Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Dokter Agung Luncurkan Program JUARA untuk Kawal Aspirasi Rakyat Jatim

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, Agung Mulyono, saat konferensi pers di DPD Partai Demokrat Jatim. (Insani/Jurnas.net)
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, Agung Mulyono, saat konferensi pers di DPD Partai Demokrat Jatim. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Komitmen Partai Demokrat untuk terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat diwujudkan melalui langkah konkret di Jawa Timur. Menindaklanjuti arahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur meluncurkan program Jumat Aspirasi Rakyat (JUARA).

Program tersebut digagas Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, Agung Mulyono, sebagai wadah komunikasi langsung antara masyarakat dengan wakil rakyat. Melalui JUARA, warga dapat menyampaikan berbagai keluhan, usulan, maupun persoalan yang dihadapi untuk kemudian ditindaklanjuti secara terstruktur oleh Fraksi Demokrat.

Program JUARA digelar rutin setiap hari Jumat di Kantor DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Surabaya, sebagai bentuk penguatan politik pelayanan yang menempatkan rakyat sebagai pusat perhatian.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, mengatakan bahwa program ini lahir dari semangat Partai Demokrat untuk memperpendek jarak antara masyarakat dengan wakil rakyat. Menurutnya, selama ini masih banyak warga yang kesulitan menyampaikan aspirasi maupun mendapatkan akses komunikasi langsung dengan anggota legislatif. Karena itu, Demokrat berupaya menghadirkan ruang yang terbuka, mudah diakses, dan responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat.

“Mas Ketum AHY selalu mengingatkan bahwa kader Demokrat harus hadir di tengah rakyat, mendengar langsung kebutuhan mereka, memahami persoalan yang dihadapi, serta berupaya menghadirkan solusi. Semangat itulah yang kami wujudkan melalui Program Jumat Aspirasi Rakyat atau JUARA,” kata Agung, di Kantor DPD Demokrat Jawa Timur, Jumat, 19 Juni 2026.

Agung menjelaskan, JUARA bukan sekadar forum menerima keluhan masyarakat. Lebih dari itu, program ini dirancang sebagai mekanisme pengawalan aspirasi agar setiap persoalan yang disampaikan tidak berhenti pada tahap pengaduan, melainkan benar-benar diperjuangkan hingga memperoleh solusi.

“Tujuan kami bukan hanya mendengar, tetapi memastikan aspirasi masyarakat mendapatkan perhatian dan tindak lanjut yang jelas. Rakyat harus merasakan bahwa wakilnya hadir dan bekerja untuk mereka,” tegasnya.

Untuk menjamin efektivitas pelayanan, Fraksi Demokrat menerapkan sistem piket bergiliran yang melibatkan dua anggota fraksi setiap pekan. Mereka bertugas menerima aspirasi, melakukan pendalaman masalah, hingga mengawal proses penyelesaiannya melalui komisi maupun perangkat pemerintah terkait.

Beragam persoalan dapat disampaikan masyarakat melalui JUARA, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan, UMKM, bantuan sosial, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, hingga pelayanan publik.

Anggota DPRD Jawa Timur tiga periode itu menilai, model komunikasi politik yang terbuka dan langsung seperti ini sangat dibutuhkan di tengah meningkatnya kompleksitas persoalan yang dihadapi masyarakat. “Fraksi Demokrat ingin membangun politik yang lebih substantif, bukan sekadar hadir saat pemilu. Aspirasi rakyat harus menjadi dasar perjuangan politik dan kebijakan yang kami ambil,” ujarnya.

Selain menghadirkan Program JUARA, lanjut Agung, Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur juga terus mengembangkan forum dialog publik bertajuk Ngobrol Fraksi (Ngofrak). Program yang telah berjalan lebih dari satu tahun itu menjadi ruang diskusi antara anggota fraksi dengan akademisi, komunitas, organisasi profesi, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen publik lainnya.

Ngofrak dilaksanakan secara bergiliran di rumah anggota fraksi untuk menciptakan suasana diskusi yang lebih santai, terbuka, dan produktif. “Ngofrak bukan sekadar forum silaturahmi. Ini adalah ruang dialog untuk menyerap ide, kritik, dan solusi dari berbagai kalangan agar kebijakan yang diperjuangkan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Agung.

Rencananya, Ngofrak berikutnya akan digelar pada Juli 2026 di Kabupaten Ponorogo dengan mengangkat semangat kebersamaan dan kearifan lokal daerah. Tak hanya menjadi ruang dialog, Ngofrak juga berfungsi sebagai instrumen monitoring dan evaluasi (monev) kinerja anggota Fraksi Demokrat di masing-masing komisi DPRD. Melalui forum tersebut, kinerja legislasi, penganggaran, dan pengawasan anggota dewan dapat dipantau secara lebih terukur.

Menurut Agung, JUARA dan Ngofrak merupakan dua instrumen penting dalam memperluas partisipasi publik sekaligus memastikan aspirasi masyarakat benar-benar tersambung dengan proses pengambilan kebijakan di DPRD Jawa Timur. “Kedua program ini merupakan bentuk komitmen Demokrat untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Program JUARA, Rasiyo, menegaskan bahwa kondisi masyarakat saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga menuntut wakil rakyat untuk lebih aktif turun ke lapangan dan hadir di tengah konstituen. Menurut anggota Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Surabaya tersebut, berbagai aspirasi yang masuk tidak hanya berkaitan dengan persoalan lokal, tetapi juga menyangkut isu-isu nasional yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini sangat beragam, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, ketenagakerjaan hingga berbagai kebijakan pemerintah yang dirasakan langsung oleh rakyat. Karena itu wakil rakyat harus hadir untuk mendengar dan memperjuangkannya,” ujar Rasiyo.

Ia menegaskan bahwa seluruh anggota Fraksi Demokrat telah dijadwalkan secara bergiliran untuk menjalankan Program JUARA. Melalui mekanisme tersebut, setiap anggota dewan dituntut memahami persoalan masyarakat sesuai bidang tugas dan wilayah kerjanya masing-masing. “Jangan sampai masyarakat datang membawa persoalan, tetapi wakil rakyat tidak memahami masalah yang mereka hadapi. Anggota dewan harus peka, memahami kondisi rakyat, dan mampu memberikan solusi maupun penjelasan yang dibutuhkan,” tegasnya.

Rasiyo mengungkapkan, berbagai isu yang paling banyak disampaikan masyarakat saat ini antara lain persoalan ekonomi, daya beli masyarakat, kenaikan harga kebutuhan pokok, pendidikan, hingga bantuan sosial. Ia mencontohkan, belum lama ini sejumlah guru menyampaikan aspirasi terkait persoalan yang mereka hadapi. Aspirasi tersebut langsung diteruskan kepada Komisi E DPRD Jawa Timur untuk ditindaklanjuti.

“Semua aspirasi harus ditampung dan diperjuangkan. Karena itu Program JUARA hadir sebagai jembatan antara rakyat dan wakilnya agar tidak ada persoalan masyarakat yang diabaikan,” pungkas Rasiyo.

Berita Terbaru

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB

Oleh: Wakit Nurohman Advokat dan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) Putusan Mahkamah Agung Nomor 742 K/TUN/2026 mengenai Surat Keterangan…

Golkar Jatim Dukung Pemulangan Jimat Klontong, Pusaka Leluhur Tengger yang Tersimpan di Belanda

Golkar Jatim Dukung Pemulangan Jimat Klontong, Pusaka Leluhur Tengger yang Tersimpan di Belanda

Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB

Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …

Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB

Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…

SIER Salurkan Dua Tandon Air Bersih untuk Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

SIER Salurkan Dua Tandon Air Bersih untuk Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB

Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab…

PMII Desak Kapolres Probolinggo Buka Dasar Hukum Melepas Dua Orang dalam Kasus Rokok Ilegal

PMII Desak Kapolres Probolinggo Buka Dasar Hukum Melepas Dua Orang dalam Kasus Rokok Ilegal

Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB

Jurnas.net – Penanganan dugaan peredaran rokok ilegal oleh Polres Probolinggo menjadi sorotan setelah dua orang yang dipersoalkan massa demonstran disebut d…

SIER Gerak Cepat Tangani Insiden Kebakaran di TPST Lestari PIER, Seluruh Pekerja Dipastikan Selamat

SIER Gerak Cepat Tangani Insiden Kebakaran di TPST Lestari PIER, Seluruh Pekerja Dipastikan Selamat

Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…

Bangun Platform Ekspor Kopi, Wisudawan Universitas Ciputra Hubungkan 50 Petani ke Pasar Global

Bangun Platform Ekspor Kopi, Wisudawan Universitas Ciputra Hubungkan 50 Petani ke Pasar Global

Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB

Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…

Data KTP dan KK Warga 4 Wilayah Diduga Dipakai untuk Penipuan dan Judol, Polisi Tangkap Pria Sidoarjo

Data KTP dan KK Warga 4 Wilayah Diduga Dipakai untuk Penipuan dan Judol, Polisi Tangkap Pria Sidoarjo

Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB

Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…

Alit Kelakan Terpilih sebagai Ketua Umum DPP GPM Periode 2026–2030

Alit Kelakan Terpilih sebagai Ketua Umum DPP GPM Periode 2026–2030

Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB

Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…