Pansus DPRD Jatim Kebut Rekomendasi BUMD, Bidik Perombakan Tata Kelola

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim, Agung Mulyono. (Istimewa)
Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim, Agung Mulyono. (Istimewa)

Jurnas.net — Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Timur kembali menjadi sorotan serius DPRD Jawa Timur. Namun kali ini, fokusnya bukan sekadar kritik, melainkan dorongan konkret untuk memperbaiki tata kelola melalui rekomendasi yang lebih tajam, terukur, dan aplikatif.

Melalui Panitia Khusus BUMD DPRD Jatim, para legislator kini berpacu dengan waktu. Sisa masa pembahasan yang hanya tinggal 1–2 minggu dimanfaatkan untuk merumuskan rekomendasi strategis yang diharapkan mampu menjadi pijakan pembenahan kinerja BUMD ke depan.

Ketua Pansus, Agung Mulyono, menegaskan bahwa fase akhir ini menjadi momentum krusial untuk memperdalam seluruh temuan yang telah dihimpun selama proses rapat dan hearing. “Perlu didalami, perlu didetailkan. Dengan sisa waktu 1–2 minggu ini, itu yang menjadi fokus kami,” kata Agung, Jumat, 24 April 2026.

Menurutnya, pembahasan yang telah berjalan mulai mengerucut dan memberikan gambaran lebih utuh terkait kondisi riil masing-masing BUMD. Mulai dari potensi usaha, tantangan operasional, hingga berbagai persoalan yang membutuhkan pembenahan segera.

Salah satu entitas yang menjadi perhatian adalah Puspa Agro. Selain itu, isu pengelolaan limbah juga menjadi fokus penting dalam pembahasan mendalam pansus. “Semua sudah kita bahas. Hari ini semakin jelas gambaran masing-masing,” jelas Agung.

Dalam rapat yang digelar Selasa, 21 April 2026, pansus juga memanggil manajemen PT Jatim Grha Utama (JGU) beserta anak perusahaannya. Pendalaman difokuskan pada transparansi kinerja, khususnya terkait pendapatan dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tak hanya itu, perhatian juga diarahkan pada PT Pratama Jatim Lestari (PJL) yang mengelola fasilitas pengolahan limbah B3 di Mojokerto. Evaluasi ini dinilai penting untuk memastikan tata kelola perusahaan berjalan seiring dengan standar pengelolaan lingkungan.

Agung menegaskan, seluruh rangkaian pembahasan tersebut bukan sekadar evaluasi administratif, melainkan bagian dari langkah konkret untuk menghasilkan rekomendasi yang bisa langsung diimplementasikan. “Semua materi dan hasil hearing akan dirapatkan dalam pansus, kemudian dirumuskan menjadi rekomendasi yang lebih detail dan aplikatif,” tegasnya.

Meski sejumlah BUMD dinilai belum menunjukkan kinerja optimal, pansus tetap mengedepankan pendekatan objektif berbasis data. Termasuk dalam menyikapi wacana penutupan unit usaha seperti Puspa Agro, yang masih akan dikaji secara komprehensif dalam rapat final. “Untuk rekomendasi final, nanti akan kita bahas dalam rapat khusus. Semua akan dirangkum secara menyeluruh,” ujarnya.

Dengan tenggat waktu yang ketat, pansus menargetkan seluruh proses pembahasan rampung pada 30 April 2026. Rekomendasi resmi dijadwalkan terbit pada Mei 2026 sebagai landasan penguatan kinerja BUMD. “Targetnya 30 April sudah selesai. Semua rekomendasi sudah lengkap dan siap dikeluarkan,” pungkas Agung.

Berita Terbaru

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Oleh: Ahmad Ajib Ridlwan Wakil Dekan Bidang II Fakultas Ketahanan Pangan Unesa, serta Guru Besar Bidang Kewirausahaan Sosial Islam FEB Unesa Sekitar pukul…

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Jurnas.net - Tokoh masyarakat sekaligus kiai kampung Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melontarkan dugaan adanya praktik…

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Jurnas.net - Kita sering melihat dalam kontestasi Pilkades, banyak calon kepala desa (cakades) membangun jalan dan membantu memasang lampu penerangan di…

Tekanan dan Misi Mendulang Poin Perdana PSS Sleman di Kandang  

Tekanan dan Misi Mendulang Poin Perdana PSS Sleman di Kandang  

Minggu, 11 Okt 2026 09:18 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 09:18 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman membawa misi meraih poin perdana saat menjamu PSM Makassar pada pekan keempat Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman,…

Shin Tae-yong Mulai Ucapkan Peluang Juara Persija

Shin Tae-yong Mulai Ucapkan Peluang Juara Persija

Minggu, 11 Okt 2026 05:54 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 05:54 WIB

Jurnas.net - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong mulai melontarkan kans juara timnya usai menang atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Kabupaten…

Tembus Rp 23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Tembus Rp 23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Jumat, 09 Okt 2026 18:37 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:37 WIB

Jurnas.net – Realisasi investasi di Kota Surabaya, Jawa Timur, mencapai Rp 23,608 triliun hingga semester I 2026. Capaian tersebut setara dengan sekitar 53 p…