NU Bawean Desak Bupati Gresik Betonisasi dan Aspal Jalan Lingkar: Pavingisasi Dinilai Ancam Keselamatan Warga

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jalan Lingkar Bawean di wilayah Kecamatan Tambak, Bawean, Kabupaten Gresik. (Insani/Jurnas.net)
Jalan Lingkar Bawean di wilayah Kecamatan Tambak, Bawean, Kabupaten Gresik. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Forum Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional 2026 berubah menjadi panggung kritik terbuka terhadap Pemerintah Kabupaten Gresik. Nahdlatul Ulama (NU) Bawean secara tegas mendesak Bupati Gresik agar tidak lagi setengah hati dalam menangani persoalan Jalan Lingkar Bawean yang dinilai kian membahayakan dan menghambat aktivitas warga.

Dalam forum yang dihadiri diaspora Bawean dari mancanegara itu, isu infrastruktur khususnya jalan lingkar Bawean mencuat sebagai keluhan masyarakat. NU Bawean bahkan menyebut kebijakan penggunaan paving block (conblock) sebagai langkah yang tidak tepat dan perlu segera dievaluasi total.

Ketua GP Ansor Bawean, Nanag Qosim, menegaskan bahwa kondisi jalan lingkar saat ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berdampak langsung pada keselamatan masyarakat. “Keluhan ini bukan baru. Ban motor cepat habis, risiko kecelakaan lebih tinggi, bahkan bisa fatal. Ini tidak bisa terus dibiarkan,” kata Nanang, Senin, 13 April 2026.

Menurut Nanang, solusi tambal sulam tidak lagi relevan untuk jalan utama sekelas lingkar Bawean. Ia mendorong agar Pemkab Gresik segera mengambil langkah konkret melalui betonisasi jalan yang kemudian dilapisi aspal, sehingga lebih kuat, tahan lama, dan aman bagi pengguna.

“Kalau mau serius, lakukan betonisasi lalu dilapisi aspal. Itu standar jalan kuat dan aman. Jangan lagi pakai pendekatan coba-coba yang justru merugikan warga,” ujarnya.

Jalan Lingkar Bawean sendiri merupakan akses vital yang menghubungkan dua kecamatan utama, Sangkapura dan Tambak, sekaligus menjadi jalur utama pergerakan ekonomi masyarakat. Namun ironisnya, kondisi di lapangan justru dinilai jauh dari layak.

Sorotan tajam juga diarahkan pada kondisi jalan di kawasan pelabuhan Bawean yang rusak parah. Padahal, jalur tersebut merupakan pintu utama mobilitas warga yang keluar-masuk pulau. “Setiap hari dilalui warga yang mengantar dan menjemput keluarga. Tapi kondisinya rusak dan membahayakan. Ini wajah pertama Bawean, tapi justru terkesan diabaikan,” sindirnya.

Selain infrastruktur, NU Bawean juga mengangkat persoalan klasik lainnya, yakni keterbatasan tenaga kesehatan dan fasilitas medis. Warga masih harus bergantung pada rujukan ke Gresik maupun Surabaya untuk mendapatkan layanan yang memadai.

Di sektor pendidikan, ketimpangan akses terhadap pendidikan berkualitas juga dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar. NU Bawean menekankan pentingnya pemerataan pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pulau tersebut.

Melalui forum HBH, Nanang mengirim pesan tegas kepada pemerintah daerah: masyarakat Bawean tidak lagi membutuhkan janji, melainkan tindakan nyata yang terukur dan berdampak langsung. “Kami menunggu keberanian dan keseriusan Bupati Gresik. Jangan sampai Bawean terus tertinggal karena kebijakan yang tidak tepat. Ini soal keselamatan dan masa depan warga,” pungkas Nanang.

Berita Terbaru

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Kamis, 28 Mei 2026 12:14 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 12:14 WIB

Jurnas.net - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu program paling mulia pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun gagasan besar itu kini…

Jelang Waisak, Arca Unfinished Buddha di Candi Borobudur Dipindahkan ke Lokasi Asal 

Jelang Waisak, Arca Unfinished Buddha di Candi Borobudur Dipindahkan ke Lokasi Asal 

Kamis, 28 Mei 2026 07:30 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 07:30 WIB

Jurnas.net — Proses pemindahan Arca Unfinished Buddha di kawasan Candi Borobudur dilakukan menjelang perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE. Langkah ini sebagai b…

Golkar Jatim Sembelih 323 Ekor Sapi Kurban Serentak di 38 Kabupaten/Kota Pada Iduladha 2026

Golkar Jatim Sembelih 323 Ekor Sapi Kurban Serentak di 38 Kabupaten/Kota Pada Iduladha 2026

Rabu, 27 Mei 2026 10:07 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 10:07 WIB

Jurnas.net – DPD Partai Golkar Jawa Timur melaksanakan penyembelihan hewan kurban secara serentak di 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur pada momentum Hari R…

DPRD Jatim Tegur Keras Casbar, Klub Malam Tak Boleh Beroperasi Sebelum Izin Lengkap

DPRD Jatim Tegur Keras Casbar, Klub Malam Tak Boleh Beroperasi Sebelum Izin Lengkap

Rabu, 27 Mei 2026 09:31 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 09:31 WIB

Jurnas.net – Operasional tempat hiburan malam Casbar di Surabaya menjadi sorotan setelah disebut belum mengantongi izin sebagai klub malam. Pemerintah Provinsi …

Ali Mufti Kurban Sapi Simental 652 Kg, Golkar Jatim Distribusikan Daging ke Masyarakat dan 75 Yayasan

Ali Mufti Kurban Sapi Simental 652 Kg, Golkar Jatim Distribusikan Daging ke Masyarakat dan 75 Yayasan

Rabu, 27 Mei 2026 08:07 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 08:07 WIB

Jurnas.net — DPD Partai Golkar Jawa Timur menerima dan menyiapkan penyembelihan total 19 ekor sapi dan empat ekor kambing dalam momentum Hari Raya Idul Adha 2…

Tekan Sampah Plastik, Pemkab Banyuwangi Ajak Panitia Kurban Gunakan Besek dan Daun Pisang

Tekan Sampah Plastik, Pemkab Banyuwangi Ajak Panitia Kurban Gunakan Besek dan Daun Pisang

Rabu, 27 Mei 2026 07:39 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 07:39 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mengimbau masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban pada …