Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polda Jatim gunakan etle handheld, pelanggar Lalu Lintas langsung ditindak ditempat. (Humas Polda Jatim)
Polda Jatim gunakan etle handheld, pelanggar Lalu Lintas langsung ditindak ditempat. (Humas Polda Jatim)

Jurnas.net - Penegakan hukum lalu lintas di Jawa Timur mulai bergeser ke arah yang lebih modern dan responsif. Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama jajaran Satlantas Polres kini mengandalkan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) handheld untuk menindak pelanggaran secara langsung di lapangan.

Operasi penindakan pelanggaran (dakgar) berbasis perangkat genggam tersebut digelar serentak di berbagai wilayah hukum di Jawa Timur, Rabu (29/4/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar kepolisian dalam menekan angka kecelakaan, khususnya yang berujung fatal.

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Iwan Saktiadi, menegaskan bahwa pendekatan digital memungkinkan penindakan dilakukan lebih cepat, akurat, dan transparan. “Petugas menggunakan perangkat khusus berbasis ETLE handheld. Dengan sistem ini, penindakan bisa dilakukan secara real-time di lapangan tanpa proses manual yang panjang,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, pelanggaran yang menjadi prioritas adalah yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, seperti tidak menggunakan helm dan melawan arus lalu lintas. Hasilnya, sebanyak 748 pelanggaran berhasil ditindak dalam operasi serentak tersebut.

Menurut Iwan, pendekatan ini tidak semata-mata soal penindakan, tetapi juga upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam berlalu lintas. “Fokus kami bukan hanya menilang, tetapi menekan fatalitas kecelakaan. Pelanggaran seperti melawan arus itu risikonya sangat tinggi,” tegasnya.

Penggunaan ETLE handheld menandai pergeseran dari sistem tilang konvensional menuju sistem berbasis teknologi. Dengan perangkat ini, data pelanggaran dapat langsung terekam dan terintegrasi dalam sistem, meminimalisir potensi kesalahan maupun praktik non-transparan.

Selain itu, kehadiran teknologi ini juga memperkuat upaya penegakan hukum berbasis bukti (evidence-based enforcement), di mana setiap pelanggaran tercatat secara digital.

Ditlantas Polda Jatim menilai, keberhasilan penegakan hukum tidak hanya diukur dari jumlah penindakan, tetapi juga dari perubahan perilaku pengguna jalan. Karena itu, selain operasi penindakan, masyarakat juga terus diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengedepankan etika berkendara.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami harap masyarakat semakin sadar bahwa aturan lalu lintas bukan sekadar kewajiban, tapi kebutuhan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Hobi Merawat Ternak, Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di Peternakan UGM

Hobi Merawat Ternak, Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di Peternakan UGM

Rabu, 17 Jun 2026 10:00 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 10:00 WIB

Jurnas.net - Di ujung barat Yogyakarta, Ririn Dwi Nurtyani, 17 tahun, dan keluarganya hidup sederhana dengan kondisi ekonomi terbatas. Ayahnya, Sutiono, 50 tahu…

Warga Lansia Tewas di Proyek Margorejo, Lilik Desak Pemkot Surabaya Evaluasi Total Proyek Konstruksi

Warga Lansia Tewas di Proyek Margorejo, Lilik Desak Pemkot Surabaya Evaluasi Total Proyek Konstruksi

Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Jurnas.net — Peristiwa tragis meninggalnya seorang perempuan lanjut usia setelah kendaraan yang dikendarainya tercebur ke area proyek pembangunan gorong-gorong …

Jawa Timur Tumbuh 5,96 Persen, EastFood dan ALLPACK Surabaya 2026 Siap Dongkrak Investasi dan Ekspor

Jawa Timur Tumbuh 5,96 Persen, EastFood dan ALLPACK Surabaya 2026 Siap Dongkrak Investasi dan Ekspor

Senin, 15 Jun 2026 15:04 WIB

Senin, 15 Jun 2026 15:04 WIB

Jurnas.net – Kinerja ekonomi Jawa Timur yang tumbuh impresif pada Triwulan I 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sektor riil dan memperluas peluang i…

DPRD Jatim Soroti Dugaan Grup Gay di Surabaya, Lilik Hendarwati Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Karakter

DPRD Jatim Soroti Dugaan Grup Gay di Surabaya, Lilik Hendarwati Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Karakter

Senin, 15 Jun 2026 13:47 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:47 WIB

Jurnas.net – Terungkapnya sebuah grup media sosial di kawasan Surabaya Timur yang diduga berkaitan dengan aktivitas perilaku seksual menyimpang menjadi p…

Polres Situbondo Tangkap Dua Buronan Pencabulan Anak dan Curat di Bali

Polres Situbondo Tangkap Dua Buronan Pencabulan Anak dan Curat di Bali

Senin, 15 Jun 2026 12:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:27 WIB

Jurnas.net - Komitmen Polres Situbondo dalam memburu pelaku kejahatan yang mencoba melarikan diri dari jerat hukum kembali dibuktikan. Hanya berselang dua hari…

DPRD Jatim: Kenaikan Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp2 Juta Harus Dibuktikan dengan Komitmen Nyata, Bukan Pencitraan

DPRD Jatim: Kenaikan Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp2 Juta Harus Dibuktikan dengan Komitmen Nyata, Bukan Pencitraan

Senin, 15 Jun 2026 11:31 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:31 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menaikkan tunjangan guru non-ASN atau guru honorer …