Panen Cabai Lokal Jadi Andalan Surabaya Tekan Harga Jelang Ramadan

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petani Surabaya saat panen cabai. (Humas Pemkot Surabaya)
Petani Surabaya saat panen cabai. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Upaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri terus diperkuat Pemerintah Kota Surabaya. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, pemkot bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru saat panen cabai rawit.

Kegiatan panen ini menjadi salah satu strategi konkret mengendalikan harga komoditas cabai yang kerap bergejolak menjelang bulan puasa. Produksi dari petani lokal diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus menahan laju kenaikan harga di pasar.

Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiharti, menjelaskan cabai yang dipanen merupakan hasil tanam sejak Oktober 2025. Penanaman tersebut memang dirancang untuk mengantisipasi lonjakan harga cabai yang hampir selalu terjadi menjelang Ramadan.

“Panen ini sudah kami siapkan sejak jauh hari. Pola tanam disesuaikan agar hasilnya bisa dipanen menjelang Ramadan, saat kebutuhan masyarakat meningkat,” ujar Antiek, Jumat, 13 Februari 2026.

Antiek mengungkapkan, saat ini harga cabai rawit di pasaran mulai merangkak naik di kisaran Rp70.000 hingga Rp85.000 per kilogram. Namun dengan adanya pasokan dari kelompok tani lokal, tekanan permintaan ke pasar diharapkan dapat berkurang. “Ini merupakan panen ketujuh dari Poktan Sendang Biru. Dengan sekitar 1.300 pohon cabai, potensi produksinya cukup signifikan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga sekitar,” jelasnya.

Jenis cabai yang ditanam adalah varietas Ori, yang dikenal memiliki kualitas baik dan nilai jual tinggi di pasaran. Selain mengandalkan produksi kelompok tani, Pemkot Surabaya juga mendorong partisipasi warga melalui gerakan Satu Rumah Dua Pohon yang disinergikan dengan program Kampung Pancasila.

“Kalau setiap rumah menanam minimal dua pohon cabai, saat harga melonjak warga tidak perlu membeli ke pasar. Dampaknya bisa sangat besar untuk stabilisasi harga secara makro,” kata Antiek.

Menghadapi kenaikan harga sejumlah komoditas lain seperti telur dan daging ayam menjelang Ramadan, pemkot bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah terus melakukan berbagai intervensi. Di antaranya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, serta pengawasan ketersediaan stok bersama kementerian terkait.

Pada kegiatan panen kali ini, DKPP juga melakukan pengendalian hama tikus secara terpadu bekerja sama dengan UPT Proteksi Tanaman milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna menjaga produktivitas lahan pertanian.
Stok Aman, Warga Diimbau Tak Panic Buying
Menjelang Ramadan, Antiek memastikan ketersediaan pangan di Kota Pahlawan dalam kondisi aman dan mencukupi.

Dengan berbagai langkah sinergis tersebut, Pemkot Surabaya optimistis inflasi komoditas cabai dapat dikendalikan selama Ramadan dan Idulfitri 2026. "Hasil pemantauan kami, seluruh komoditas pangan di Surabaya dalam kondisi aman. Kami mengimbau masyarakat berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, tidak perlu panic buying,” tegasnya.

Di lokasi panen, Suprapto (67), anggota Poktan Sendang Biru, mengaku rutin memanen cabai rawit setiap lima hari sekali. Dalam satu kali panen, hasil yang diperoleh berkisar 6 hingga 8 kilogram. Meski harga di pasar tergolong tinggi, Suprapto memilih menjual cabainya kepada warga sekitar dengan harga lebih terjangkau, yakni Rp70.000 per kilogram.

Ia mengakui sempat menghadapi kendala serangan virus kuning pada tanaman cabai. Namun dukungan bibit dan pendampingan dari Pemkot Surabaya dinilai sangat membantu menjaga keberlanjutan produksi. "Banyak warga yang sudah pesan. Kalau di pasar bisa sampai Rp85.000, saya jual Rp70.000 untuk membantu tetangga,” pungkasnya.

Berita Terbaru

PLN Serah Terima 83 Tower Transmisi PLTP Ijen, Perkuat Penyaluran Energi Hijau di Banyuwangi

PLN Serah Terima 83 Tower Transmisi PLTP Ijen, Perkuat Penyaluran Energi Hijau di Banyuwangi

Kamis, 13 Agu 2026 18:01 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 18:01 WIB

Jurnas.net — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama PT Medco Cahaya Geothermal (MCG), menyelesaikan proses serah t…

Karhutla Bromo Meluas, Pemkot Surabaya Kirim Personel dan 2 Armada Damkar untuk Hadapi Medan Sulit

Karhutla Bromo Meluas, Pemkot Surabaya Kirim Personel dan 2 Armada Damkar untuk Hadapi Medan Sulit

Kamis, 13 Agu 2026 15:23 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 15:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengirim lima personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) untuk membantu penanganan kebakaran hutan …

Ribuan Pelajar Banyuwangi Meriahkan HUT Ke-81 RI Lewat Karnaval Budaya Nusantara

Ribuan Pelajar Banyuwangi Meriahkan HUT Ke-81 RI Lewat Karnaval Budaya Nusantara

Kamis, 13 Agu 2026 14:43 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 14:43 WIB

Jurnas.net – Ribuan pelajar di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang berbeda. Mereka memadati j…

Muktamar NU ke-35 di Jombang, Golkar Jatim Dirikan Posko untuk Sambut dan 'Memuliakan' Muktamirin

Muktamar NU ke-35 di Jombang, Golkar Jatim Dirikan Posko untuk Sambut dan 'Memuliakan' Muktamirin

Kamis, 13 Agu 2026 13:14 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 13:14 WIB

Jurnas.net — Jawa Timur mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum T…

BINEF 2026 Buka Jalan Pelajar Banyuwangi Raih Beasiswa dan Tembus Kampus Dunia

BINEF 2026 Buka Jalan Pelajar Banyuwangi Raih Beasiswa dan Tembus Kampus Dunia

Kamis, 13 Agu 2026 11:44 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 11:44 WIB

Jurnas.net – Mimpi menempuh pendidikan di kampus kelas dunia tidak harus dimulai dari kota besar. Dari Banyuwangi, Jawa Timur, para pelajar dan mahasiswa d…

Golkar Jatim Bentuk Bakumham di Daerah, Siapkan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

Golkar Jatim Bentuk Bakumham di Daerah, Siapkan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

Kamis, 13 Agu 2026 09:32 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 09:32 WIB

Jurnas.net – DPD Partai Golkar Jawa Timur mulai memperkuat peran bidang hukum dan hak asasi manusia (HAM) dengan mendorong pembentukan Badan Advokasi Hukum dan …