Satukan Diaspora Bawean se-Nusantara, HBH Bawean Internasional Akan Lantik PSB dan Deklarasikan PBN

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Flayer Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional 2026. (Dok: Jurnas.net)
Flayer Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional 2026. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Gelaran Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional 2026 di Yogyakarta tak hanya menjadi ajang silaturahmi diaspora, tetapi juga akan menandai babak baru penguatan organisasi dan jejaring warga Bawean secara nasional. Dalam rangkaian kegiatan ini, panitia memastikan akan digelar pelantikan pengurus baru Persatuan Saudagar Bawean (PSB) sekaligus deklarasi Persatuan Bawean Nusantara (PBN) sebagai wadah bersama organisasi daerah Bawean di seluruh penjuru Indonesia.

HBH Bawean Internasional 2026 akan berlangsung selama dua hari, 11–12 April 2026, bertempat di Gedung UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini dirancang untuk menjaga jati diri warga Bawean di perantauan, sekaligus memperkuat konsolidasi sosial, ekonomi, dan kelembagaan diaspora Bawean lintas daerah hingga lintas negara.

Ketua Panitia Pelaksana HBH Bawean Internasional, M. Faisol, mengatakan bahwa momentum halal bihalal kali ini dimanfaatkan secara strategis untuk menata ulang kekuatan organisasi dan ekonomi warga Bawean.

“Dalam HBH Bawean Internasional nanti, kami akan melantik pengurus baru Persatuan Saudagar Bawean (PSB). Ini bagian dari upaya memperkuat jejaring pelaku usaha Bawean agar lebih terorganisir dan saling menguatkan,” kata Faisol, Senin, 9 Februari 2026.

Selain pelantikan PSB, panitia juga menyiapkan deklarasi Persatuan Bawean Nusantara (PBN). Organisasi ini diproyeksikan menjadi payung besar organisasi daerah Bawean yang selama ini tumbuh secara mandiri di berbagai wilayah Indonesia.

“PBN ini disiapkan sebagai rumah bersama organisasi-organisasi Bawean dari berbagai daerah. Saat ini masih dalam tahap finalisasi, dan nantinya ketua terpilih yang akan menjelaskan filosofi, visi, serta arah gerak PBN ke depan,” jelasnya.

Menurut Faisol, kehadiran PBN diharapkan mampu menyatukan potensi sumber daya manusia, sosial, dan ekonomi warga Bawean secara lebih terstruktur, sehingga kontribusi diaspora Bawean dapat dirasakan lebih luas di tingkat nasional.

Dari sisi kesiapan penyelenggaraan, Faisol memastikan Yogyakarta sebagai sahibul bait telah menyatakan kesiapan penuh untuk menerima tamu dari berbagai daerah dan luar negeri. "Untuk kesiapan Yogyakarta sebagai tuan rumah, kami pastikan sudah 100 persen siap. Mulai dari gedung acara, akomodasi, hingga koordinasi teknis lainnya,” katanya.

Panitia juga telah menyiapkan berbagai pilihan akomodasi bagi peserta, mulai dari hotel kelas ekonomi hingga menengah, dengan kisaran harga Rp150 ribu hingga Rp800 ribu per malam, guna memudahkan peserta yang datang dari luar daerah.

Tingginya animo diaspora Bawean tercermin dari jumlah pendaftar yang telah mencapai 1.300 orang, jauh melampaui prediksi awal panitia yang hanya sekitar 800 peserta. Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia hingga komunitas Bawean di luar negeri.

“Informasi HBH ini tersebar luas dan cepat ke komunitas Bawean di seluruh Indonesia, bahkan ke luar negeri. Antusiasmenya di luar perkiraan kami,” ungkap Faisol.

Demi menjaga kenyamanan dan kualitas layanan, panitia akhirnya membatasi jumlah peserta maksimal 1.300 orang, menyesuaikan dengan kapasitas gedung. "Kami ingin memastikan semua tamu mendapatkan kursi, konsumsi, dan pelayanan yang layak. Jangan sampai ada tamu yang datang dari jauh tetapi tidak terlayani dengan baik,” tegasnya.

Selain agenda organisasi, HBH Bawean Internasional juga akan menjadi panggung kebudayaan Bawean. Sejumlah kesenian khas dari berbagai daerah telah terkonfirmasi tampil, di antaranya Saman Bawean dari Tulungagung, Zamroh Al-Bawayani dari Solo, Samroh Bawean Gresik, Mandiling Bawean, serta kesenian khas lainnya.

“HBH ini bukan hanya silaturahmi, tapi juga ruang kebudayaan dan penguatan identitas kolektif warga Bawean,” kata Faisol.

Rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan Sarasehan Bawean yang digelar Sabtu, 11 April 2026, pukul 13.00 WIB. Sarasehan ini dirancang sebagai ruang dialog lintas generasi dengan tema sukses pendidikan, sukses ekonomi, serta sukses kepemimpinan.

Mengusung format talkshow santai (roundtable), sarasehan akan menghadirkan enam tokoh Bawean yang telah sukses di bidangnya masing-masing. Sebanyak 130 peserta undangan, mayoritas dari kalangan milenial Bawean, akan mengikuti forum ini.

“Konsepnya ngobrol santai tapi berbobot. Harapannya, generasi muda Bawean mendapatkan role model nyata dan motivasi konkret untuk melangkah ke depan,” pungkas Faisol.

Berita Terbaru

Selamat Jalan Mas Awi, Politisi Kalem yang Mengabdi dalam Senyap untuk Surabaya

Selamat Jalan Mas Awi, Politisi Kalem yang Mengabdi dalam Senyap untuk Surabaya

Selasa, 10 Feb 2026 22:27 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 22:27 WIB

Jurnas.net - Surabaya kehilangan salah satu putra terbaiknya. Adi Sutarwijono, yang akrab disapa Mas Awi, wafat pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 20.36 WIB…

BPBD Jatim Cetak Siswa Jadi Agen Mitigasi Bencana Lewat SPAB

BPBD Jatim Cetak Siswa Jadi Agen Mitigasi Bencana Lewat SPAB

Selasa, 10 Feb 2026 16:43 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 16:43 WIB

Jurnas.net - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mulai menanamkan budaya sadar bencana langsung dari ruang kelas. Langkah ini diwujudkan…

Skandal Dana Hibah Jatim: KPK Jadwalkan Khofifah Diperiksa di Pengadilan Tipikor Pekan Ini

Skandal Dana Hibah Jatim: KPK Jadwalkan Khofifah Diperiksa di Pengadilan Tipikor Pekan Ini

Selasa, 10 Feb 2026 14:31 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 14:31 WIB

Jurnas.net - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dijadwalkan kembali menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 12…

TKA 2026, Dispendik Surabaya Fokus Adaptasi Soal Literasi dan Kesiapan Sistem

TKA 2026, Dispendik Surabaya Fokus Adaptasi Soal Literasi dan Kesiapan Sistem

Selasa, 10 Feb 2026 13:23 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 13:23 WIB

Jurnas.net - Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 yang tinggal hitungan bulan, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memastikan…

Waspada Virus Nipah: Kenali Gejala dan Cara Antisipasi Penularan

Waspada Virus Nipah: Kenali Gejala dan Cara Antisipasi Penularan

Selasa, 10 Feb 2026 12:46 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 12:46 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.7.1/3316/436.7.2/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus…

Bank UMKM Jatim Bukukan Laba Rp27,86 Miliar di 2025, 93 Persen Kredit Disalurkan ke Sektor Produktif

Bank UMKM Jatim Bukukan Laba Rp27,86 Miliar di 2025, 93 Persen Kredit Disalurkan ke Sektor Produktif

Selasa, 10 Feb 2026 11:28 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 11:28 WIB

Jurnas.net - PT BPR Jatim (Perseroda) atau Bank UMKM Jatim mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Bank milik Pemerintah Provinsi…