15 IKD Jatim Gagal Tercapai, Pansus Sorot Lemahnya Kinerja Pendidikan dan Kesehatan Era Khofifah-Emil

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana rapat paripurna DPRD Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)
Suasana rapat paripurna DPRD Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak mendapat sorotan tajam dari Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Jawa Timur Tahun 2025. Pasalnya, sejumlah Indikator Kinerja Daerah (IKD) strategis Tahun 2025, dinilai gagal mencapai target, dengan sektor pendidikan dan kesehatan menjadi penyumbang kegagalan terbanyak.

Juru Bicara Pansus LKPJ Gubernur Jawa Timur Akhir Tahun 2025, Khusnul Arif, mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pendalaman bersama organisasi perangkat daerah (OPD), ditemukan masih ada 15 IKD yang belum tercapai dari total 166 indikator yang tercantum dalam Buku LKPJ 2025.

“Dari hasil pembahasan dan pendalaman bersama OPD, terdapat 133 IKD yang tercapai, 18 IKD datanya belum dirilis, dan 15 IKD dinyatakan belum tercapai,” kata Khusnul Arif, Selasa, 12 Mei 2026.

Awalnya, Pansus menemukan hanya 86 IKD yang tercapai, 67 IKD belum dirilis, dan 13 IKD belum tercapai. Namun setelah pembahasan lebih mendalam, jumlah indikator yang tercapai memang meningkat. Meski demikian, Pansus menilai masih banyak target strategis yang justru meleset pada sektor-sektor fundamental.

Yang menjadi perhatian adalah urusan pendidikan yang mencatat kegagalan terbanyak, yakni enam indikator. Disusul sektor kesehatan dengan tiga indikator yang tidak memenuhi target.

Pada sektor pendidikan, sejumlah target penting gagal dicapai, mulai dari Harapan Lama Sekolah yang ditargetkan 13,54 persen, namun hanya terealisasi 13,44 persen. Selain itu, capaian standar kompetensi minimum untuk literasi membaca dan numerasi juga berada di bawah target.

Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum literasi membaca hanya terealisasi 49,89 persen dari target 59,94 persen. Sementara capaian numerasi hanya mencapai 46,30 persen dari target 54,92 persen.

Tak hanya itu, proporsi penduduk usia 15 tahun ke atas yang berkualifikasi pendidikan tinggi juga belum memenuhi target. Begitu pula persentase pekerja lulusan pendidikan menengah dan tinggi yang bekerja sesuai bidang keahlian mengalami selisih sangat jauh dari target, yakni hanya terealisasi 42,66 persen dari target 67,77 persen.

“Kondisi ini menunjukkan kualitas pendidikan dan keterhubungan dunia pendidikan dengan pasar kerja masih menjadi persoalan serius di Jawa Timur,” tegas Khusnul.

Di sektor kesehatan, capaian penanganan tuberkulosis (TBC) menjadi perhatian besar Pansus. Angka keberhasilan pengobatan TBC hanya mencapai 88,17 persen dari target 89,90 persen. Sedangkan cakupan penemuan dan pengobatan kasus TBC terealisasi 77,29 persen dari target 82,95 persen.

Selain itu, cakupan penerima Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) juga gagal mencapai target, hanya terealisasi 30,65 persen dari target 36 persen. Menurut Khusnul, kegagalan sejumlah IKD tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara Pemprov Jawa Timur dengan pemerintah kabupaten/kota masih belum optimal, terutama di daerah dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) rendah.

“Ini menjadi catatan serius karena masih ada 23 kabupaten/kota yang IPM-nya berada di bawah rata-rata Jawa Timur. Artinya, pemerataan pembangunan pendidikan dan kesehatan belum berjalan maksimal,” katanya.

Selain pendidikan dan kesehatan, sejumlah indikator lain yang juga gagal tercapai meliputi penurunan emisi gas rumah kaca, cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, rasio elektrifikasi, nilai SAKIP Pemprov Jawa Timur, hingga capaian ekspor barang dan jasa.Untuk indikator lingkungan, target penurunan emisi GRK kumulatif sebesar 5,25 persen hanya terealisasi 0,66 persen. Sedangkan nilai SAKIP Pemprov Jawa Timur hanya mencapai 82,85 dari target 84,39.

Pansus menilai berbagai kegagalan tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintahan Khofifah-Emil, terutama karena sektor pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di Jawa Timur. “Kami mendorong adanya langkah korektif yang lebih konkret dan terukur, terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan yang paling banyak menyumbang IKD belum tercapai,” pungkas politisi NasDem itu.

Berita Terbaru

Ribuan Peserta Ramaikan Fun Walk di Gresik, UT Surabaya Ajak Warga Kuliah Tanpa Tinggalkan Pekerjaan

Ribuan Peserta Ramaikan Fun Walk di Gresik, UT Surabaya Ajak Warga Kuliah Tanpa Tinggalkan Pekerjaan

Minggu, 08 Nov 2026 11:33 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 11:33 WIB

Jurnas.net – Kesempatan kuliah di perguruan tinggi negeri tidak harus membuat seseorang meninggalkan pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari. Pesan inilah yang i…

Krisis Air Bersih di Pasuruan, SIER Distribusikan 25.000 Liter Air dan Tiga Tandon

Krisis Air Bersih di Pasuruan, SIER Distribusikan 25.000 Liter Air dan Tiga Tandon

Sabtu, 07 Nov 2026 18:01 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 18:01 WIB

Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab…

Wasit Jadi Sasaran Kritik Usai PSIM Tumbang dari Dewa United

Wasit Jadi Sasaran Kritik Usai PSIM Tumbang dari Dewa United

Sabtu, 07 Nov 2026 06:29 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 06:29 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta takhluk 1-2 saat menjamu Dewa United di Stadion Sultan Agung Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat, 6…

Menjajal Konektivitas Antarmoda dan Rasakan Pengalaman Perjalanan dengan Whoosh

Menjajal Konektivitas Antarmoda dan Rasakan Pengalaman Perjalanan dengan Whoosh

Jumat, 06 Nov 2026 16:00 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 16:00 WIB

Jurnas.net - PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mengadakan kegiatan Media Tour ke Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Whoosh…

FKPP Gresik Dikukuhkan, Legalitas dan Kemandirian Pesantren Jadi Tantangan

FKPP Gresik Dikukuhkan, Legalitas dan Kemandirian Pesantren Jadi Tantangan

Jumat, 06 Nov 2026 15:09 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 15:09 WIB

Jurnas.net – Predikat Gresik sebagai Kota Santri tidak cukup hanya menjadi identitas daerah. Penguatan kualitas pendidikan, legalitas kelembagaan, hingga k…

Gus Lilur Lengkapi Laporan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Lengkapi Laporan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 05 Nov 2026 20:03 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 20:03 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 5 November 2026. Kedatangannya untuk …

Putra Sang Fajar FC Resmi Diluncurkan, Warisi Api Perjuangan Bung Karno lewat Sepak Bola

Putra Sang Fajar FC Resmi Diluncurkan, Warisi Api Perjuangan Bung Karno lewat Sepak Bola

Kamis, 05 Nov 2026 19:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:17 WIB

Jurnas.net — Putra Sang Fajar Football Club (PSF FC) resmi diperkenalkan kepada publik melalui peluncuran klub, skuad, dan jersey di Blitar, Kamis (5/11/2026). …

Raih Green Card, Geopark Ijen Berhasil Pertahankan Status UNESCO Global Geopark 

Raih Green Card, Geopark Ijen Berhasil Pertahankan Status UNESCO Global Geopark 

Kamis, 05 Nov 2026 14:06 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 14:06 WIB

Jurnas.net – Geopark Ijen berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark (UGGp) setelah meraih Green Card atau Kartu Hijau dalam Sidang Dewan UGG ke-11 d…

Hampir Enam Tahun Kasus Graha KAHMI Sumenep Mandek, Japai Desak Polda Jatim Terbitkan SP3

Hampir Enam Tahun Kasus Graha KAHMI Sumenep Mandek, Japai Desak Polda Jatim Terbitkan SP3

Kamis, 05 Nov 2026 10:47 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 10:47 WIB

Jurnas.net - Penanganan perkara yang berlarut-larut di Polda Jawa Timur kembali menuai kritik. Kali ini, sorotan tertuju pada penyitaan tanah dan Gedung Graha…

Semangat Hari Pahlawan, SIER Himpun 150 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

Semangat Hari Pahlawan, SIER Himpun 150 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

Rabu, 04 Nov 2026 17:22 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:22 WIB

Jurnas.net – Memperingati Hari Pahlawan 2026, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Instalasi T…

Keberanian Internal Polri Ungkap Penyadapan Ilegal Jadi Momentum Perkuat Marwah Kepolisian

Keberanian Internal Polri Ungkap Penyadapan Ilegal Jadi Momentum Perkuat Marwah Kepolisian

Rabu, 04 Nov 2026 08:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 08:32 WIB

Jurnas.net – PDI Perjuangan menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi terhadap ketegasan dan keberanian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam m…

Polda Jatim Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Negara Rugi Rp35,7 Miliar

Polda Jatim Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Negara Rugi Rp35,7 Miliar

Rabu, 04 Nov 2026 07:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:04 WIB

Jurnas.net – Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) bersubsidi di 22 lokasi y…

Toko Kelontong di Yogyakarta Dipaksa Tutup dan Pemilik Diintimidasi

Toko Kelontong di Yogyakarta Dipaksa Tutup dan Pemilik Diintimidasi

Selasa, 03 Nov 2026 22:46 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:46 WIB

Jurnas.net - Aksi tutup paksa toko kelontong Madura oleh LSM ‘Keluarga Madura Yogyakarta' (KMY) kembali terjadi. Jika sebelumnya terjadi pada Juni 2026, di k…

Pertama di Kota Batu, Pertunjukan Mermaid Hadir di Eco Active Park Jatim Park Group

Pertama di Kota Batu, Pertunjukan Mermaid Hadir di Eco Active Park Jatim Park Group

Selasa, 03 Nov 2026 16:11 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 16:11 WIB

Jurnas.net – Kota Batu, Jawa Timur, menghadirkan pengalaman wisata keluarga baru melalui pertunjukan teatrikal putri duyung atau mermaid bertajuk "The E…

PBNU Apresiasi Ketegasan Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

PBNU Apresiasi Ketegasan Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 Nov 2026 14:53 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:53 WIB

PBNU mengapresiasi langkah cepat Kapolri dalam merespons keluhan masyarakat terkait tindakan aparat kepolisian dalam penegakan hukum di Sukoharjo…