Jurnas.net - Halal Bihalal Bawean Internasional 2026 tidak hanya dimaknai sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga dirancang menjadi ruang strategis untuk membangun kolaborasi lintas generasi dan lintas negara. Mengusung tema “Sukses Pendidikan, Sukses Ekonomi, dan Sukses Kepemimpinan”, kegiatan ini diharapkan melahirkan sinergi nyata bagi kemajuan warga Bawean di perantauan maupun di tanah asal.
Ketua Panitia Pelaksana, M. Faisol, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan HBH akan diisi dengan sarasehan dan talk show pengusaha Bawean dari berbagai negara yang digelar pada malam sebelum puncak acara.
Baca juga: Rapat Perdana Pasca Kongres: PSB Fokus Cetak Pengusaha Baru Bawean Lewat Pelatihan Bisnis
“Kami ingin ada ruang pertemuan bisnis dan diskusi, terutama bagi pengusaha pemula dan startup Bawean. Sarasehan itu akan menjadi ajang berbagi pengalaman sukses dan peluang kerja sama,” jelasnya.
Puncak acara halal bihalal akan dilaksanakan pada Minggu pagi pukul 09.00 WIB, sementara malam sebelumnya akan diisi talk show dan sarasehan di salah satu hotel di Yogyakarta, yang dihadiri pengusaha Bawean dari seluruh dunia.
Dalam pelaksanaannya, lanjutnya, panitia juga melibatkan generasi muda Bawean, khususnya IPMABAYU (Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Bawean Yogyakarta), baik dalam kepanitiaan maupun penampilan seni budaya.
“Generasi muda harus dilibatkan, agar mereka tidak tercerabut dari identitasnya. Budaya Bawean akan kami tampilkan melalui kesenian khas dalam acara HBH,” ucapnya.
Baca juga: Bawean Mendunia: Diaspora Asia Hingga Eropa Siap Meriahkan HBH Internasional 2026
Ia menegaskan, identitas Bawean yang religius dan dekat dengan masjid harus tetap melekat, sekalipun warganya sukses di berbagai negara. Selain itu, HBH diharapkan menjadi awal terbentuknya jejaring bisnis antar pengusaha Bawean lintas negara, khususnya di kalangan milenial.
“Harapannya, silaturahmi tidak berhenti di acara ini saja, tapi berlanjut dalam kerja sama pendidikan, ekonomi, dan kepemimpinan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor : Amal