KAI Daop 8 Surabaya Tutup 139 Perlintasan Rawan Maut demi Keselamatan Warga

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Daop 8 Surabaya tutup jalur kereta api rawan kecelakaan. (Humas Daop 8 Surabaya)
Daop 8 Surabaya tutup jalur kereta api rawan kecelakaan. (Humas Daop 8 Surabaya)

Jurnas.net – Di balik meningkatnya mobilitas kereta api dan padatnya aktivitas masyarakat di sekitar jalur rel, terdapat ancaman laten yang selama ini kerap luput dari perhatian: perlintasan liar tanpa pengamanan. Titik-titik ilegal inilah yang kini menjadi fokus utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya dalam upaya menekan risiko kecelakaan di jalur kereta api.

Hingga tahun 2026, KAI Daop 8 Surabaya bersama pemerintah daerah telah menutup 139 perlintasan sebidang liar dan tidak terjaga yang tersebar di berbagai wilayah operasional. Langkah ini bukan sekadar penataan jalur, melainkan bagian dari perang panjang melawan potensi kecelakaan yang mengancam keselamatan pengguna jalan maupun perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan keberadaan perlintasan liar menjadi salah satu persoalan serius dalam sistem transportasi perkeretaapian karena banyak dibuka secara ilegal tanpa standar keselamatan yang memadai.

“Perlintasan liar sangat berbahaya karena tidak memiliki pengamanan, tidak dijaga, dan dibuka tanpa izin. Penutupan ini dilakukan demi keselamatan bersama, baik pengguna jalan maupun perjalanan kereta api,” kata Mahendro, Jumat, 8 Mei 2026.

Data KAI Daop 8 Surabaya mencatat, hingga April 2026 terdapat 435 perlintasan sebidang di wilayah operasionalnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 130 perlintasan dijaga oleh KAI, 140 dijaga pemerintah daerah, 60 dijaga pihak eksternal, sementara 87 lainnya masih tidak dijaga. Selain itu, masih tersisa 18 perlintasan liar yang menjadi perhatian serius untuk segera ditutup.

Di sisi lain, tingginya jumlah perlintasan tidak resmi menunjukkan masih adanya persoalan tata ruang dan kebiasaan masyarakat yang membuka akses pintas di jalur rel demi efisiensi mobilitas. Padahal, langkah tersebut justru menciptakan titik rawan maut baru yang sulit diawasi.

Sejak tahun 2020, KAI Daop 8 Surabaya secara bertahap melakukan penutupan perlintasan liar. Rinciannya yakni 20 perlintasan ditutup pada 2020, 16 perlintasan pada 2021, 28 perlintasan pada 2022, 18 perlintasan pada 2023, 15 perlintasan pada 2024, 33 perlintasan pada 2025, dan 9 perlintasan sepanjang 2026.

Tidak berhenti di situ, tahun ini KAI Daop 8 Surabaya juga menargetkan penutupan tambahan 15 perlintasan liar lainnya, terutama yang tidak memiliki penjagaan maupun perangkat keselamatan sesuai regulasi.

Mahendro menegaskan, penanganan perlintasan liar tidak bisa hanya dibebankan kepada KAI semata. Dibutuhkan kesadaran kolektif masyarakat dan dukungan pemerintah daerah agar akses ilegal tidak kembali dibuka setelah ditutup.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka akses perlintasan secara sembarangan karena risikonya sangat besar. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Selain melakukan penutupan perlintasan liar, KAI Daop 8 Surabaya juga memperkuat pengamanan di perlintasan resmi melalui pemasangan palang pintu, rambu peringatan, hingga optimalisasi penjagaan petugas di sejumlah titik strategis.

KAI juga mengintensifkan edukasi keselamatan kepada masyarakat melalui sosialisasi langsung maupun kampanye disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang. Langkah ini dilakukan untuk membangun kesadaran bahwa jalur kereta api bukan sekadar ruang lintasan biasa, melainkan area berisiko tinggi yang membutuhkan kepatuhan penuh terhadap aturan keselamatan.

Kolaborasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan berbagai instansi terkait pun terus diperkuat untuk menata perlintasan sebidang secara menyeluruh sekaligus menekan potensi kecelakaan yang selama ini masih sering terjadi akibat kelalaian pengguna jalan.

Di tengah meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api dan pertumbuhan kawasan permukiman di sekitar rel, penutupan perlintasan liar kini menjadi pekerjaan penting yang bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut perubahan budaya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Berita Terbaru

Proyek Revitalisasi Sekolah di KBB Diduga Tak Berjalan Sesuai Skema Swakelola, Kepala Sekolah Dipersoalkan Hanya Jadi Pe

Proyek Revitalisasi Sekolah di KBB Diduga Tak Berjalan Sesuai Skema Swakelola, Kepala Sekolah Dipersoalkan Hanya Jadi Pe

Minggu, 20 Sep 2026 18:50 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 18:50 WIB

Jurnas.net, Bandung - Pelaksanaan program revitalisasi sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menuai sorotan. Program yang menggunakan skema…

KAHMI Jatim Gelar Charity Golf, Ratusan Peserta dari Beragam Kalangan Ikut Meriahkan Muswil VI

KAHMI Jatim Gelar Charity Golf, Ratusan Peserta dari Beragam Kalangan Ikut Meriahkan Muswil VI

Sabtu, 19 Sep 2026 18:46 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 18:46 WIB

Jurnas.net – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur mencoba menghadirkan warna baru dalam rangkaian Musyawarah Wilayah (Muswil) VI. Untuk p…

Ribuan Pelari dari Aceh hingga Papua Ramaikan Soekarno Run di Banyuwangi

Ribuan Pelari dari Aceh hingga Papua Ramaikan Soekarno Run di Banyuwangi

Sabtu, 19 Sep 2026 17:22 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 17:22 WIB

Jurnas.net – Banyuwangi kembali menggelar dua event olahraga dalam waktu bersamaan. Soekarno Run dan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 menjadi bagian …

17 Madrasah di Jepara Digelontor Banpres Rp17 Miliar

17 Madrasah di Jepara Digelontor Banpres Rp17 Miliar

Jumat, 18 Sep 2026 17:35 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:35 WIB

Jurnas.net -  Sebanyak 17 madrasah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, disasar progam revitalisasi bantuan presiden (Banpres) Prabowo Subianto. Tiap madrasah …

Lomba Kampung Pancasila Dimulai, Eri Cahyadi: Surabaya Maju karena Gotong Royong Warga

Lomba Kampung Pancasila Dimulai, Eri Cahyadi: Surabaya Maju karena Gotong Royong Warga

Jumat, 18 Sep 2026 15:37 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 15:37 WIB

Jurnas.net — Ribuan warga memenuhi Balai Kota Surabaya, Kamis (17/9/2026) malam. Gemuruh tabuhan kentongan yang dipimpin Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama …

Wali Kota Dumai Kunjungi SIER, Jajaki Kerja Sama Logistik dan Pengembangan Industri

Wali Kota Dumai Kunjungi SIER, Jajaki Kerja Sama Logistik dan Pengembangan Industri

Jumat, 18 Sep 2026 14:10 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 14:10 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota Dumai menjajaki peluang kerja sama dengan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), khususnya di sektor logistik, pergudangan, …