Pemkot Surabaya Kebut 8 Rumah Pompa Baru untuk Tekan Banjir, Rampung Oktober 2026

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah pompa di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Rumah pompa di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali memperkuat sistem pengendalian banjir dengan menambah delapan rumah pompa baru pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mempercepat penanganan genangan sekaligus mengantisipasi potensi banjir saat musim hujan tiba.

Pembangunan delapan rumah pompa tersebut menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Pemkot Surabaya dalam memperkuat infrastruktur drainase di sejumlah titik rawan genangan.

Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Adi Gunita, mengatakan delapan rumah pompa baru itu akan dibangun di sejumlah lokasi strategis yang selama ini membutuhkan penguatan sistem pengendalian air.

Menurut Adi, enam proyek rumah pompa telah menyelesaikan proses lelang dan siap memasuki tahap pengerjaan. Sementara dua proyek lainnya masih dalam proses lelang.

“Yang masih proses lelang itu di kawasan Gereja Bethany dan Jalan Panjang Jiwo. Selebihnya sudah selesai semua,” kata Adi, Jumat, 8 Mei 2026. 

Ia menjelaskan, proses pengerjaan fisik ditargetkan mulai berjalan pada bulan Mei ini. Pemkot Surabaya menargetkan seluruh pembangunan rumah pompa dapat rampung maksimal Oktober 2026 atau sebelum intensitas hujan tinggi mulai terjadi. “Kita harapkan seluruhnya sudah selesai sebelum musim hujan datang, sehingga fungsi pengendalian genangan bisa langsung berjalan optimal,” ujarnya.

Adi menambahkan, spesifikasi teknis rumah pompa tahun ini secara umum masih mengacu pada sistem yang digunakan pada proyek sebelumnya. Namun demikian, Pemkot Surabaya memberikan perhatian khusus terhadap kualitas pelaksanaan proyek agar keterlambatan pembangunan tidak kembali terulang.

Karena itu, kontraktor yang masuk daftar hitam (blacklist) akibat keterlambatan pengerjaan proyek rumah pompa tahun lalu dipastikan tidak dapat mengikuti proses pengadaan tahun ini. “Ada dua kontraktor yang sebelumnya mengerjakan rumah pompa di Jalan Ahmad Yani dan Tengger Kandangan yang sudah di-blacklist. Mereka tidak bisa ikut pengadaan lagi,” tegasnya.

Langkah blacklist tersebut menjadi sinyal ketatnya pengawasan Pemkot Surabaya terhadap proyek infrastruktur strategis, khususnya yang berkaitan langsung dengan penanganan banjir dan pelayanan publik.

Penambahan rumah pompa sendiri dinilai penting mengingat Surabaya merupakan kota dengan tingkat urbanisasi tinggi dan kepadatan permukiman yang terus berkembang. Sistem drainase dan rumah pompa menjadi salah satu tulang punggung utama untuk menjaga kawasan permukiman, jalan protokol, hingga pusat ekonomi tetap aman dari genangan saat hujan deras mengguyur.

Berita Terbaru

Polda Jatim Tangkap Pembunuh Nenek 79 Tahun di Pasuruan, Ternyata Kerabat Korban

Polda Jatim Tangkap Pembunuh Nenek 79 Tahun di Pasuruan, Ternyata Kerabat Korban

Jumat, 07 Agu 2026 18:46 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 18:46 WIB

Jurnas.net – Pelarian pria berinisial YA (35), tersangka pembunuhan terhadap Nurami (79), warga Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, K…

Yusuf Ekodono dan Anang Maruf Gabung Soekarno Cup 2026, Siap Cari Bibit Baru Timnas Indonesia

Yusuf Ekodono dan Anang Maruf Gabung Soekarno Cup 2026, Siap Cari Bibit Baru Timnas Indonesia

Jumat, 07 Agu 2026 17:49 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:49 WIB

Jurnas.net – Turnamen sepak bola usia muda Soekarno Cup U-17 2026 mendapat suntikan semangat dari dua legenda Timnas Indonesia, Yusuf Ekodono dan Anang Maruf. K…

Delegasi Internasional Sebut Banyuwangi Contoh Nyata Implementasi Nilai Islam yang Inklusif

Delegasi Internasional Sebut Banyuwangi Contoh Nyata Implementasi Nilai Islam yang Inklusif

Jumat, 07 Agu 2026 15:42 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 15:42 WIB

Jurnas.net – Keramahan masyarakat Banyuwangi dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari menarik perhatian peserta konferensi internasional I…

Guru Besar ITS Gagas Kendaraan Otonom Laut dan Udara, Perkuat Konektivitas Indonesia

Guru Besar ITS Gagas Kendaraan Otonom Laut dan Udara, Perkuat Konektivitas Indonesia

Jumat, 07 Agu 2026 14:10 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 14:10 WIB

Jurnas.net – Karakter Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau menghadirkan tantangan besar dalam menjaga konektivitas, keamanan, s…

Transportasi Bawean Lumpuh, Warga Desak Pemkab Gresik Akhiri Solusi Tambal Sulam

Transportasi Bawean Lumpuh, Warga Desak Pemkab Gresik Akhiri Solusi Tambal Sulam

Jumat, 07 Agu 2026 08:21 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:21 WIB

Jurnas.net – Lumpuhnya layanan penyeberangan Gresik–Bawean akibat cuaca buruk kembali memantik kritik masyarakat. Berbagai elemen warga Bawean menilai per…

Legislator Jatim Gagas 'Sabuk Wisata Desa Malang Raya', Dorong Pariwisata Jadi Sumber PAD Baru

Legislator Jatim Gagas 'Sabuk Wisata Desa Malang Raya', Dorong Pariwisata Jadi Sumber PAD Baru

Jumat, 07 Agu 2026 07:04 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 07:04 WIB

Jurnas.net – Di tengah tantangan keterbatasan fiskal yang dihadapi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sektor pariwisata dinilai dapat menjadi sumber pertumbuhan e…