional Langit Biru tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial ataupun terbatas pada momentum ulang tahun partai. Ia berharap gerakan tersebut berkembang menjadi gerakan sosial yang melibatkan semakin banyak masyarakat dalam menjaga lingkungan.
"Saya berharap Gerakan Langit Biru ini tidak berhenti di bulan September, tidak berhenti setelah kita merayakan ulang tahun ke-25 Partai Demokrat. Mudah-mudahan justru menjadi gerakan yang lebih luas dan bisa melibatkan lebih banyak lagi kalangan masyarakat di Indonesia," kata AHY, Jumat, 10 Juli 2026.
AHY menjelaskan, Pacitan dipilih sebagai lokasi peluncuran karena memiliki nilai historis bagi Partai Demokrat sekaligus dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan alam, terutama kawasan pesisir yang menjadi daya tarik wisata. Selain merupakan kampung halaman Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Pacitan dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis alam.
"Kita mulai dari Pacitan, tetapi untuk seluruh negeri. Kita menggerakkan masyarakat untuk membersihkan pantai-pantai kita dan menjaga lingkungan hidup kita," ujarnya.
Menurut AHY, menjaga kebersihan pantai tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah. Ia menilai kawasan pesisir yang bersih dan terawat akan menarik lebih banyak wisatawan, menggerakkan ekonomi lokal, membuka peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
"Kalau pantai dijaga dengan baik, akan menjadi destinasi pariwisata yang menguntungkan secara ekonomi untuk kemajuan daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat," katanya.
AHY juga mengajak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurut dia, setelah sebelumnya Partai Demokrat menggagas Gerakan Ayo Muliakan Sungai, kini komitmen tersebut diperluas melalui Gerakan Nasional Langit Biru yang berfokus pada kebersihan kawasan pesisir dan lingkungan.
Sebagai bentuk komitmen, pada hari yang sama AHY bersama jajaran Partai Demokrat di NTB juga dijadwalkan mengikuti aksi bersih Pantai Kota Tua Ampenan di Kota Mataram. "Di mana pun kita berada, kalau kita punya waktu dan kesempatan, mari kita menggerakkan masyarakat di sekitar kita untuk turut membersihkan lingkungan hidup kita," ajaknya.
Memasuki usia seperempat abad, AHY mengatakan Partai Demokrat ingin terus menunjukkan kontribusi melalui aksi-aksi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurut dia, menjaga lingkungan merupakan bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berdampingan dengan penguatan ekonomi, keadilan sosial, dan demokrasi.
"Kalau udaranya bersih, pantainya bersih, langitnya biru, kita hidup lebih aman, lebih nyaman, lebih sehat, dan lebih tenteram. Demokrat juga hadir untuk itu di tengah-tengah masyarakat," pungkas AHY.
Editor : Andi Setiawan