Khofifah Klaim Stok Bahan Pokok di Jatim Aman, Harga Stabil Bahkan Turun

Reporter : Redaksi
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan stok ketersediaan bahan pokok (bapok) di wilayahnya aman pada natal dan tahun baru. Bahkan, Khofifah mengklaim harga bapok di Jatim cendrung menurun.

"Sembako yang paling mendasar adalah beras, dan harganya stabil. Telur dan daging ayam cenderung turun. Begitu juga dengan daging sapi, cenderung stabil ke arah turun," kata Khofifah, Kamis, 4 Januari 2024.

Baca juga: Skandal Pungli ESDM Terbongkar, DPRD Desak Pemprov Jatim Bersih-bersih Total Perizinan Tambang

Misalnya di Pasar Krian, harga daging sapi seharga Rp100.000/Kg dengan HET Rp140.000, daging ayam ras Rp32.000/Kg dengan HET Rp36.750/Kg, telur ayam ras Rp25.000/Kg dengan HET Rp27.000, dan bawang merah seharga Rp33.000/Kg dengan HET di kisaran Rp36.500 - 41.500. Sementara itu, beras medium dihargai Rp. 11.000/Kg, hanya berbeda Rp100 dengan HET Rp10.900.

"Semua bapok stabil dan bahkan cenderung turun. Termasuk gula dan cabe merah. Yang mengalami sedikit kenaikan adalah minyak. Yang biasanya merk fortune Rp17.000 /liter, sekarang jadi Rp17.800 /liter," katanya.

Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Kadis ESDM Anak Buah Khofifah Tersangka Korupsi Perizinan Tambang

Untuk itu, Khofifah optimistis kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi saat momen perayaan akhir tahun dan awal tahun. Sebab, ketersediaan bahan di Jatim sangat cukup.

"Insya Allah menjelang tahun baru ini kebutuhan-kebutuhan masyarakat terkait dengan logistik rumah tangga semua tercukupi. Karena stok kita sangat aman, distribusi aman dan harga pasar stabil bahkan cenderung turun," katanya.

Baca juga: Kejati Jatim Geledah Kantor ESDM Anak Buah Khofifah, Bongkar Dugaan Pungli Perizinan Tambang

"Saya harap, semua bahagia. Kita mengakhiri tahun 2023 dan mengawali 2024 dengan happy. Jadi semua terkawal dengan aman, damai, harga sembako terjangkau masyarakat, dan distribusinya aman," tandasnya.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru