DPRD Kabupaten Bandung Tegaskan Pintu Aspirasi Terbuka, Penanganan Banjir Cijagra Jadi Prioritas

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi.
Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi.

Jurnas.net - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk selalu terbuka menerima aspirasi dan kritik dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk terkait penanganan banjir di kawasan Cijagra, Kecamatan Bojongsoang.

 

Merespons permohonan audiensi yang diajukan oleh koalisi masyarakat sipil baru-baru ini, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, menyatakan bahwa Gedung Rakyat merupakan ruang dialog yang inklusif, di mana kritik dinilai sebagai wujud kepedulian warga terhadap kemajuan daerah.

 

"Pintu Gedung DPRD selalu terbuka lebar untuk masyarakat. Kami memandang setiap kritik dan masukan, bahkan yang disampaikan secara tajam sekalipun, sebagai bentuk cinta dan pengingat bagi kami agar terus bekerja maksimal," ujar Renie dalam keterangan resminya, Senin (8/6/2026).

 

Menghormati Regulasi dan Mekanisme Persidangan

 

Kendati demikian, pihak DPRD mengimbau agar seluruh proses penyampaian aspirasi formal dapat berjalan selaras dengan Tata Tertib (Tatib) DPRD yang berlaku. Mekanisme ini penting guna memastikan setiap hasil audiensi memiliki legalitas yang kuat dan dapat ditindaklanjuti secara konkret melalui Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

 

Renie menjelaskan, penjadwalan audiensi formal harus disesuaikan dengan agenda persidangan dan rapat-rapat komisi yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal ini dilakukan agar fokus pembahasan tidak bias dan langsung melibatkan komisi terkait serta mitra kerja dari pihak eksekutif (pemerintah daerah).

 

"Sebagai pimpinan, kami mengedepankan prinsip musyawarah mufakat. Kami ingin setiap audiensi tidak sekadar menjadi ajang seremonial atau perdebatan kusir, melainkan ruang teknis yang melahirkan solusi nyata jangka panjang bagi warga terdampak banjir," tambahnya.

 

Fokus pada Solusi Riil Lingkungan Hidup

 

Terkait substansi persoalan banjir di Cijagra, DPRD Kabupaten Bandung menegaskan tidak tinggal diam. Sejumlah langkah pengawasan terhadap program penanggulangan banjir, normalisasi aliran air, hingga evaluasi kebijakan alih fungsi lahan terus berjalan di tingkat komisi.

 

DPRD juga berkomitmen untuk menjembatani komunikasi antara warga, pemerintah daerah, dan pihak swasta agar ada keselarasan tindakan di lapangan.

 

"DPRD adalah representasi masyarakat. Di sini ada fungsi pengayoman, layaknya seorang ibu (indung) bagi warganya yang sedang kesulitan. Fokus kita hari ini adalah menyembuhkan luka banjir di Cijagra melalui kerja bersama, bukan dengan memperlebar jarak atau ego sektoral," tutup Renie.

 

Pihak Sekretariat DPRD saat ini tengah melakukan koordinasi internal untuk menyusun jadwal pertemuan resmi dengan perwakilan koalisi warga, guna memastikan ruang dialog terfasilitasi dengan baik, tertib, dan substantif.  

Tag :

Berita Terbaru

Silaturahmi ke PHDI Jatim, Ali Mufthi: Golkar Rumah Besar bagi Semua Elemen

Silaturahmi ke PHDI Jatim, Ali Mufthi: Golkar Rumah Besar bagi Semua Elemen

Minggu, 06 Sep 2026 11:49 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:49 WIB

Jurnas.net — Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menegaskan komitmen partainya untuk membuka ruang politik bagi seluruh elemen masyarakat, tanpa m…

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Jurnas.net - Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) memperkuat kapasitas internal dalam memahami tata kelola dan manajemen…

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Jurnas.net - Seorang lansia berinisial SYT, 64, warga Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi tersangka dugaan tindakan…

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Jurnas.net – PSIM Jogja genap menginjak usia ke-97 tahun pada Sabtu, 5 September 2026. Momentum pertambahan umur ini dirayakan manajemen Laskar Mataram dengan m…

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Jurnas.net - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah terus memperkuat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi guna memastikan produk subsidi pemerinta…

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jurnas.net — Kebakaran hutan di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, meluas hingga mendekati Pondok Bunder, salah satu jalur menuju Kawah Ijen. K…