Jembatani Aspirasi Warga, DPRD Kabupaten Bandung Gelar RDP Penanganan Banjir Cijagra

author Roni K

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung. (Istimewa)
Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung. (Istimewa)

Jurnas.net - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung menunjukkan komitmennya dalam mendorong penyelesaian persoalan banjir di Kampung Cijagra, Kecamatan Bojongsoang. Melalui Komisi C, DPRD menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait pada Selasa (9/6/2026).

RDP tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya solusi konkret terhadap persoalan banjir yang selama ini kerap terjadi di wilayah tersebut. DPRD tidak hanya membuka ruang dialog bagi warga, tetapi juga memastikan kehadiran instansi teknis yang memiliki kewenangan dalam penanganan masalah lingkungan, tata ruang, dan infrastruktur.

Sejumlah pejabat dari OPD terkait hadir dalam forum tersebut, di antaranya Sekretaris Dinas Pertanian Yayan A., Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Oki Suyatno, Kabid Tata Lingkungan Agung K., Kabid Tata Pengairan Syafei Argandi, Kabid KPKL Erna M., analis dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), JF Pengelola Sumber Daya Air Ade Usman, serta para Kepala UPT Wilayah II, III, IV, dan V.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, H. Tarya Witarsa, S.Ag., menegaskan bahwa kehadiran OPD teknis dalam RDP merupakan upaya DPRD untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara langsung oleh pihak yang berwenang.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan penjelasan yang utuh terkait persoalan yang mereka hadapi. Karena itu, kami menghadirkan seluruh OPD teknis yang berkaitan agar solusi yang dibahas tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata,” ujar Tarya.

Menurutnya, persoalan banjir di kawasan Cijagra harus ditangani secara menyeluruh, mulai dari aspek tata ruang, pengelolaan lingkungan, sistem drainase, hingga pengendalian aliran air dari wilayah hulu.

Dalam forum tersebut, perwakilan warga dan pegiat lingkungan menyampaikan berbagai data serta kondisi lapangan yang selama ini mereka hadapi. Berbagai masukan tersebut kemudian dibahas bersama OPD terkait guna mencari solusi yang dapat direalisasikan sesuai kewenangan masing-masing.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, mengapresiasi jalannya RDP yang berlangsung secara terbuka, tertib, dan konstruktif. Menurutnya, forum dialog seperti ini merupakan bagian dari fungsi DPRD dalam menjembatani kepentingan masyarakat dengan pemerintah daerah.

“DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat mendapatkan ruang yang layak untuk didengar dan ditindaklanjuti. Karena itu, kami mendorong agar seluruh pihak yang berkepentingan dapat duduk bersama mencari solusi terbaik yang dapat dilaksanakan secara terukur dan berkelanjutan,” kata Renie.

Ia menambahkan, DPRD akan terus mengawal hasil-hasil pembahasan yang telah disepakati dalam RDP tersebut agar dapat direalisasikan oleh perangkat daerah terkait demi mengurangi risiko banjir dan meningkatkan keselamatan masyarakat.

RDP yang berlangsung secara interaktif tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi dan langkah tindak lanjut, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hasil pembahasan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pengawasan DPRD terhadap upaya penanganan banjir di kawasan Cijagra dan sekitarnya.

Berita Terbaru

Peserta Nobar Final Piala Dunia 2026 di Stasiun Yogyakarta Membeludak

Peserta Nobar Final Piala Dunia 2026 di Stasiun Yogyakarta Membeludak

Senin, 20 Jul 2026 04:24 WIB

Senin, 20 Jul 2026 04:24 WIB

Jurnas.net - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan pengalaman berbeda bagi pelanggan melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Bola Gembira 2026 yan…

Koperasi Nelayan Merah Putih Banyuwangi Jadi Percontohan ASEAN, Delegasi Asing Belajar Hilirisasi Perikanan Berbasis Wis

Koperasi Nelayan Merah Putih Banyuwangi Jadi Percontohan ASEAN, Delegasi Asing Belajar Hilirisasi Perikanan Berbasis Wis

Minggu, 19 Jul 2026 13:48 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng, Banyuwangi, menjadi contoh praktik terbaik (best practice) pengembangan ekonomi biru (blue economy) b…

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, GBT dan Dua Lapangan Latihan Disiapkan

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, GBT dan Dua Lapangan Latihan Disiapkan

Minggu, 19 Jul 2026 12:46 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:46 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden 2026. Sejumlah fasilitas utama, m…

LPKAN Indonesia Desak Pemerintah Tunda Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau, Soroti Nasib 13,2 Juta Orang

LPKAN Indonesia Desak Pemerintah Tunda Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau, Soroti Nasib 13,2 Juta Orang

Sabtu, 18 Jul 2026 16:54 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 16:54 WIB

Jurnas.net - embaga Perlindungan Konsumen dan Nasabah (LPKAN) Indonesia meminta pemerintah menunda pembahasan maupun penerapan regulasi baru di sektor Industri…

Perkuat Konsolidasi di 38 Kabupaten/Kota, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat 

Perkuat Konsolidasi di 38 Kabupaten/Kota, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat 

Sabtu, 18 Jul 2026 12:34 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:34 WIB

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur mulai mengintensifkan konsolidasi organisasi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)…

Negara Wajib Melindungi Rakyatnya: Catatan tentang Nasib Para Penambang Belerang Kawah Ijen

Negara Wajib Melindungi Rakyatnya: Catatan tentang Nasib Para Penambang Belerang Kawah Ijen

Sabtu, 18 Jul 2026 10:07 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 10:07 WIB

Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy Dua hari lalu, dalam Simposium Nasional Outlook Kejahatan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (SDA-LH) 2026–2030 yang …