Strategi Besar PSB untuk Bawean: Benahi Transportasi dan Perkuat Fondasi Ekonomi

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Persatuan Saudagar Bawean (PSB) menggelar rapat merumuskan untuk kemajuan Pulau Bawean. (Dok: PSB)
Persatuan Saudagar Bawean (PSB) menggelar rapat merumuskan untuk kemajuan Pulau Bawean. (Dok: PSB)

Jurnas.net - Persatuan Saudagar Bawean (PSB) menegaskan komitmennya mendorong kebangkitan ekonomi Pulau Bawean melalui sejumlah program prioritas dan strategis. Hal itu mengemuka dalam rapat pengurus PSB yang digelar pada Selasa, 10 Februari 2026.

Rapat tersebut difokuskan untuk menyelaraskan agenda seluruh pengurus dan merumuskan langkah konkret yang berdampak langsung bagi perekonomian masyarakat Bawean, baik di kampung halaman maupun di perantauan.

Ketua Umum PSB, Asyari, menegaskan bahwa hasil rapat kali ini bukan sekadar wacana, melainkan peta jalan organisasi dalam memperkuat posisi saudagar Bawean secara kolektif.

“Kami ingin PSB hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi sebagai motor penggerak ekonomi. Program yang kami tetapkan adalah kebutuhan riil masyarakat Bawean, dan ini harus kita jalankan secara terukur dan berkelanjutan,” kata Asyari, Jumat, 13 Februari 2026.

Dalam rapat tersebut, lanjutnya, PSB menetapkan satu program prioritas utama, yakni normalisasi transportasi laut Bawean. Transportasi laut dinilai sebagai urat nadi perekonomian Pulau Bawean. Ketidakstabilan jadwal, keterbatasan armada, hingga persoalan cuaca kerap berdampak pada distribusi barang, mobilitas masyarakat, dan arus perdagangan.

Menurut Asyari, tanpa transportasi laut yang normal dan terjamin, pertumbuhan ekonomi Bawean akan terus terhambat. “Transportasi laut adalah pintu masuk dan keluar ekonomi Bawean. Kalau akses ini tidak normal dan stabil, maka biaya logistik mahal, harga barang naik, dan daya saing usaha masyarakat melemah. Karena itu, ini menjadi prioritas utama PSB,” ujarnya.

PSB berkomitmen membangun komunikasi intensif dengan pemangku kebijakan dan pihak terkait agar persoalan transportasi laut Bawean dapat ditangani secara sistematis.

Selain program prioritas, rapat juga menetapkan sejumlah program strategis yang dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi saudagar Bawean. Pertama, membentuk usaha bersama terbatas.

PSB akan membentuk usaha bersama terbatas sebagai wadah kolektif untuk membuka peluang kerja baru dan meningkatkan sinergi antaranggota. Konsep ini diharapkan mampu mengonsolidasikan potensi modal, jaringan, dan pengalaman para saudagar Bawean yang tersebar di berbagai daerah.

“Kita punya banyak saudagar sukses di perantauan. Kalau potensi ini disatukan dalam usaha bersama yang profesional dan terbatas, dampaknya akan lebih besar, tidak hanya untuk anggota, tetapi juga untuk masyarakat Bawean,” kata Asyari.

Kedua, PSB akan menggelar pelatihan untuk pelaku usaha Bawean. PSB juga akan memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha Bawean, baik di sektor perdagangan, jasa, maupun UMKM.

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas manajerial, literasi keuangan, hingga strategi pemasaran di era digital. Menurut Asyari, peningkatan kualitas SDM menjadi kunci agar pelaku usaha Bawean mampu bersaing.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan semangat berdagang. Pelaku usaha Bawean harus naik kelas, paham manajemen, paham digitalisasi, dan mampu membaca peluang pasar,” ujarnya.

Ketiga, program toko binaan PSB. Program strategis lainnya adalah penyusunan program Toko Binaan PSB, yakni konsep satu klontong atau minimarket sebagai percontohan.

Toko ini nantinya akan menjadi model usaha yang terstandar, terkelola profesional, dan dapat direplikasi di berbagai wilayah. Program ini diharapkan menjadi simbol sekaligus praktik nyata sinergi ekonomi antaranggota PSB.

Keempat, safari daerah dan pembentukan cabang. Tujuannya untuk memperluas jaringan dan konsolidasi organisasi, PSB akan menggelar safari ke sejumlah daerah seperti Batam, Belitung, Malaysia, Singapura, Solo Raya, dan Yogyakarta. Safari ini juga bertujuan menjaring anggota baru serta membentuk cabang-cabang PSB di daerah-daerah strategis.

Asyari menekankan bahwa diaspora Bawean memiliki kekuatan ekonomi yang besar dan perlu diorganisir dengan baik. "Saudagar Bawean ada di mana-mana. Dengan safari dan pembentukan cabang, kita ingin menyatukan potensi itu dalam satu visi besar. PSB harus menjadi rumah bersama yang kuat dan terstruktur,” jelasnya.

Rapat kedua PSB ini, menjadi momentum konsolidasi internal PSB sekaligus sinyal bahwa organisasi ini tengah bergerak lebih terarah dan strategis. Dengan menjadikan normalisasi transportasi laut sebagai prioritas serta membangun kekuatan ekonomi kolektif melalui usaha bersama, pelatihan, toko binaan, dan ekspansi cabang, PSB menargetkan terciptanya ekosistem ekonomi Bawean yang lebih terorganisir dan berdaya saing.

“Ini baru langkah awal. Yang terpenting adalah komitmen bersama untuk menjalankan dan mengawal setiap program. Jika saudagar Bawean bersatu, insyaallah ekonomi Bawean akan tumbuh lebih kuat,” pungkas Asyari.

Berita Terbaru

Panen Cabai Lokal Jadi Andalan Surabaya Tekan Harga Jelang Ramadan

Panen Cabai Lokal Jadi Andalan Surabaya Tekan Harga Jelang Ramadan

Jumat, 13 Feb 2026 12:23 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 12:23 WIB

Jurnas.net - Upaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri terus diperkuat Pemerintah Kota…

Pemprov Jatim Bantah Eksekutif Terlibat Skandal Dana Hibah Pokmas DPRD

Pemprov Jatim Bantah Eksekutif Terlibat Skandal Dana Hibah Pokmas DPRD

Jumat, 13 Feb 2026 10:14 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 10:14 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan tidak ada keterlibatan unsur eksekutif dalam perkara dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat…

Banyuwangi Gandeng Clean Rivers, Bangun 2 TPS3R Layani 850 Ribu Warga

Banyuwangi Gandeng Clean Rivers, Bangun 2 TPS3R Layani 850 Ribu Warga

Jumat, 13 Feb 2026 09:28 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 09:28 WIB

Jurnas.net - Transformasi pengelolaan sampah di Banyuwangi memasuki babak baru. Komitmen daerah ini membangun sistem persampahan sirkular terintegrasi mendapat…

Miris! Lansia 87 Tahun Hidup Sebatang Kara di Gubuk 1x2 Meter 

Miris! Lansia 87 Tahun Hidup Sebatang Kara di Gubuk 1x2 Meter 

Jumat, 13 Feb 2026 08:19 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 08:19 WIB

Jurnas.net - Di balik hiruk-pikuk Kota Pahlawan, Kartimah (87) menjalani hari tuanya dalam kesunyian. Ia bertahan hidup seorang diri di sebuah gubuk sempit…

Holding BUMN Danareksa Dorong SIER Naik Kelas, Siap Jadi Tumpuan Ekonomi Jawa Timur

Holding BUMN Danareksa Dorong SIER Naik Kelas, Siap Jadi Tumpuan Ekonomi Jawa Timur

Jumat, 13 Feb 2026 07:43 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 07:43 WIB

Jurnas.net - Holding BUMN Danareksa terus mendorong transformasi kawasan industri agar semakin kompetitif dan berdaya saing nasional. Upaya ini menjadi bagian…

Ketum Bahlil Siapkan Arahan Strategis untuk Kader Saat Pelantikan 38 DPD Golkar se-Jatim

Ketum Bahlil Siapkan Arahan Strategis untuk Kader Saat Pelantikan 38 DPD Golkar se-Jatim

Kamis, 12 Feb 2026 21:32 WIB

Kamis, 12 Feb 2026 21:32 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dijadwalkan memberikan arahan strategis langsung kepada ribuan kader saat pelantikan serentak 38…