Bursa Ketua Demokrat Jatim Resmi Dibuka, Kandidat Wajib Kantongi Dukungan 20 Persen

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DPD Partai Dwmokrat jumpa pers terkait Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Demokrat Jatim. (Insani/Jurnas.net)
DPD Partai Dwmokrat jumpa pers terkait Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Demokrat Jatim. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Bursa calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 resmi dibuka. Tahapan ini menjadi bagian penting dari rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Demokrat Jatim yang akan digelar pada 28-29 Agustus 2026.

Panitia membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD Demokrat Jatim mulai Jumat (14/8/2026) hingga Kamis (20/8/2026). Untuk 14-19 Agustus, pendaftaran dibuka pukul 09.00-16.00 WIB. Khusus hari terakhir, pendaftaran diperpanjang hingga pukul 24.00 WIB. Pendaftaran dipusatkan di Kantor DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Jalan Raya Kertajaya Indah Nomor 82, Surabaya.

Anggota Steering Committee (SC) Musda VII yang juga Plt Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Mugianto, mengatakan seluruh tahapan telah disiapkan dan akan dijalankan sesuai mekanisme organisasi.

“Mulai tanggal 14-20 Agustus kita melakukan pembukaan pendaftaran calon Ketua DPD,” kata Mugianto, Rabu, 12 Agustus 2026.

Mugianto menjelaskan, terdapat mekanisme penting yang harus dipenuhi setiap bakal calon sebelum ditetapkan sebagai calon Ketua DPD Demokrat Jatim. Salah satunya adalah memperoleh dukungan minimal 20 persen dari pemilik hak suara dalam Musda.

Dukungan tersebut tidak langsung menjadi tiket bagi bakal calon. SC Musda VII akan melakukan verifikasi terlebih dahulu untuk memastikan dukungan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. “Minimal saat menjadi calon Ketua DPD itu mendapatkan dukungan 20 persen dari pemilik hak suara,” ujar pria yang akrab disapa Kang Obeng tersebut.

Verifikasi dukungan akan dilakukan SC pada 28 Agustus 2026. Bakal calon yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan memperoleh dukungan minimal 20 persen selanjutnya ditetapkan sebagai calon Ketua DPD yang berhak mengikuti tahapan pemilihan. Mekanisme tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam Musda VII karena proses penjaringan dilakukan lebih dahulu sebelum kandidat masuk ke tahap pemilihan.

Sejumlah Syarat Administrasi Harus Dipenuhi
Panitia juga menetapkan sejumlah persyaratan administrasi bagi kader yang ingin maju dalam bursa Ketua DPD Demokrat Jatim. Persyaratan tersebut antara lain fotokopi KTP, Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat, daftar riwayat hidup atau CV, pas foto, nomor telepon aktif, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter, serta fotokopi ijazah terakhir. Seluruh dokumen tersebut juga wajib disiapkan dalam bentuk softcopy.

Dengan demikian, bakal calon tidak hanya harus memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga mengamankan dukungan minimal 20 persen dari pemilik hak suara yang kemudian diverifikasi oleh SC.

Anggota SC Musda VII yang juga Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim, Agung Mulyono, meminta seluruh panitia memanfaatkan waktu persiapan yang relatif singkat secara maksimal.
Menurut dia, keberhasilan Musda tidak hanya ditentukan oleh proses pemilihan ketua, tetapi juga kesiapan seluruh perangkat organisasi dalam menjalankan setiap tahapan.

“Harapan saya waktu yang sangat pendek ini bisa optimal. Terutama waktu OC dan SC bekerja. Insyaallah Demokrat makin jaya,” kata Agung.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim tersebut juga menegaskan bahwa inti Musda adalah menentukan figur yang akan memimpin DPD Partai Demokrat Jatim untuk periode lima tahun mendatang. “Jadi mau pilih Ketua DPD. Bukan pilih yang lain-lain,” ujarnya.

Ketua Organizing Committee (OC) Musda VII, Nur Muhyiddin, memastikan persiapan teknis terus dimatangkan menjelang pelaksanaan Musda. Musda VII diharapkan tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum konsolidasi internal Partai Demokrat di Jawa Timur.

Kepemimpinan DPD Demokrat Jatim periode 2026-2031 nantinya akan menghadapi sejumlah agenda politik penting, termasuk persiapan menuju Pemilu 2029. Karena itu, figur yang terpilih akan memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat struktur organisasi, konsolidasi kader, meningkatkan kerja politik partai, sekaligus menjaga kepercayaan publik.

Panitia menegaskan seluruh proses pendaftaran dan pemilihan akan dilaksanakan secara demokratis, terbuka, tertib, dan transparan sesuai ketentuan organisasi Partai Demokrat. Musda juga diharapkan menghasilkan sosok pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, loyalitas, serta visi politik yang kuat untuk membawa Demokrat Jatim menghadapi dinamika politik lima tahun ke depan.

Dengan dibukanya pendaftaran pada 14 Agustus, bursa Ketua DPD Demokrat Jatim kini resmi memasuki babak baru. Para kader yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan untuk mendaftarkan diri, mengamankan dukungan, dan bersaing memperebutkan kursi kepemimpinan Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031.

Tahap berikutnya akan ditentukan melalui verifikasi dukungan oleh SC sebelum Musda VII digelar pada 28-29 Agustus 2026.

Berita Terbaru

NU, GUS DUR, DAN BROMOCORAH POLITIK

NU, GUS DUR, DAN BROMOCORAH POLITIK

Minggu, 27 Sep 2026 19:15 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:15 WIB

Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy Warga NU, Kiai Kampung Penulis buku _Prabowo untuk Indonesia Raya_ Untuk memahami judul di atas, kita perlu lebih …

Sistem Zonasi Muswil KAHMI Jatim Bisa Jadi Contoh bagi MN dan MW se-Indonesia

Sistem Zonasi Muswil KAHMI Jatim Bisa Jadi Contoh bagi MN dan MW se-Indonesia

Minggu, 27 Sep 2026 18:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 18:05 WIB

Jurnas.net – Musyawarah Wilayah (Muswil) VI KAHMI Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum memilih kepemimpinan baru periode 2026-2031. Forum yang digelar di T…

Bukan Sekadar Silaturahmi, PKS Jatim Minta Nasihat Para Kiai untuk Perkuat Kedekatan dengan Warga

Bukan Sekadar Silaturahmi, PKS Jatim Minta Nasihat Para Kiai untuk Perkuat Kedekatan dengan Warga

Minggu, 27 Sep 2026 15:34 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:34 WIB

Jurnas.net — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur membuka ruang dialog dengan para kiai dan tokoh masyarakat melalui Silaturahmi Tokoh Agama dan Tokoh M…

HBB Bawean di Tengah Ancaman Gelombang, Pemkab Gresik Dinilai Minim Mitigasi

HBB Bawean di Tengah Ancaman Gelombang, Pemkab Gresik Dinilai Minim Mitigasi

Minggu, 27 Sep 2026 13:07 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 13:07 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tengah dihadapkan pada pekerjaan rumah serius menjelang pelaksanaan Hari Besar Bawean (HBB) 2026 yang d…

Tujuh Presidium KAHMI Jatim Terpilih, Sistem Zonasi Jadi Eksperimen Baru Menuju 'Gerbang Baru Nusantara'

Tujuh Presidium KAHMI Jatim Terpilih, Sistem Zonasi Jadi Eksperimen Baru Menuju 'Gerbang Baru Nusantara'

Minggu, 27 Sep 2026 09:23 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 09:23 WIB

Jurnas.net – Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur di Trawas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (…

SIER Respons Cepat Dugaan Luberan Air Limbah, Saluran Langsung Dicek dan Dibersihkan

SIER Respons Cepat Dugaan Luberan Air Limbah, Saluran Langsung Dicek dan Dibersihkan

Sabtu, 26 Sep 2026 13:07 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 13:07 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) merespons cepat informasi mengenai dugaan luberan air limbah di kawasan Pasuruan Industrial Estate R…