Dishub Surabaya Catat Kenaikan PAD Parkir 10 Persen Usai Terapkan Sistem Digital

author Rahmat

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dishub Surabaya tunjukkan rompi resmi jukir di wilayahnya. (Humas Pemkot Surabaya)
Dishub Surabaya tunjukkan rompi resmi jukir di wilayahnya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net -  Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan reformasi tata kelola parkir melalui sistem digital mulai menunjukkan hasil nyata. Setelah beberapa bulan diterapkan, sistem parkir digital berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir hingga 10 persen sekaligus memperkuat transparansi pengelolaan pendapatan di lapangan.

Kenaikan tersebut menjadi sinyal positif bahwa digitalisasi parkir tidak hanya memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, tetapi juga efektif menekan potensi kebocoran pendapatan yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama dalam pengelolaan parkir tepi jalan umum.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan peningkatan pendapatan tersebut tercatat setelah sistem parkir digital berjalan secara efektif sejak Maret hingga April 2026. Meski program telah diluncurkan sejak Januari 2026, implementasi penuh baru dapat dilakukan setelah distribusi perangkat telepon pintar kepada para juru parkir (jukir) selesai dilakukan pasca Hari Raya Idulfitri.

“Peningkatan pemasukan parkir setelah digitalisasi sekitar 10 persen. Kenaikan ini terjadi karena sistem digital membuat pencatatan transaksi lebih transparan dan lebih mudah diawasi. Kami akan terus melakukan evaluasi agar peningkatan pendapatan ini bisa terus berlanjut,” kata Trio, Senin, 15 Juni 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator awal bahwa transformasi sistem parkir berbasis digital mampu memperbaiki tata kelola retribusi yang selama ini masih mengandalkan transaksi tunai. Pada tahun 2025, realisasi pendapatan parkir Kota Surabaya tercatat mencapai Rp25 miliar. Dengan sistem digital yang kini terus diperluas, Dishub optimistis pendapatan sektor parkir dapat meningkat jauh lebih signifikan pada tahun-tahun mendatang.

“Harapan kami, dengan optimalisasi parkir digital, pendapatan bisa tumbuh hingga 40 sampai 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

Selain mendorong peningkatan PAD, digitalisasi parkir juga diarahkan untuk mempersempit ruang gerak praktik parkir ilegal dan memutus potensi kebocoran pendapatan yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

Untuk memperkuat pengawasan, Dishub Surabaya meluncurkan sejumlah inovasi baru. Salah satunya dengan memasang papan identitas resmi di titik-titik parkir yang memuat foto petugas parkir yang bertugas di lokasi tersebut. Langkah ini memungkinkan masyarakat melakukan verifikasi secara langsung terhadap identitas jukir yang melayani mereka.

“Kalau masyarakat melihat petugas parkir yang bertugas tidak sesuai dengan foto yang ada di papan identitas, kami minta jangan melakukan pembayaran dan segera melapor,” tegas Trio.

Selain itu, sebanyak 900 juru parkir resmi kini telah dilengkapi rompi khusus yang dilengkapi kode QRIS pada bagian dada. QRIS tersebut dibedakan berdasarkan jenis kendaraan yang dilayani. Sisi kanan rompi digunakan untuk pembayaran kendaraan roda dua, sementara sisi kiri digunakan untuk pembayaran kendaraan roda empat.

Dengan sistem tersebut, masyarakat tidak lagi bergantung pada telepon genggam milik jukir saat melakukan transaksi non-tunai. “Warga cukup memindai barcode QRIS yang terpasang di rompi petugas. Jadi tidak ada alasan lagi handphone jukir mati atau tidak memiliki kuota internet,” jelasnya.

Pemkot Surabaya juga terus memperluas ekosistem pembayaran parkir digital agar semakin mudah diakses seluruh lapisan masyarakat. Selain QRIS, Dishub telah menyediakan perangkat pembayaran menggunakan kartu uang elektronik atau kartu tol yang umum digunakan masyarakat.

Tidak hanya itu, Dishub juga menyiapkan sistem voucher parkir yang dapat digunakan sebagai alternatif pembayaran bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan transaksi digital. Saat ini, Dishub tengah menjajaki kerja sama dengan jaringan toko ritel modern dan pelaku UMKM untuk menjadi agen penjualan voucher parkir di berbagai wilayah Surabaya.

Langkah tersebut dilakukan agar transformasi digital sektor parkir tidak menimbulkan kesenjangan akses bagi masyarakat yang belum menggunakan layanan perbankan digital.

Menariknya, sistem parkir digital tidak hanya digunakan untuk memantau pemasukan daerah, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan para juru parkir. Melalui sistem digital, seluruh aktivitas dan pendapatan harian jukir akan terekam secara otomatis. Data tersebut nantinya digunakan untuk memetakan kondisi sosial ekonomi petugas parkir berdasarkan kategori kesejahteraan.

Menurut Trio, pemerintah dapat memberikan intervensi sosial maupun program kesejahteraan yang lebih tepat sasaran kepada jukir yang membutuhkan. “Data performa pendapatan harian jukir yang terekam di sistem digital akan digunakan untuk melihat kondisi sosial mereka, apakah masuk kategori desil 1 sampai 5. Dari situ kami bisa menyiapkan program kesejahteraan yang lebih tepat dan terukur,” ujarnya.

Pemkot Surabaya menilai keberhasilan awal parkir digital menjadi bukti bahwa digitalisasi pelayanan publik mampu meningkatkan transparansi sekaligus memperkuat penerimaan daerah. Dengan seluruh transaksi yang tercatat secara elektronik, masyarakat dapat mengetahui bahwa setiap rupiah yang dibayarkan akan masuk ke kas daerah dan digunakan kembali untuk pembangunan kota.

Karena itu, Dishub mengajak masyarakat untuk aktif mendukung program ini dengan membiasakan pembayaran non-tunai serta ikut mengawasi praktik parkir di lapangan. “Parkir digital bukan hanya soal pembayaran yang lebih mudah. Ini tentang transparansi, akuntabilitas, dan memastikan uang masyarakat benar-benar kembali untuk pembangunan Kota Surabaya,” pungkas Trio.

Berita Terbaru

Raline Shah Terpukau Pesona Banyuwangi, Sebut Kawah Ijen dan Budaya Osing Layak Mendunia

Raline Shah Terpukau Pesona Banyuwangi, Sebut Kawah Ijen dan Budaya Osing Layak Mendunia

Senin, 15 Jun 2026 08:16 WIB

Senin, 15 Jun 2026 08:16 WIB

Jurnas.net – Keindahan alam dan kekayaan budaya Banyuwangi kembali mendapat perhatian dari kalangan publik figur nasional. Aktris, model, sekaligus Staf Khusus …

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Jurnas.net – Polemik di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menjadi sorotan publik setelah nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, …

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Jurnas.net - Swalayan berjejaring tetap menjual berbagai barang kebutuhan pokok sesuai harga eceran tertinggi atau HET, di tengah lonjakan harga BBM non subsidi…

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jurnas.net – Karier politik Musyafak Rouf di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya memasuki babak baru. Di tengah namanya yang terus dikaitkan d…

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Menengah …

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jurnas.net – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Kota Surabaya. Dalam kurun lima bulan pertama tahun 2026, sebanyak 4.191 …