Keliling 7 Cluster di Jatim, Safari Ramadan KAHMI Matangkan Persiapan Muswil Oktober 2026

Reporter : Insani
Koordinator Presidium MW KAHMI Jatim, Agus M. Fauzi (tengah) didampingi pengurus lainnya. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Timur (MW KAHMI Jatim) menggelar rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah di sejumlah daerah di Jatim. Hal ini sebagai bagian dari syiar Ramadan sekaligus konsolidasi organisasi menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Jatim yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.

Koordinator Presidium MW KAHMI Jatim, Agus M. Fauzi, mengatakan kegiatan Safari Ramadan tersebut dilaksanakan secara bertahap di tujuh wilayah cluster di Jawa Timur dengan melibatkan pengurus Majelis Daerah (MD) KAHMI di masing-masing kawasan.

Baca juga: FORHATI Sidoarjo Resmi Dipimpin drg. Dwi Wahyu Indrawati: Siapkan 5 Program Strategis untuk Perempuan

“Kegiatan Safari Ramadan ini kami gelar di tujuh cluster. Selain sebagai syiar Ramadan dan mempererat silaturahmi antaralumni HMI, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi menjelang Musyawarah Wilayah KAHMI Jawa Timur pada Oktober 2026,” kata Agus, Kamis, 12 Maret 2026.

Safari Ramadan MW KAHMI Jatim telah dilaksanakan di sejumlah daerah dengan pembagian cluster wilayah. Cluster pertama dipusatkan di Hotel Royal Jember, disusul cluster kedua di Pendopo Wakil Bupati Sampang. Kemudian cluster ketiga digelar di Gedung Negara Grahadi Surabaya, sementara cluster keempat berlangsung di Dam Tjokro Resto Ponorogo.

Selanjutnya, cluster kelima digelar di Hotel Solaris Malang, cluster keenam berlangsung di Lamongan, dan penutup rangkaian Safari Ramadan direncanakan berlangsung pada cluster ketujuh di Hotel Lotus Kediri.

Menurut Agus, pola pembagian cluster tersebut bertujuan untuk memudahkan koordinasi sekaligus menjangkau seluruh pengurus KAHMI di berbagai daerah di Jawa Timur. “Dengan sistem cluster, kita bisa lebih efektif melakukan konsolidasi sekaligus mendengar langsung perkembangan organisasi di setiap daerah,” jelasnya.

Selain diisi dengan kegiatan berbuka puasa bersama dan tausiah Ramadan, Safari Ramadan juga menjadi forum rapat koordinasi antara pengurus wilayah dengan pengurus Majelis Daerah KAHMI.

Dalam forum tersebut, setiap MD KAHMI diminta memaparkan perkembangan organisasi di daerah masing-masing sekaligus menyampaikan berbagai masukan terkait program kerja yang akan dibahas dalam Muswil mendatang. “Kami ingin mengetahui perjalanan organisasi di setiap daerah, termasuk tantangan yang dihadapi serta gagasan program yang bisa dibawa ke Musyawarah Wilayah nanti,” kata Agus.

Baca juga: Presidium Baru KAHMI Sidoarjo Terpilih Lewat Musyawarah Mufakat: Jadi Role Model 9 Daerah di Jatim

Tak hanya itu, forum Safari Ramadan juga dimanfaatkan untuk membuka peluang bagi daerah yang bersedia menjadi tuan rumah pelaksanaan Muswil KAHMI Jawa Timur 2026.

Agus juga mengingatkan seluruh pengurus Majelis Daerah KAHMI di Jawa Timur untuk memastikan kelengkapan administrasi organisasi, khususnya terkait Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Hal tersebut dinilai penting agar tidak menimbulkan kendala administratif saat pelaksanaan Musyawarah Wilayah.

“Kami berpesan kepada seluruh MD KAHMI agar memastikan SK kepengurusan masih aktif dan tidak bermasalah secara administratif. Ini penting agar pelaksanaan Muswil nanti berjalan lancar,” tegasnya.

Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Presidium MW KAHMI Jatim lainnya, Ali Multi, juga menyampaikan tausiah Ramadan yang berisi pesan-pesan spiritual kepada para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia mengajak para alumni HMI untuk terus meningkatkan ketakwaan selama bulan suci Ramadan sekaligus tetap aktif menggerakkan roda organisasi di daerah masing-masing.

Baca juga: KAHMI Sidoarjo Tetapkan 5 Presidium Baru: Ahmad Riyadh Ungkap Roadmap 2025 - 2030

"Ramadan adalah momentum memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah. Para alumni HMI diharapkan tetap aktif berkontribusi bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan organisasi,” ujarnya.

Pada pelaksanaan Safari Ramadan di cluster keenam yang digelar di Lamongan, sejumlah Majelis Daerah KAHMI turut menyampaikan laporan perkembangan organisasi. Beberapa daerah yang tergabung dalam cluster tersebut antara lain MD KAHMI Lamongan, Bojonegoro, Gresik, dan Tuban.

Masing-masing daerah memaparkan progres perjalanan organisasi serta memberikan berbagai usulan program yang diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan dalam Muswil KAHMI Jawa Timur mendatang.

Melalui rangkaian Safari Ramadan ini, MW KAHMI Jatim berharap konsolidasi organisasi dapat berjalan lebih solid sehingga agenda Musyawarah Wilayah pada Oktober 2026 dapat menghasilkan keputusan strategis bagi penguatan peran alumni HMI di Jawa Timur.

Editor : Amal

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru