KAHMI Jatim Perkuat Konsolidasi Jelang Muswil 2026, Trawas Mojokerto Siap Jadi Episentrum Alumni HMI

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat koordinasi SC, OC, serta panitia lokal dari Kabupaten dan Kota Mojokerto persiapan Muswil KAHMI Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)
Rapat koordinasi SC, OC, serta panitia lokal dari Kabupaten dan Kota Mojokerto persiapan Muswil KAHMI Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur terus mematangkan persiapan menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Jatim yang akan digelar pada 25-27 September 2026 di Trawas, Kabupaten Mojokerto. Forum lima tahunan tersebut diproyeksikan tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi juga momentum konsolidasi besar alumni HMI untuk merumuskan gagasan strategis bagi pembangunan Jawa Timur dan Indonesia.

Sebagai bagian dari persiapan, MW KAHMI Jawa Timur menggelar rapat koordinasi yang mempertemukan Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), serta panitia lokal dari Kabupaten dan Kota Mojokerto pada Jumat malam, 29 Mei 2026. Pertemuan yang berlangsung lebih dari tiga jam itu menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh tahapan pelaksanaan Muswil berjalan sesuai rencana.

Koordinator Presidium MW KAHMI Jawa Timur, Agus M. Fauzi, mengatakan sinergi antara panitia wilayah dan panitia lokal menjadi kunci utama suksesnya penyelenggaraan Muswil. Karena itu, seluruh unsur kepanitiaan harus memiliki pemahaman yang sama terkait konsep, agenda, hingga teknis pelaksanaan kegiatan.

"Kegiatan ini mempertemukan OC, SC, dan panitia lokal Mojokerto sehingga tercipta sinergi yang kuat antara perencanaan yang telah disusun dengan kesiapan pelaksanaan di lapangan. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian Muswil pada 25 hingga 27 September nanti dapat berjalan secara kolektif, terukur, dan memberikan manfaat yang luas," kata Agus.

Menurutnya, hasil rapat menunjukkan kesiapan tuan rumah semakin matang. Pembagian tugas antarbidang telah dilakukan dengan jelas dan koordinasi antarpanitia berjalan baik. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk menyukseskan Muswil yang diperkirakan akan dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Agus menegaskan, Muswil KAHMI Jatim 2026 dirancang sebagai ruang bertemunya berbagai pemikiran, pengalaman, dan gagasan dari para alumni HMI yang kini berkiprah di berbagai bidang, mulai pemerintahan, legislatif, dunia usaha, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan.

Karena itu, persiapan Muswil tidak dilakukan secara instan. Sebelumnya, KAHMI Jatim telah melaksanakan Safari Ramadan di tujuh klaster wilayah sebagai bagian dari proses penjaringan aspirasi dan konsolidasi organisasi. Tahapan tersebut kemudian akan dilanjutkan dengan Gebyar Muharam yang dijadwalkan berlangsung di Kota Pasuruan.

"Melalui berbagai tahapan ini kami ingin menunjukkan bahwa Muswil bukan agenda yang muncul secara mendadak. Ada proses panjang yang telah dilakukan untuk menghimpun aspirasi, membangun komunikasi, dan merumuskan program-program yang nantinya menjadi arah gerak organisasi ke depan," katanya.

Selain membahas aspek teknis pelaksanaan, rapat koordinasi juga membahas sejumlah agenda pendukung yang akan mewarnai Muswil. Mulai dari forum-forum diskusi strategis, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga program yang melibatkan generasi muda dan masyarakat luas.

Agus optimistis kolaborasi antara panitia wilayah dan panitia lokal akan mampu menghadirkan Muswil yang tidak hanya sukses secara organisatoris, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi penguatan peran alumni HMI dalam pembangunan daerah.

"Kami ingin Muswil ini menjadi momentum memperkuat persaudaraan alumni, melahirkan gagasan-gagasan baru, sekaligus mempertegas kontribusi KAHMI dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Jawa Timur maupun tingkat nasional," pungkasnya.

Berita Terbaru

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Oleh: Ahmad Ajib Ridlwan Wakil Dekan Bidang II Fakultas Ketahanan Pangan Unesa, serta Guru Besar Bidang Kewirausahaan Sosial Islam FEB Unesa Sekitar pukul…

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Jurnas.net - Tokoh masyarakat sekaligus kiai kampung Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melontarkan dugaan adanya praktik…

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Jurnas.net - Kita sering melihat dalam kontestasi Pilkades, banyak calon kepala desa (cakades) membangun jalan dan membantu memasang lampu penerangan di…

Tekanan dan Misi Mendulang Poin Perdana PSS Sleman di Kandang  

Tekanan dan Misi Mendulang Poin Perdana PSS Sleman di Kandang  

Minggu, 11 Okt 2026 09:18 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 09:18 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman membawa misi meraih poin perdana saat menjamu PSM Makassar pada pekan keempat Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman,…

Shin Tae-yong Mulai Ucapkan Peluang Juara Persija

Shin Tae-yong Mulai Ucapkan Peluang Juara Persija

Minggu, 11 Okt 2026 05:54 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 05:54 WIB

Jurnas.net - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong mulai melontarkan kans juara timnya usai menang atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Kabupaten…

Tembus Rp 23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Tembus Rp 23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Jumat, 09 Okt 2026 18:37 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:37 WIB

Jurnas.net – Realisasi investasi di Kota Surabaya, Jawa Timur, mencapai Rp 23,608 triliun hingga semester I 2026. Capaian tersebut setara dengan sekitar 53 p…