Pimpin Golkar Pamekasan, Imam Syafii Bidik 9 Kursi DPRD dan Perkuat Soliditas Kader

Reporter : Insani
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pamekasan periode 2025–2030, Imam Syafii Yahya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Imam Syafii Yahya resmi menjadi nahkoda baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pamekasan periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Pamekasan yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Selasa, 20 Januari 2026.

Anggota DPRD Pamekasan dua periode itu langsung mematok target ambisius, yakni menaikkan perolehan kursi Golkar di DPRD Pamekasan pada pemilu mendatang. Imam Syafii menyatakan siap menindaklanjuti arahan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufhti, yang menargetkan lonjakan kursi dari tiga menjadi sembilan kursi.

Baca juga: Ali Mufthi: Golkar Jatim Siap Jadi Kunci Kemenangan Nasional di 2029

“Saya akan berjuang secara maksimal. Target ini bukan sekadar angka, tetapi amanah besar yang hanya bisa diwujudkan melalui kerja kolektif seluruh kader Golkar,” kata Imam Syafii, usai terpilih.

Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi internal hingga ke tingkat bawah. Ia menilai soliditas kader menjadi kunci utama bagi Golkar Pamekasan untuk kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan.

Baca juga: Ketum Bahlil Siapkan Arahan Strategis untuk Kader Saat Pelantikan 38 DPD Golkar se-Jatim

“Kompetisi di internal partai harus kita ubah menjadi kolaborasi. Golkar harus solid, satu komando, dan fokus pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Imam Syafii tak menampik bahwa tantangan politik ke depan semakin kompleks. Namun, ia optimistis Golkar Pamekasan mampu menjawab tantangan tersebut dengan kerja terstruktur, penguatan organisasi, serta pendekatan politik yang lebih modern dan adaptif.

Baca juga: Menuju Pileg 2029, Golkar Bangkalan Bertekad Tambah Kursi di Tiga Dapil Strategis

Ke depan, di bawah kepemimpinannya, Golkar Pamekasan akan diarahkan menjadi partai yang modern dan inklusif, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar perjuangan partai. Penguatan kaderisasi berkelanjutan menjadi prioritas, termasuk mendorong struktur partai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan agar lebih aktif, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Selain itu, Imam Syafii menekankan pentingnya merangkul pemilih muda, termasuk generasi milenial dan Gen Z, sebagai basis elektoral baru Golkar di Pamekasan. “Golkar harus hadir sebagai partai yang modern, terbuka, dan visioner, tetapi tetap berakar kuat pada nilai pengabdian kepada rakyat,” pungkasnya.

Editor : Amal

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru