Polda Jatim Tangkap Pelaku Teror Asusila Selama 10 Tahun Terhadap Nimas

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nimas, 27, korban teror pelecehan selama 10 tahun di Surabaya usai lapor ke Polda Jatim. (Istimewa)
Nimas, 27, korban teror pelecehan selama 10 tahun di Surabaya usai lapor ke Polda Jatim. (Istimewa)

Jurnas.net - Polda Jawa Timur akhirnya menangkap Adi, pria asal Surabaya, yang diduga meneror dan melecehkan Nimas, 27, selama 10 tahun. Nimas dan Adi diketahui merupakan teman sekolah.

"Kami langsung melakukan profiling terhadap terduga pelaku, kemudian kami melakukan penjemputan. Ini setelah kami menerima laporan dan keterangan klarifikasi dari korban," kata Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Charles Tampubolon, Minggu, 19 Mei 2024.

Charles menjelaskan bahwa Adi ditangkap di rumahnya lawasan Kebraon, Surabaya pada Jumat malam, 17 Mei 2024. Adi pun tak berkutik saat ditangkap polisi.

Kendati demikian, polisi belum menjelaskan status hukum Adi dalam perkara ini. Saat ini, kata Charles, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadal terlapor Adi. "Sabar, ditunggu aja. Yang bersangkutan masih dalam proses pemeriksaan," ujarnya.

Baca Juga : Cerita Nimas 10 Tahun Dapat Teror Asusila Oleh Teman SMP di Surabaya

Seperti diketahui, seorang perempuan di Surabaya bernama Nimas, 27, melaporkan teman SMP nya, Adi, ke polisi. Hal itu dilakukannya setelah mengalami teror dan pelecehan dari terlapor selama 10 tahun.

Demi niat melakukan teror, Adi bahkan diduga membuat ratusan akun media sosial di Instagram dan Twitter atau X termasuk WhatsApp. Nyaris setiap hari dia mengerimkan pesan bernada godaan dan pelecehan ke Nimas.

Bahkan pelaku mengirimkan foto alat vitalnya ke korban. Selain di media sosial, Adi juga meneror Nimas secara langsung, yakni dengan berdiri di depan kediaman korban dari dini hari hingga pagi. Dia juga sempat melempar barang ke rumah korban.

Bahkan Adi pernah mengancam akan membunuh siapa pun pria yang mendekati Nimas. Hal ini jelas membuat korban tertekan secara psikis, karena Nimas akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.

Berita Terbaru

Korban Disebut Gemetar dan Trauma, Saksi Ungkap Tawaran Uang hingga Rp150 Juta Agar Kasus Berhenti

Korban Disebut Gemetar dan Trauma, Saksi Ungkap Tawaran Uang hingga Rp150 Juta Agar Kasus Berhenti

Rabu, 02 Sep 2026 16:18 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:18 WIB

Jurnas.net – Sidang perkara dugaan penganiayaan terhadap Louis Prasetya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mulai memasuki bagian penting. Kesaksian korban dan s…

PSS Sleman Tampung Masukan Suporter Jelang Kompetisi Super League Bergulir

PSS Sleman Tampung Masukan Suporter Jelang Kompetisi Super League Bergulir

Selasa, 01 Sep 2026 11:24 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:24 WIB

Jurnas.net - Manajemen PSS Sleman menggelar acara sarasehan di Pendopo Omah PSS bersama perwakilan suporter BCS dan Slemania dalam rangka persiapan menjelang Ko…

Inovasi PSIM di Super League 2026/2027, Sediakan Tiket Musiman Bagi Suporter

Inovasi PSIM di Super League 2026/2027, Sediakan Tiket Musiman Bagi Suporter

Selasa, 01 Sep 2026 08:15 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 08:15 WIB

Jurnas.net – Manajemen PSIM Jogja secara resmi meluncurkan program tiket terusan atau season pass untuk mengarungi bergulirnya kompetisi liga musim 2026/27. Lan…

Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Golkar Jatim Gelar Tasyakuran dan Dorong NU Perkuat Peran Kebangsaan

Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Golkar Jatim Gelar Tasyakuran dan Dorong NU Perkuat Peran Kebangsaan

Senin, 31 Agu 2026 19:27 WIB

Senin, 31 Agu 2026 19:27 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menggelar tasyakuran atas terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua U…

Surabaya Dinilai Relatif Mandiri Secara Fiskal, Potensi Investasi Masih Bisa Dongkrak PAD

Surabaya Dinilai Relatif Mandiri Secara Fiskal, Potensi Investasi Masih Bisa Dongkrak PAD

Senin, 31 Agu 2026 14:39 WIB

Senin, 31 Agu 2026 14:39 WIB

Jurnas.net — Kota Surabaya dinilai masih memiliki ruang yang besar untuk memperkuat kemandirian fiskalnya. Salah satu indikatornya terlihat dari rasio P…

Muhammadiyah Ucapkan Selamat kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Terpilih

Muhammadiyah Ucapkan Selamat kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Terpilih

Senin, 31 Agu 2026 11:16 WIB

Senin, 31 Agu 2026 11:16 WIB

Jurnas.net — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan selamat atas terpilihnya KH Miftahul Ahyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hak…