DPRD Kabupaten Bandung Dinilai Tak Miliki Kewenganan untuk Awasi BUMD

author Roni K

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PT BDS (Net)
PT BDS (Net)

Jurnas.net - Kegaduhan terkait tanggung jawab pengawasan dalam skandal PT Bandung Daya Sentosa (BDS) memicu berbagai spekulasi di tengah publik. Direktur Jamparing Institute, Dadang Risdal Aziz, menilai perlu adanya pelurusan konteks agar tidak terjadi kerancuan hukum yang dapat mengaburkan substansi perkara.

Dadang menegaskan, mekanisme pengawasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) telah diatur secara jelas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017. Aturan tersebut, kata dia, membagi secara tegas fungsi pengawasan antara eksekutif, manajerial, dan legislatif.

Menurutnya, pandangan yang menyeret pimpinan DPRD ke dalam ranah teknis manajerial PT BDS tidak tepat secara regulasi.

“Berdasarkan PP 54/2017, pengawasan operasional menjadi mandat Dewan Pengawas dan Komisaris. Di atasnya terdapat Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Inspektorat sebagai perpanjangan tangan kepala daerah selaku pemilik modal. Di situlah letak pertanggungjawaban teknis dan strategis,” ujar Dadang.

Ia menambahkan, anggota DPRD, termasuk ketuanya, tidak diperbolehkan masuk dalam struktur Dewan Pengawas BUMD. Karena itu, fungsi pengawasan DPRD bersifat makro dan legislatif, bukan teknis manajerial.

Terkait wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus), Jamparing Institute menilai DPRD memiliki pertimbangan konstitusional untuk tidak terburu-buru mengambil langkah politik, terlebih jika perkara telah masuk ke ranah hukum.

“Ketika Kejaksaan telah melakukan pemanggilan saksi dan menetapkan tersangka, pembentukan Pansus harus dipertimbangkan secara matang agar tidak terjadi tumpang tindih atau dianggap mengintervensi proses hukum,” katanya.

Dadang juga menyoroti rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) 2025. Ia menegaskan, tindak lanjut atas rekomendasi tersebut merupakan kewenangan eksekutif.

“DPRD dapat mendorong, tetapi pelaksanaan seperti pencabutan penyertaan modal atau perbaikan manajemen berada di tangan kepala daerah melalui jajaran pembina BUMD,” ujarnya.

Jamparing Institute mengimbau masyarakat dan para analis untuk menempatkan tanggung jawab sesuai porsinya agar tidak terjadi “peradilan opini” yang keliru.

Menurut Dadang, kasus PT BDS berawal dari inefisiensi yang diduga bermuara pada tindak pidana korupsi. Namun, pihak yang pertama dimintai pertanggungjawaban adalah mereka yang memiliki kewenangan pengawasan fungsional dan manajerial di internal perusahaan serta jajaran pembina di eksekutif.

Ia juga berharap publik memberikan ruang bagi Kejaksaan untuk bekerja secara profesional tanpa intervensi.

Meski demikian, Dadang menegaskan DPRD tetap memiliki peran penting dalam pengawasan kebijakan. Fungsi tersebut harus dijalankan secara aktif tanpa melampaui batas kewenangan.

“Pengawasan proaktif bukan berarti intervensi teknis, tetapi memastikan eksekutif menjalankan rekomendasi auditor dan proses hukum berjalan tanpa hambatan politik,” ujarnya.

Jamparing Institute juga mendorong pimpinan daerah, termasuk Ketua DPRD, menunjukkan kepemimpinan yang responsif guna memulihkan kepercayaan publik dan menjaga iklim investasi di Kabupaten Bandung.

Sebelumnya, sejumlah vendor, aktivis, dan masyarakat sempat mendorong DPRD membentuk Pansus sebelum adanya penetapan tersangka oleh Kejaksaan.

Namun, usulan tersebut tidak terealisasi. Selain ditolak dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus), jumlah pengusul disebut tidak memenuhi kuorum sesuai tata tertib DPRD.

Ketiadaan Pansus membuat DPRD dinilai sebagian kalangan kehilangan momentum untuk menunjukkan fungsi pengawasan secara maksimal. Meski begitu, berbagai pihak tetap diminta menghormati proses hukum yang tengah berjalan di Kejaksaan.

Berita Terbaru

DPRD Kabupaten Bandung Tegaskan Pintu Aspirasi Terbuka, Penanganan Banjir Cijagra Jadi Prioritas

DPRD Kabupaten Bandung Tegaskan Pintu Aspirasi Terbuka, Penanganan Banjir Cijagra Jadi Prioritas

Senin, 08 Jun 2026 14:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:26 WIB

Jurnas.net - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk selalu terbuka menerima aspirasi dan kritik dari seluruh…

Kementrans dan Agrinas Siapkan Kolaborasi Kelola 2,3 Juta Hektare Sawit, Fokus Ciptakan Kesejahteraan Rakyat

Kementrans dan Agrinas Siapkan Kolaborasi Kelola 2,3 Juta Hektare Sawit, Fokus Ciptakan Kesejahteraan Rakyat

Minggu, 07 Jun 2026 07:04 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 07:04 WIB

Jurnas.net – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) membuka peluang kerja sama strategis dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dalam pengelolaan p…

Semangat Kebersamaan dan Afirmasi Gender pada UGM Trail Run 2026

Semangat Kebersamaan dan Afirmasi Gender pada UGM Trail Run 2026

Sabtu, 06 Jun 2026 13:27 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:27 WIB

Jurnas.net - Universtas Gadjah Mada (UGM) Trail Run 2026 mengusung semangat multi dimensi. Bukan hanya semangat kemanusiaan, namun juga kepedulian terhadap ling…

KTP Elektronik Surabaya Tembus 99,68 Persen, Langkah Besar Menuju Kota Digital

KTP Elektronik Surabaya Tembus 99,68 Persen, Langkah Besar Menuju Kota Digital

Sabtu, 06 Jun 2026 09:42 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 09:42 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya semakin memperkuat langkah menuju kota digital melalui percepatan transformasi layanan administrasi k…

Banyuwangi Diserbu 90 Ribu Wisatawan Saat Libur Panjang, Hotel Penuh dan Destinasi Membludak

Banyuwangi Diserbu 90 Ribu Wisatawan Saat Libur Panjang, Hotel Penuh dan Destinasi Membludak

Sabtu, 06 Jun 2026 08:31 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 08:31 WIB

Jurnas.net – Kabupaten Banyuwangi kembali membuktikan diri sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional. Selama periode libur panjang Hari Raya Idul A…

Jadi Pilot Project Nasional, Surabaya Berhasil Kurangi Satu Ton Sampah Plastik Sungai per Hari

Jadi Pilot Project Nasional, Surabaya Berhasil Kurangi Satu Ton Sampah Plastik Sungai per Hari

Sabtu, 06 Jun 2026 07:24 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 07:24 WIB

Jurnas.net – Komitmen Kota Surabaya dalam menangani persoalan sampah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional dan internasional. Pemerintah Kota (Pemkot) …