Golkar Jatim Tancap Gas Menuju 2029, Musda Sumenep dan Pasuruan Ditarget Tuntas Januari

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Blegur Prijanggono, didampingi jajaran pengurus usai Musda DPD Golkar Bangkalan. (Insani/Jurnas.net)
Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Blegur Prijanggono, didampingi jajaran pengurus usai Musda DPD Golkar Bangkalan. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Partai Golkar Jawa Timur menggeber konsolidasi organisasi jauh sebelum tahun politik. Menghadapi Pemilu 2029, partai berlambang pohon beringin ini memastikan seluruh mesin partai hingga tingkat kabupaten/kota sudah siap bekerja sejak dini.

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Blegur Prijanggono, menegaskan bahwa konsolidasi internal menjadi fondasi utama agar Golkar tidak hanya siap bertarung secara elektoral, tetapi juga mampu menjalankan fungsi pelayanan politik kepada masyarakat secara optimal.

“Golkar tidak menunggu satu atau dua tahun menjelang pemilu. Sejak sekarang kami sudah menginstruksikan seluruh DPD kabupaten/kota untuk mematangkan organisasi dan kesiapan kader,” kata Blegur, usai Musda DPD Golkar Bangkalan di Surabaya, Sabtu, 24 Januari 2026.

Dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, sebanyak 36 daerah telah menuntaskan Musyawarah Daerah (Musda). Saat ini, Golkar Jatim menargetkan dua daerah tersisa—Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Pasuruan—dapat menyelesaikan Musda pada Januari ini.

“Secara umum konsolidasi sudah hampir rampung. Insya Allah, awal tahun ini seluruh konsultasi organisasi di bawah BKPW Jawa Timur bisa selesai,” tegasnya.

Blegur menekankan, Musda dan konsultasi organisasi bukan sekadar agenda rutin struktural. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi instrumen penting untuk menyatukan visi, memperkuat soliditas, serta memastikan seluruh kader bergerak dalam satu arah perjuangan.

“Organisasi yang solid adalah syarat mutlak agar Golkar bisa hadir dan bekerja nyata di tengah masyarakat. Tujuan kita berorganisasi adalah melayani, dan itu harus ditopang oleh struktur yang berjalan sesuai AD/ART,” jelasnya.

Dalam peta elektoral, Golkar Jatim memberikan perhatian khusus pada wilayah Madura, terutama Kabupaten Sumenep, yang dinilai memiliki potensi strategis untuk peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029. Meski Musda di daerah tersebut masih berproses, Blegur optimistis hasilnya akan memperkuat basis politik Golkar.

"Sumenep menjadi salah satu fokus kita. Targetnya realistis dan terukur, antara 6 hingga 10 kursi DPRD pada 2029,” ungkapnya.

Sementara itu, di Kabupaten Bangkalan, Golkar saat ini telah mengantongi lima kursi DPRD. Ke depan, target partai adalah memastikan setiap daerah pemilihan minimal terisi satu kursi, bahkan membuka peluang lebih dari satu kursi di dapil tertentu. “Kalau struktur kuat dan kader sudah bekerja sejak sekarang, target itu sangat mungkin tercapai,” kata Blegur.

Terkait agenda pelantikan kepengurusan, Golkar Jatim berencana menggelarnya setelah seluruh rangkaian Musda dan konsultasi organisasi tuntas. Opsi pelantikan serentak dipertimbangkan agar ritme kerja partai di seluruh Jawa Timur berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.

Dengan konsolidasi yang hampir selesai dan target politik yang disusun jauh hari, Golkar Jawa Timur menegaskan langkah cepatnya menuju Pemilu 2029, sekaligus menunjukkan kesiapan hadir dan bekerja untuk masyarakat jauh sebelum memasuki tahun politik.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…