SIER Respons Cepat Dugaan Luberan Air Limbah, Saluran Langsung Dicek dan Dibersihkan

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) merespons cepat informasi mengenai dugaan luberan air limbah di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Pasuruan.

Manajemen SIER langsung melakukan pengecekan lapangan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi sebenarnya. Saluran air hujan yang diduga terdampak juga telah dibersihkan sebagai langkah penanganan awal.

Respons tersebut dilakukan menyusul informasi mengenai dugaan pembuangan air limbah yang dikaitkan dengan PT Veolia Services Indonesia, salah satu perusahaan yang beroperasi di kawasan PIER yang dikelola SIER.

Direktur Operasi PT SIER Yohanes Deddy Setiawan mengatakan, setiap informasi yang berkaitan dengan lingkungan menjadi perhatian serius perusahaan. Menurut dia, laporan maupun masukan dari masyarakat, tenant, hingga media akan segera ditindaklanjuti, terutama apabila berkaitan dengan pengelolaan lingkungan di kawasan industri.

“Setiap informasi yang kami dapat, baik dari masyarakat, tenant, maupun media, langsung kami tindaklanjuti dengan cepat. Apalagi jika berkaitan dengan persoalan lingkungan, tentu kami memberikan perhatian khusus,” kata Yohanes.

SIER lakukan pengecekan lapangan
Yohanes menjelaskan, manajemen PIER telah melakukan penelusuran terhadap informasi yang berkembang. Pengecekan dilakukan di lokasi yang disebutkan dalam pemberitaan, sekaligus dengan meminta klarifikasi dan data pendukung dari perusahaan terkait.

“Kami telah melakukan pengecekan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. Prinsip kami, setiap kesimpulan harus berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi air pada saluran drainase yang secara visual tampak keruh atau berwarna gelap belum dapat langsung dijadikan dasar untuk menyimpulkan telah terjadi pencemaran lingkungan. Menurut Yohanes, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab dan kondisi sebenarnya.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian masyarakat terhadap persoalan lingkungan. Hal ini menjadi perhatian serius bagi manajemen SIER. Namun, diperlukan pemeriksaan secara menyeluruh agar informasi yang disampaikan kepada publik memiliki dasar yang objektif dan tidak menimbulkan kesimpulan sebelum proses verifikasi selesai,” katanya.

Sebagai langkah penanganan awal, tim PIER telah melakukan pembersihan terhadap saluran air hujan yang diduga terdampak luberan. Pembersihan dilakukan untuk menjaga kebersihan kawasan sekaligus memastikan fungsi saluran drainase tetap berjalan dengan baik selama proses verifikasi berlangsung.

Selain melakukan penanganan di lapangan, SIER juga melakukan evaluasi terhadap sistem pengaliran air limbah di kawasan PIER. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan sistem, SIER merencanakan penambahan jaringan perpipaan dan fasilitas pompa yang terhubung dengan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Yohanes menegaskan, pengelolaan lingkungan merupakan bagian penting dalam tata kelola kawasan industri yang dikelola SIER. Sebagai pengelola kawasan industri dengan tagline “Green, Modern, Integrated”, SIER mendorong seluruh perusahaan yang beroperasi di kawasan untuk memenuhi ketentuan pengelolaan lingkungan sesuai karakteristik kegiatan usaha dan peraturan yang berlaku.

Pengawasan terhadap aspek lingkungan juga menjadi bagian dari pengelolaan kawasan agar aktivitas industri dapat berjalan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan prinsip keberlanjutan. “SIER tidak akan menutupi apabila ditemukan ketidaksesuaian. Sebaliknya, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi telah memenuhi ketentuan, hal tersebut juga perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang,” ujar Yohanes.

Lebih lanjut, Yohanes menjelaskan bahwa PIER memiliki fasilitas IPAL dengan kapasitas mencapai 14.000 meter kubik per hari. Fasilitas tersebut digunakan untuk mengolah limbah cair non-B3 yang berasal dari tenant yang beroperasi di kawasan PIER.

SIER memastikan pengelolaan dan pengawasan terhadap sistem pengolahan limbah menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan operasional kawasan industri sekaligus meminimalkan potensi dampak terhadap lingkungan sekitar. Apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan kondisi yang memerlukan perbaikan atau tindak lanjut, SIER akan berkoordinasi dengan perusahaan terkait dan instansi yang berwenang.

Langkah korektif akan dilakukan sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, SIER menegaskan bahwa setiap informasi mengenai dugaan persoalan lingkungan akan ditangani melalui pengecekan dan verifikasi di lapangan, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik dapat menggambarkan kondisi secara utuh dan berdasarkan fakta.

Berita Terbaru

RSUD Kartini Jepara Disasar Revitalisasi Pemerintah Pusat

RSUD Kartini Jepara Disasar Revitalisasi Pemerintah Pusat

Selasa, 13 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:34 WIB

Jurnas.net -  Pemerintah pusat merencanakan merevitalisasi 441 rumah sakit umum daerah (RSUD) di seluruh Indonesia. RSUD RA Kartini Jepara menjadi salah satu …

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK, Sebut Nama Nusron Wahid dan Gus Ipul

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK, Sebut Nama Nusron Wahid dan Gus Ipul

Selasa, 13 Okt 2026 13:38 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 13:38 WIB

Jurnas.net – Kiai kampung asal Situbondo, HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait jual beli suara d…

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Oleh: Ahmad Ajib Ridlwan Wakil Dekan Bidang II Fakultas Ketahanan Pangan Unesa, serta Guru Besar Bidang Kewirausahaan Sosial Islam FEB Unesa Sekitar pukul…

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Jurnas.net - Tokoh masyarakat sekaligus kiai kampung Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melontarkan dugaan adanya praktik…

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Jurnas.net - Kita sering melihat dalam kontestasi Pilkades, banyak calon kepala desa (cakades) membangun jalan dan membantu memasang lampu penerangan di…

Tekanan dan Misi Mendulang Poin Perdana PSS Sleman di Kandang  

Tekanan dan Misi Mendulang Poin Perdana PSS Sleman di Kandang  

Minggu, 11 Okt 2026 09:18 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 09:18 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman membawa misi meraih poin perdana saat menjamu PSM Makassar pada pekan keempat Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman,…