Bupati Ipuk Ngantor Perdana 2024 di Desa Dasri

Reporter : Redaksi
Bupati Ipuk saat ngantor di Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. (Dok: Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) yang dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali dimulai memasuki tahun 2024 ini. Acara yang dihelat rutin itu diawali di Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi.

Program yang memasuki tahun keempat itu, dihelat untuk belanja persoalan sekaligus mendorong percepatan berbagai program pemerintah kabupaten di tingkat desa. Mulai dari administrasi kependudukan, pendidikan, kesehatan, perekonomian hingga silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat.

Baca juga: Ngerandu Buko di Marina Boom Banyuwangi, Ramadan Jadi Panggung UMKM dan Wisata Senja

“Bunga Desa kali ini, kami ingin memantau secara langsung sejumlah program daerah di desa. Kami ingin memantau secara langsung efektivitas pelaksanaannya dan dampaknya di masyarakat,” kata Ipuk, Kamis, 18 Januari 2024.

Salah satunya adalah peninjauan infrastruktur Jalur Lingkar Barat yang menjadi perlintasan Genteng menuju ke Jembatan Wiroguno dan tersambung ke Jalur Nasional di Kecamatan Gambiran. Jalur lingkar baru ini melewati Desa Dasri dengan panjang 8,4 KM.

Baca juga: Banyuwangi Bergerak Cepat Dukung Program Prabowo, Ribuan Warga Deklarasi Gerakan ASRI

“Jalan ini tidak hanya akan mempercepat lalu lintas yang kerap menimbulkan kemacetan di sekitar Pasar Genteng. Tapi, juga bisa membuka kawasan perekonomian baru di sepanjang perlintasan,” ujarnya.

Selain meninjau langsung infrastruktur, Ipuk juga meninjau sejumlah layanan lainnya. Di antara adalah peningkatan kapasitas pengajar untuk mewujudkan pendidikan Banyuwangi yang terbebas dari bullying, kekerasan serta intoleransi.

Baca juga: Bupati Ipuk Wajibkan Pegawai Pemkab Banyuwangi Gunakan Transportasi Umum Tiap Jumat

“Tiga dosa ini harus dikikis habis di lingkungan pendidikan. Guru memiliki peran penting untuk mencegahnya menjangkiti anak didik di Banyuwangi. Lewat Bunga Desa ini, kami terus motivasi para pengajar maupun siswa untuk mengatasi masalah ini dan tidak terjadi di lingkungan mereka,” katanya.

Selain itu, selama ngantor di Desa Dasri juga dilakukan imunisasi polio bagi balita, vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan ternak dan peliharaan, hingga penyaluran bantuan Warung Naik Kelas (WeNak).

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru