Jurnas.net - Sebanyak 10 jemaah haji asal Embarkasi Surabaya masih tertinggal di Arab Saudi. Lantaran mereka sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.
"Jadi, masih ada 10 jemaah yang saat ini masih dirawat di RS Arab Saudi. Seluruh biaya jemaah, semuanya ditanggung oleh pemerintah," kata Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Subhan Cholid, Selasa, 23 Juli 2024.
Baca juga: Tekun Nabung Rp10 Ribu Sehari, Nenek Penjual Cilok Akhirnya Berangkat Haji
Subhan mengatakan perkembangan kesehatan 10 jemaah itu, terus dimonitoring oleh petugas dari Kantor Urusan Haji (KUH) dan Konsulat Jenderal Indonesia yang ada di Jeddah. "Perkembangan kesehatan juga akan dilaporkan secara periodik kepada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI," katanya.
Baca juga: Negatif Covid-19 Hasil Swab PCR: 11 Jemaah Haji Jatim Tetap Dalam Pengawasan Ketat 14 Hari
Selain jemaah sakit, lanjut Subhan, jemaah haji meninggal selama masa operasional haji sebanyak 89 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 81 jemaah haji wafat di Arab Saudi, dan 8 jemaah sisanya wafat di Tanah Air.
Baca juga: Empat Jemaah Kloter 8 Masih Tertahan di Arab Saudi, Tiga Sakit dan Satu Kehilangan Paspor
"Dua orang wafat di RS Haji Sukolilo Surabaya pada masa pemberangkatan, dan enam orang wafat pada masa pemulangan haji," ujarnya.
Editor : Redaksi