Jurnas.net – PT PLN melalui Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat keandalan pasokan listrik bagi sektor industri. Salah satunya dilakukan melalui agenda dialog stakeholder bersama pelanggan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) di wilayah kerja Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang.
Kegiatan yang digelar pada 5 dan 7 Mei 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya PLN menjaga kualitas layanan kelistrikan sekaligus mempererat komunikasi dengan pelanggan industri strategis yang menopang aktivitas ekonomi di Jawa Timur.
Baca juga: Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026
Dalam agenda tersebut, PLN UIT JBM melakukan kunjungan langsung ke dua perusahaan industri besar, yakni PT Dayasa Aria Prima yang bergerak di sektor pengolahan kertas serta PT Ekamas Fortuna di Kabupaten Malang.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran manajemen UPT Malang. Menurutnya, forum temu pelanggan menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan industri terhadap pasokan listrik dapat terpenuhi secara optimal dan berkelanjutan.
“PLN terus berkomitmen memberikan layanan kelistrikan yang andal dan responsif bagi pelanggan. Melalui kegiatan temu pelanggan ini, kami ingin memperkuat komunikasi, mendengarkan kebutuhan pelanggan secara langsung, serta memastikan sistem kelistrikan mampu mendukung operasional industri secara optimal,” kata Ika, Jumat, 8 Mei 2026.
Dalam pertemuan itu, PLN dan pelanggan membahas berbagai isu strategis terkait layanan kelistrikan. Mulai dari kualitas dan kontinuitas suplai listrik, batas aset antara PLN dan pelanggan KTT, percepatan penanganan gangguan, pemeliharaan jaringan dan peralatan, hingga evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kelistrikan.
Baca juga: Tim PDKB PLN Madiun Perbaiki Jaringan Tegangan Tinggi Tanpa Padamkan Listrik
Ika menegaskan, PLN saat ini tidak hanya berperan sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi sektor industri yang membutuhkan pasokan listrik stabil untuk menjaga produktivitas usaha.
“Melalui komunikasi yang intensif, kami ingin memastikan setiap kebutuhan dan kendala pelanggan dapat dipahami dengan baik sehingga solusi yang diberikan lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan. Inilah semangat Electricity for Life yang terus kami wujudkan,” ujarnya.
Sementara itu, Manager Teknik PT Ekamas Fortuna, Purwo Hadi S, mengapresiasi respons cepat PLN dalam menjaga kontinuitas suplai listrik yang sangat dibutuhkan perusahaan untuk mendukung operasional produksi.
Baca juga: Siswa Kediri Belajar Sistem Listrik di Gardu Induk PLN Banaran Sejak Dini
“Kerja sama antara PT Ekamas Fortuna dengan PLN selama ini berjalan sangat baik. Tim PLN selalu memberikan respons cepat terhadap kebutuhan kami sehingga operasional perusahaan dapat berjalan lancar,” ungkapnya.
Langkah PLN UIT JBM ini dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi bagi sektor industri di Jawa Timur. Keandalan listrik tidak hanya berdampak pada kelancaran produksi perusahaan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan keberlangsungan investasi di daerah.
Melalui penguatan komunikasi dan peningkatan kualitas layanan, PLN berupaya memastikan sektor industri tetap mendapatkan dukungan energi yang andal di tengah meningkatnya kebutuhan listrik nasional.
Editor : Andi Setiawan