Ekonomi DIY Tumbuh 5,84% pada Triwulan I 2026, Lampaui Capaian Nasional

author Rhobi Shani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi, pertumbuhan ekonomi. (dok. pexels.com)
Ilustrasi, pertumbuhan ekonomi. (dok. pexels.com)

Jurnas.net - Perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan performa impresif pada awal tahun 2026. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi DIY pada triwulan I 2026 tercatat sebesar 5,84% (yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa sebesar 5,79% (yoy) dan nasional yang tumbuh 5,61% (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Sri Darmadi Sudibyo mengatakan meskipun sedikit termoderasi dibandingkan triwulan sebelumnya (5,94% yoy), capaian ini membuktikan resiliensi ekonomi lokal yang didorong oleh sektor pariwisata, infrastruktur, dan konsumsi rumah tangga. Dari sisi Lapangan Usaha (LU), sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) menjadi motor penggerak utama dengan pertumbuhan mencapai 11,59% (yoy).

"Peningkatan ini didorong oleh lonjakan kunjungan wisatawan selama periode Ramadhan dan Idul Fitri, yang juga tercermin dari naiknya pajak restoran sebesar 19,60%. Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendongkrak kinerja jasa boga," ujar Sri Darmadi dalam keterangannya dikutip, Jumat, 8 Mei 2026. 

Sektor konstruksi mengekor di posisi kedua dengan pertumbuhan 7,60% (yoy) berkat berlanjutnya proyek strategis nasional seperti Tol Jogja-Solo dan Tol Jogja-Bawen, serta pembangunan gedung publik seperti gedung DPRD DIY dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dari sisi permintaan, Pengeluaran Pemerintah mencatat kenaikan fantastis sebesar 20,08% (yoy). Hal ini dipicu oleh belanja pegawai terkait pengangkatan PPPK serta pemberian THR bagi ASN. Sementara itu, Konsumsi Rumah Tangga tumbuh 5,02% (yoy), disokong oleh tingginya mobilitas masyarakat saat hari raya dan penyaluran bantuan sosial.

BI DIY juga melaporkan bahwa tingkat inflasi pada April 2026 tetap terkendali di angka 2,46% (yoy), turun signifikan dibandingkan Maret 2026 yang sempat menyentuh 4,08% (yoy). Penurunan ini dipengaruhi oleh pelemahan harga emas global serta deflasi pada komoditas pangan seperti daging ayam ras, cabai rawit, dan telur ayam.

"Namun, masyarakat tetap dihimbau mewaspadai kenaikan harga LPG non-subsidi dan harga makanan siap santap yang terdampak oleh gangguan distribusi bahan baku plastik akibat ketegangan geopolitik dunia," katanya. 

Menatap sisa tahun ini, Bank Indonesia optimis ekonomi DIY akan tumbuh pada kisaran 5,7% hingga 6,5% (yoy). Beberapa faktor kunci yang akan dijaga meliputi penguatan daya beli masyarakat seiring kenaikan UMP DIY 2026, konektivitas wilayah Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar), dan ekspansi pasar ekspor baru melalui perjanjian IEU-CEPA.

"Sinergi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan strategi 4K (Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif) akan terus diperkuat untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga dalam sasaran 2,5±1%," ujar Sri Darmadi.

Berita Terbaru

Sidang Tuntutan Korupsi Rp83 Miliar Pelindo Regional 3 Tertunda, Karena JPU Belum Siapkan Berkas 

Sidang Tuntutan Korupsi Rp83 Miliar Pelindo Regional 3 Tertunda, Karena JPU Belum Siapkan Berkas 

Kamis, 06 Agu 2026 15:18 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 15:18 WIB

Jurnas.net – Sidang pembacaan tuntutan terhadap enam terdakwa dalam perkara dugaan korupsi proyek pemeliharaan dan pengerukan alur pelayaran di lingkungan PT P…

Muktamar Ke-35 PBNU: Menjaga Marwah Organisasi di Tengah Transformasi Digital

Muktamar Ke-35 PBNU: Menjaga Marwah Organisasi di Tengah Transformasi Digital

Kamis, 06 Agu 2026 14:19 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 14:19 WIB

Oleh: Ir. La Mema Parandy, S.T., M.M., CBPA., IPM. Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan digelar pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul U…

Ali Mufthi Tinjau Program Irigasi Berbasis Masyarakat di Ponorogo, Libatkan Petani dan Warga Lokal

Ali Mufthi Tinjau Program Irigasi Berbasis Masyarakat di Ponorogo, Libatkan Petani dan Warga Lokal

Kamis, 06 Agu 2026 13:32 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:32 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ali Mufthi, meninjau langsung pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (…

Guru Besar UGM: Pemerintah dan DPR Ingkari Amanat Reformasi 1998  

Guru Besar UGM: Pemerintah dan DPR Ingkari Amanat Reformasi 1998  

Kamis, 06 Agu 2026 06:05 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 06:05 WIB

Jurnas.net - Guru Besar Agraria Universitas Gadjah Mada (UGM), Maria Sri Wulan Sumardjo menagih janji pemerintah dan DPR dalam menjalankan amanat reformasi 1998…

Sekretariat DPRD Surabaya Bekali Pegawai Teknik Fotografi, Tingkatkan Kualitas Dokumentasi Publik

Sekretariat DPRD Surabaya Bekali Pegawai Teknik Fotografi, Tingkatkan Kualitas Dokumentasi Publik

Rabu, 05 Agu 2026 15:31 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:31 WIB

Jurnas.net – Dokumentasi kegiatan pemerintahan tidak lagi dipandang sekadar sebagai aktivitas memotret untuk keperluan arsip. Di era keterbukaan informasi p…

Surabaya Great Expo 2026 Dibuka, UMKM Didorong Naik Kelas lewat Konsep One Stop Shopping

Surabaya Great Expo 2026 Dibuka, UMKM Didorong Naik Kelas lewat Konsep One Stop Shopping

Rabu, 05 Agu 2026 14:03 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:03 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Surabaya Great Expo (SGE) 2026 sebagai ajang promosi produk unggulan usaha mikro, kecil, dan m…