Dari BBM hingga Kinerja, WFH Bandung Klaim Tunjukkan Dampak Positif

author Roni K

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Roni/Jurnas.net)
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Roni/Jurnas.net)

Jurnas.net - Pemerintah Kota Bandung terus mengoptimalkan kebijakan Work From Home (WFH) yang kini memasuki pekan ketiga. Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengorbankan produktivitas maupun kualitas pelayanan publik.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pengendalian mobilitas aparatur sipil negara (ASN) menjadi kunci utama dalam pelaksanaan WFH. Dengan mobilitas yang lebih rendah, Pemkot Bandung mampu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), penggunaan listrik, serta biaya operasional lainnya.

“Pelaksanaan WFH ini kami arahkan untuk memastikan mobilitas pegawai tetap rendah, sehingga tercipta efisiensi operasional, baik dari konsumsi BBM, listrik, maupun efektivitas kerja,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Jumat, 24 April 2026.

Untuk menjaga kedisiplinan ASN, Pemkot Bandung menerapkan sistem pengawasan berbasis aplikasi. Sistem ini memungkinkan pemantauan aktivitas kerja secara *real time*, termasuk memastikan pegawai tetap berada di zona kerja selama WFH berlangsung.

Selain pengawasan internal, Pemkot juga membuka ruang partisipasi masyarakat. Masukan dan kritik dari publik dinilai penting untuk melengkapi sistem pengawasan digital yang telah berjalan.

Pemkot Bandung juga tengah mengkaji mekanisme pelaporan berkala kepada masyarakat terkait pelaksanaan WFH, salah satunya melalui publikasi data tingkat kehadiran dan kepatuhan ASN di akhir hari kerja.

Dari sisi efisiensi, data sementara menunjukkan sekitar 1.354 ASN menjalankan WFH, dengan rata-rata pengeluaran BBM harian sebesar Rp25 ribu per orang. Dengan demikian, potensi penghematan dari sisi konsumsi BBM diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah per hari.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Bandung, Evi Hendarin, menyebut tingkat kepatuhan ASN menunjukkan tren peningkatan.

“Pada minggu pertama terdapat 137 ASN yang terdeteksi keluar dari zona kerja. Pada minggu kedua jumlahnya menurun menjadi 16 ASN. Ini menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan,” jelasnya.

Setiap pelanggaran yang terdeteksi akan dikonfirmasi kepada atasan langsung. Jika tidak terdapat penugasan resmi, ASN yang bersangkutan akan dikenakan sanksi administratif sesuai ketentuan.

Pemkot Bandung memastikan pelaksanaan WFH tidak mengurangi kualitas layanan publik. Melalui penguatan sistem pengawasan dan evaluasi berkala, kinerja ASN diharapkan tetap optimal.

“Kami pastikan WFH ini tidak mengurangi produktivitas dan pelayanan kepada masyarakat. Ini bagian dari transformasi budaya kerja yang lebih adaptif dan efisien,” pungkas Farhan.

Berita Terbaru

Second Language Acquisition di Era Scroll dan Swipe: Ketika Bahasa Dipelajari dari Layar

Second Language Acquisition di Era Scroll dan Swipe: Ketika Bahasa Dipelajari dari Layar

Sabtu, 16 Mei 2026 13:30 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 13:30 WIB

Di tengah derasnya arus digital, cara manusia belajar bahasa mengalami pergeseran yang tidak lagi bisa diabaikan. Jika dahulu ruang kelas menjadi pusat utama…

Kinerja Pemprov Jatim Dikritik DPRD, Khofifah Emosional dan Naik Nada Saat Jawab LKPJ 2025

Kinerja Pemprov Jatim Dikritik DPRD, Khofifah Emosional dan Naik Nada Saat Jawab LKPJ 2025

Rabu, 13 Mei 2026 16:48 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:48 WIB

Jurnas.net – Rapat paripurna pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 di DPRD Jawa Timur berlangsung p…

Siswa Surabaya Tumbang Usai Santap MBG, Evaluasi dan Pengawasan SPPG Dipertanyakan

Siswa Surabaya Tumbang Usai Santap MBG, Evaluasi dan Pengawasan SPPG Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 15:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:03 WIB

Jurnas.net - Dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, kembali menjadi tamparan keras bagi pelaksanaan Program…

DPRD Kritik Rapor Kinerja Khofifah: Literasi Rendah, BUMD Loyo dan Ketimpangan Tinggi

DPRD Kritik Rapor Kinerja Khofifah: Literasi Rendah, BUMD Loyo dan Ketimpangan Tinggi

Rabu, 13 Mei 2026 14:23 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa kembali mendapat sorotan tajam dari DPRD Jawa Timur dalam p…

Kemenkum RI Resmi Tetapkan 12 Lagu Tradisional Banyuwangi sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

Kemenkum RI Resmi Tetapkan 12 Lagu Tradisional Banyuwangi sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

Rabu, 13 Mei 2026 13:17 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Warisan budaya Banyuwangi kini mendapat perlindungan hukum resmi dari negara. Sebanyak 12 lagu dan musik tradisi asli Kabupaten Banyuwangi resmi t…

Jelang Idul Adha 2026, Pemkot Surabaya Wajibkan Hewan Kurban Bersertifikat Sehat Cegah PMK dan Antraks

Jelang Idul Adha 2026, Pemkot Surabaya Wajibkan Hewan Kurban Bersertifikat Sehat Cegah PMK dan Antraks

Rabu, 13 Mei 2026 12:27 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 12:27 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan pelaksanaan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Langkah ini d…