Dana Transfer Dipangkas Rp935 Miliar, Kabupaten Bandung Tertekan

author Roni K

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten Bandung menghadapi tekanan fiskal cukup berat setelah dana transfer dari pemerintah pusat dipangkas hingga Rp935 miliar. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap program pembangunan hingga pelayanan publik, termasuk sektor pendidikan.

 

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan persoalan tersebut saat menghadiri audiensi bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

 

Pertemuan itu juga dihadiri jajaran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang menyuarakan persoalan serupa di berbagai daerah.

 

Pemangkasan anggaran tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor S/62/PK/2025 terkait penyesuaian transfer ke daerah untuk mendukung Program Strategis Nasional (PSN).

 

Akibat kebijakan itu, alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Bandung turun dari sekitar Rp3,6 triliun menjadi Rp2,6 triliun. Sementara total APBD Kabupaten Bandung diperkirakan turun dari Rp7,3 triliun menjadi sekitar Rp6,2 triliun.

 

Besarnya jumlah penduduk serta tingginya belanja pegawai menjadi salah satu faktor yang membuat Kabupaten Bandung terdampak signifikan. Saat ini, belanja pegawai di Kabupaten Bandung disebut mencapai sekitar Rp2,5 triliun.

 

Sebagai perbandingan, pemangkasan anggaran di Jawa Barat juga terjadi di sejumlah daerah lain. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalami pengurangan sebesar Rp2,458 triliun, Kabupaten Cianjur Rp339 miliar, Kabupaten Bandung Barat Rp300 miliar, dan Kota Cimahi Rp238 miliar.

 

Di sisi lain, pemerintah daerah juga dihadapkan pada implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, khususnya terkait penataan tenaga non-ASN dan PPPK paruh waktu.

 

Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum Apkasi sekaligus Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menilai kondisi fiskal daerah saat ini semakin terbatas akibat meningkatnya belanja pegawai.

 

“Banyak daerah menghadapi tekanan fiskal yang cukup berat akibat meningkatnya belanja pegawai, sementara kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik harus tetap berjalan,” kata Bursah.

 

Apkasi meminta pemerintah pusat menyusun skema pembiayaan PPPK yang tidak sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah.

 

Menurut Apkasi, tanpa dukungan fiskal tambahan, daerah berpotensi kesulitan menjaga keseimbangan antara pembayaran pegawai dan pelaksanaan program pembangunan.

 

Selain membahas persoalan anggaran, sejumlah kepala daerah juga menyoroti mekanisme birokrasi pusat yang dinilai masih terlalu panjang dalam proses mutasi dan rotasi jabatan strategis di daerah.

 

Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan pemerintah akan mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah dalam pelaksanaan kebijakan ASN ke depan.

Berita Terbaru

SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban, Perkuat Ketahanan Pangan Warga

SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban, Perkuat Ketahanan Pangan Warga

Kamis, 28 Mei 2026 20:18 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 20:18 WIB

Jurnas.net— Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT Danareksa (Persero) bersama anggota Holding BUMN Danareksa untuk memperkuat ketahanan p…

PKS Jatim Tebar 71.555 Paket Daging Kurban, Jangkau Pelosok hingga Kepulauan

PKS Jatim Tebar 71.555 Paket Daging Kurban, Jangkau Pelosok hingga Kepulauan

Kamis, 28 Mei 2026 16:17 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 16:17 WIB

Jurnas.net — DPW PKS Jawa Timur menggelar penyembelihan hewan kurban secara serentak pada Kamis (28/5/2026). Tahun ini, PKS se-Jawa Timur menyalurkan sebanyak 7…

KOMPAK Sembelih 3 Sapi dan 2 Kambing, Distribusi Daging Kurban Pakai Kemasan Ramah Lingkungan

KOMPAK Sembelih 3 Sapi dan 2 Kambing, Distribusi Daging Kurban Pakai Kemasan Ramah Lingkungan

Kamis, 28 Mei 2026 13:24 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 13:24 WIB

Jurnas.net – Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (KOMPAK) kembali menggelar penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 M…

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Kamis, 28 Mei 2026 12:14 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 12:14 WIB

Jurnas.net - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu program paling mulia pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun gagasan besar itu kini…

Jelang Waisak, Arca Unfinished Buddha di Candi Borobudur Dipindahkan ke Lokasi Asal 

Jelang Waisak, Arca Unfinished Buddha di Candi Borobudur Dipindahkan ke Lokasi Asal 

Kamis, 28 Mei 2026 07:30 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 07:30 WIB

Jurnas.net — Proses pemindahan Arca Unfinished Buddha di kawasan Candi Borobudur dilakukan menjelang perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE. Langkah ini sebagai b…

Golkar Jatim Sembelih 323 Ekor Sapi Kurban Serentak di 38 Kabupaten/Kota Pada Iduladha 2026

Golkar Jatim Sembelih 323 Ekor Sapi Kurban Serentak di 38 Kabupaten/Kota Pada Iduladha 2026

Rabu, 27 Mei 2026 10:07 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 10:07 WIB

Jurnas.net – DPD Partai Golkar Jawa Timur melaksanakan penyembelihan hewan kurban secara serentak di 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur pada momentum Hari R…