Musda Golkar Sumenep Berlangsung Aklamasi, Ali Mufthi Tekankan Soliditas untuk Menang Pada Pemilu 2029

Reporter : Insani
Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ali Mufthi, saat membuka Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sumenep. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak seluruh kader Partai Golkar Kabupaten Sumenep menjadikan Musyawarah Daerah (Musda) XI, sebagai momentum mengakhiri dinamika internal sekaligus memperkuat soliditas organisasi untuk menghadapi Pemilu 2029.

Menurut Ali, kekompakan menjadi syarat utama agar Golkar kembali memperoleh kepercayaan masyarakat di Kabupaten Sumenep. Karena itu, ia berharap Musda berlangsung kondusif, mengedepankan musyawarah mufakat, dan menghasilkan kepengurusan yang mampu menyatukan seluruh kader.

Baca juga: Musda Golkar Sumenep Digelar 29 Juli, Gus Navis Resmi Lolos Verifikasi sebagai Calon Tunggal Ketua DPD

"Alhamdulillah, Musda kali ini berlangsung solid, kompak, tidak ada gejolak, dan berjalan secara aklamasi. Ini menjadi modal penting bagi Golkar untuk bangkit dan kembali meraih kepercayaan masyarakat pada Pemilu 2029," kata Ali Mufthi, saat membuka Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sumenep, Rabu, 29 Juli 2026.

Ali menilai masyarakat Sumenep lebih menyukai suasana politik yang teduh dibandingkan konflik berkepanjangan. Menurut dia, dinamika internal yang terlalu sering terjadi justru dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap partai politik. "Saya melihat masyarakat Sumenep tidak menyukai kegaduhan. Karena itu, seluruh kader harus menyatukan pikiran dan hati, meninggalkan perbedaan, serta bergotong royong membesarkan Partai Golkar," ujarnya.

Ia menambahkan, setelah Musda selesai tidak boleh lagi ada sekat di antara kader. Seluruh energi partai harus diarahkan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kerja-kerja politik yang nyata. "Kalau Golkar solid dan bekerja untuk rakyat, saya optimistis kepercayaan masyarakat akan kembali. Itu yang harus menjadi semangat kita menuju Pemilu 2029," katanya.

Selain menekankan pentingnya soliditas, Ali juga meminta ketua DPD Partai Golkar Sumenep yang terpilih segera menyusun kepengurusan baru dengan memberikan ruang lebih besar kepada generasi muda. Ia mengusulkan agar sekitar 60 persen komposisi pengurus diisi kader muda, baik laki-laki maupun perempuan, sementara 40 persen sisanya berasal dari kader senior.

Menurut Ali, regenerasi menjadi kebutuhan agar Partai Golkar mampu beradaptasi dengan perubahan politik sekaligus menarik simpati pemilih muda. "Kader muda harus diberi kesempatan memimpin dan berinovasi, sementara kader senior menjadi pembimbing yang memberikan pengalaman. Kolaborasi antargenerasi inilah yang akan memperkuat Partai Golkar ke depan," ujarnya.

Pembukaan musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sumenep. (Insani/Jurnas.net)

Baca juga: Dari Aspirasi ke Aksi, Golkar Jatim Mulai Realisasikan Bantuan untuk Warga Bawean

Ali menegaskan, hubungan harmonis antara kader senior dan generasi muda merupakan nilai yang sejak lama diajarkan dalam tradisi organisasi maupun kepemimpinan. "Yang tua membimbing dan menyayangi yang muda, sedangkan yang muda menghormati para senior. Dengan semangat itu, organisasi akan tumbuh sehat dan berkelanjutan," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsojudo, berharap Musda XI menjadi awal kebangkitan Partai Golkar di Kabupaten Sumenep. Ia bahkan mendoakan Golkar mampu meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Namun, menurut Fauzi, keberhasilan tersebut harus diawali dengan konsolidasi internal yang kuat dan strategi politik yang matang, mengingat karakter wilayah Sumenep yang terdiri atas daratan dan kepulauan. "Golkar harus memetakan potensi kursi dengan baik karena wilayah Sumenep memiliki karakter yang berbeda antara daratan dan kepulauan. Strategi itu harus disiapkan sejak sekarang," ujarnya.

Fauzi juga mengingatkan agar pelaksanaan Musda tidak diwarnai konflik. "Kalau Musda berlangsung lancar, kompak, dan tidak ribut, saya yakin Golkar akan mendapat kursi pada Pemilu 2029," katanya.

Baca juga: Perkuat Konsolidasi di 38 Kabupaten/Kota, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat 

Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sumenep turut dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur, di antaranya Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumenep yang juga Bendahara DPD Partai Golkar Jawa Timur sekaligus anggota DPR RI Eko Wahyudi, Wakil Ketua Bidang Organisasi Hery Sugiono, Wakil Ketua Bidang Pratama Achsanul Yaqin.

Kemudian Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Aan Ainur Rofik, Wakil Ketua Bidang Ormas Saifullah Maksum, Wakil Ketua Bidang Hubungan Pesantren KH Ma'ruf Syah, Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Mitroatin, Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Sumenep Ubaidillah, Plt Bendahara Ramsa Rolanda, serta jajaran pengurus dan panitia Musda.

Musda XI DPD Partai Golkar Sumenep diharapkan menjadi titik awal bagi Partai Golkar Sumenep, untuk memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput dan menghadirkan organisasi yang lebih solid, inklusif, serta mampu menjawab harapan masyarakat menjelang kontestasi politik 2029.

Editor : Amal

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru