Hobi Merawat Ternak, Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di Peternakan UGM

author Ahmad M.

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ririn Dwi Nurtyani. Dok. UGM
Ririn Dwi Nurtyani. Dok. UGM

Jurnas.net - Di ujung barat Yogyakarta, Ririn Dwi Nurtyani, 17 tahun, dan keluarganya hidup sederhana dengan kondisi ekonomi terbatas. Ayahnya, Sutiono, 50 tahun, hanyalah seorang buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak pasti karena proyek bangunan yang dikerjakan tidak selalu ada.

Bahkan terkadang ia terpaksa harus menganggur untuk menunggu pekerjaan baru, sehingga sempat tidak memiliki penghasilan sama sekali dan harus bergantung pada bantuan sosial. Sementara ibunya, Nur, 47, merupakan seorang ibu rumah tangga yang tidak bekerja dan hanya mengandalkan penghasilan dari sang suami untuk memenuhi kebutuhan ketiga anaknya setiap hari. 

Lahir dari seorang buruh, tidak membuat Ririn, menyerah untuk bermimpi meraih pendidikan tertinggi. Baginya, dengan pendidikan tinggi tersebut ia dapat mengubah nasib keluarganya menjadi lebih baik. Meskipun pada awalnya sang ayah menentang keinginannya untuk berkuliah, namun dengan tekad yang kuat ia berusaha menyakinkannya. Ia percaya bahwa jika sudah rezeki pasti ada jalan untuk menempuhnya.

"Saya ingin melanjutkan mengubah nasib keluarga yang sebelumnya cuma jadi pekerja seperti itu, melebihi pekerjaan orang tua saya," ujar Ririn di kediamannya di Terbah, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu, 17 Juni 2026. 

Kini ia resmi menjadi mahasiswa baru 2026 pada program studi S1 Ilmu dan Industri Peternakan, Universitas Gadjah Mada (UGM), melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Selain berhasil lulus melalui jalur prestasi, Ririn juga mendapatkan Beasiswa Pendidikan Unggul Bersubsidi 100% atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) nol sehingga ia dapat berkuliah gratis di UGM.

"Saya merasa senang banget, karena biaya kuliah saya bisa terpotong 100�n tidak membayar UKT sepeserpun, sehingga kebutuhan lain juga bisa dipenuhi dengan tidak membayar UKT tersebut," jelasnya. 

Ririn mengaku memilih jurusan S1 Ilmu dan Industri Peternakan disebabkan oleh kecintaannya pada hewan peliharaan, terutama hewan-hewan ternak. Di rumah ia bersama kedua orang tua merawat ayam, bebek, dan burung sebagai hobinya. Kesehariannya tersebut mendorong tumbuhnya minat dalam mengembangkan peternakan di kemudian hari.

"Saya menyukai hewan, terutama hewan-hewan ternak seperti ayam, bebek, dan sapi, sehingga punya minat dalam mengembangkan peternakan di kemudian hari," ungkapnya.

Pilihan program studinya tersebut juga disambut hangat oleh sang ibu, karena paham betul bahwa Ririn sangat senang dalam merawat hewan ternak. 

Sejak duduk di bangku Taman Kanak-Kanak, Ririn sudah memiliki prestasi di bidang akademik dan non-akademik. Ibunya, Nur, mengungkapkan bahwa sejak kecil Ririn merupakan anak yang pintar dan berprestasi. Ia kerap menjadi juara kelas di sekolahnya dan menginjak masa SMA, Ririn turut menjadi bagian dari tim marching band  SMAN 1 Wates, yang mengantarkan sekolahnya, menjadi juara 1 di tingkat Provinsi.

Dengan berbagai prestasi yang diraih Ririn tersebut membuat Nur mendukung penuh cita-cita Ririn untuk melanjutkan studi yang lebih tinggi. "Saya selalu mendukung Ririn untuk mewujudkan cita-citanya," ungkapnya. 

Selama membesarkan Ririn, Nur selalu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan. Ia mendorong Ririn agar selalu rajin belajar dan tidak membuang waktu. Ia juga selalu mengingatkan Ririn agar selalu berbuat baik kepada orang tua, saudara, dan teman-temannya.

Nur pun masih tidak menyangka bahwa Ririn dapat berkuliah gratis di UGM dan sebentar lagi akan mengangkat derajat kedua orang tuanya dan mengubah nasib keluarga agar memiliki kehidupan yang lebih baik di masa depan,

"Mudah-mudahan besok Ririn bisa bersekolah lebih tinggi daripada orang tuanya. Agar Ririn bisa mengangkat derajat orang tua biar lebih baik dari penghasilan atau dari kehidupannya lebih baik," ucap Nur.

Berita Terbaru

Warga Lansia Tewas di Proyek Margorejo, Lilik Desak Pemkot Surabaya Evaluasi Total Proyek Konstruksi

Warga Lansia Tewas di Proyek Margorejo, Lilik Desak Pemkot Surabaya Evaluasi Total Proyek Konstruksi

Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Jurnas.net — Peristiwa tragis meninggalnya seorang perempuan lanjut usia setelah kendaraan yang dikendarainya tercebur ke area proyek pembangunan gorong-gorong …

Jawa Timur Tumbuh 5,96 Persen, EastFood dan ALLPACK Surabaya 2026 Siap Dongkrak Investasi dan Ekspor

Jawa Timur Tumbuh 5,96 Persen, EastFood dan ALLPACK Surabaya 2026 Siap Dongkrak Investasi dan Ekspor

Senin, 15 Jun 2026 15:04 WIB

Senin, 15 Jun 2026 15:04 WIB

Jurnas.net – Kinerja ekonomi Jawa Timur yang tumbuh impresif pada Triwulan I 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sektor riil dan memperluas peluang i…

DPRD Jatim Soroti Dugaan Grup Gay di Surabaya, Lilik Hendarwati Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Karakter

DPRD Jatim Soroti Dugaan Grup Gay di Surabaya, Lilik Hendarwati Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Karakter

Senin, 15 Jun 2026 13:47 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:47 WIB

Jurnas.net – Terungkapnya sebuah grup media sosial di kawasan Surabaya Timur yang diduga berkaitan dengan aktivitas perilaku seksual menyimpang menjadi p…

Polres Situbondo Tangkap Dua Buronan Pencabulan Anak dan Curat di Bali

Polres Situbondo Tangkap Dua Buronan Pencabulan Anak dan Curat di Bali

Senin, 15 Jun 2026 12:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:27 WIB

Jurnas.net - Komitmen Polres Situbondo dalam memburu pelaku kejahatan yang mencoba melarikan diri dari jerat hukum kembali dibuktikan. Hanya berselang dua hari…

DPRD Jatim: Kenaikan Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp2 Juta Harus Dibuktikan dengan Komitmen Nyata, Bukan Pencitraan

DPRD Jatim: Kenaikan Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp2 Juta Harus Dibuktikan dengan Komitmen Nyata, Bukan Pencitraan

Senin, 15 Jun 2026 11:31 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:31 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menaikkan tunjangan guru non-ASN atau guru honorer …

Pemkot Surabaya Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu Lewat Utsawa Dharma Gita 2026

Pemkot Surabaya Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu Lewat Utsawa Dharma Gita 2026

Senin, 15 Jun 2026 09:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 09:27 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter melalui berbagai kegiatan keagamaan dan b…