Investasi Jangka Panjang, Sihar Sitorus Ingatkan Program MBG Harus Tepat Sasaran dan Jaga Kualitas Makanan

author Budi Warsito

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sosialisasi Program MBG oleh Anggota Komisi IX DPR RI di Aula HKBP Aek Batu, Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara
Sosialisasi Program MBG oleh Anggota Komisi IX DPR RI di Aula HKBP Aek Batu, Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara

Jurnas.net – Anggota Komisi IX DPR RI, Sihar P. H. Sitorus menegaskan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tepat sasaran dan menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat. 

 

Karena, Program MBG merupakan langkah strategis membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini serta menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. 

 

Hal itu diutarakannya pada kegiatan Sosialisasi Program MBG bersama mitra kerja yang dilaksanakan pada Sabtu 25 April 2026 di Aula HKBP Aek Batu, Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara menegaskan bahwa dalam membangun SDM sangat penting memperhatikan ketepatan sasaran serta kualitas implementasinya di lapangan.

 

Dihadapan Kepala Puskesmas Aek Batu, Mei Sondang, serta Kasubbag Tata Usaha KPPG Medan Wilayah Kerja Sumatera Utara, Erdianta Sitepu, bersama para peserta undangan lainnya, Sihar Sitorus menekankan bahwa Program MBG bukan sekadar bantuan sosial, tetapi sebuah investasi nyata untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman.

 

“Kita berbicara tentang kualitas generasi, bagaimana anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Sihar Sitorus dalam keterangannya diterima, Selasa, 28 April 2026. 

 

Menurutnya, keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari niat baik pemerintah, tetapi juga dari ketepatan sasaran serta kualitas implementasinya di lapangan. Dengan telah beroperasinya belasan dapur MBG di Labuhanbatu, ia menilai program ini sedang berada pada fase pertumbuhan yang sangat krusial.

 

“Program sebesar ini harus tepat sasaran dan benar-benar menjangkau anak-anak yang membutuhkan, bukan sekadar merata secara administratif,” tegasnya.

 

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas makanan, ketepatan distribusi, serta manfaat nyata yang benar-benar dirasakan oleh para penerima manfaat. Menurutnya, keberhasilan program akan terlihat dari dampak langsung terhadap kesehatan dan perkembangan anak-anak.

 

Lebih lanjut, Sihar menegaskan bahwa kesuksesan Program MBG sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, termasuk keterlibatan aktif masyarakat. Ia menekankan tiga aspek utama yang perlu diperkuat, yakni pengawasan berbasis masyarakat, partisipasi ekonomi lokal dalam rantai pasok dapur MBG, serta keterbukaan terhadap kritik sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan.

 

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat, dan pelaku ekonomi lokal, Labuhanbatu diharapkan dapat menjadi contoh pelaksanaan Program MBG yang tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi generasi masa depan.

Berita Terbaru

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Jurnas.net – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan respons tegas terkait kasus kekerasan anak yang terjadi di dayc…

Kekerasan Anak di Little Aresha Jadi Kasus ke Lima dalam Tiga Tahun

Kekerasan Anak di Little Aresha Jadi Kasus ke Lima dalam Tiga Tahun

Selasa, 28 Apr 2026 05:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 05:49 WIB

Jurnas.net - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta jadi yang ke lima di Indonesia dalam ti…

Kasus Kekerasan Anak Mencuat, Pemerintah Didesak Perketat Izin dan Pengawasan Daycare

Kasus Kekerasan Anak Mencuat, Pemerintah Didesak Perketat Izin dan Pengawasan Daycare

Minggu, 26 Apr 2026 19:31 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 19:31 WIB

Jurnas.net - Predikat Yogyakarta sebagai kota pendidikan kini tengah diuji menyusul mencuatnya kasus kekerasan anak di salah satu lembaga penitipan anak, Daycar…

Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha, Pemerintah DIY Jamin Pendampingan Korban dan Evaluasi Perizinan

Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha, Pemerintah DIY Jamin Pendampingan Korban dan Evaluasi Perizinan

Minggu, 26 Apr 2026 16:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 16:57 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) menyatakan…

53 Anak Balita Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha

53 Anak Balita Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha

Minggu, 26 Apr 2026 14:31 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 14:31 WIB

Jurnas.net - Polresta Yogyakarta mencatat total ada sebanyak 103 anak pernah dititipkan di Daycare Aresha dengan alamat di kawasan Sorosutan, Kecamatan Umbulhar…

Tampil Menawan Lawan Persija, Kiper PSIM Diwejang Pelatih Van Gastel

Tampil Menawan Lawan Persija, Kiper PSIM Diwejang Pelatih Van Gastel

Minggu, 26 Apr 2026 09:40 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 09:40 WIB

Jurnas.net - Penjaga gawang andalan PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi menasbihkan diri mendapat gelar man of the match (MOTM) saat menghadapi Persija Jakarta.…