Ambulans Laut Gresik Kembali Beroperasi, Warga Pulau Gili Bawean Kini Lebih Mudah Akses Layanan Kesehatan

author M. Faizul

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ambulans laut Bawean kembali beroperasi. (Dok: Dinkes Gresik)
Ambulans laut Bawean kembali beroperasi. (Dok: Dinkes Gresik)

Jurnas.net - Kabar baik datang bagi masyarakat kepulauan di Kabupaten Gresik. Setelah sempat berhenti beroperasi akibat kerusakan kapal, ambulans laut milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik kini kembali melayani rujukan pasien dari Pulau Bawean, khususnya warga Pulau Gili, Dusun Gili Timur, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura.

Beroperasinya kembali ambulans laut tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan karena terpisah oleh laut. Kehadiran kapal ambulans diharapkan mampu mempercepat proses evakuasi pasien menuju fasilitas kesehatan yang memiliki layanan lebih lengkap sekaligus mengurangi beban biaya transportasi yang selama ini harus ditanggung warga.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik, dr Mukhibatul Khusnah, mengatakan ambulans laut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh akses pelayanan kesehatan yang setara dengan warga di daratan. Menurut dia, layanan tersebut diprioritaskan untuk mendukung sistem rujukan pasien dari Pulau Gili menuju fasilitas kesehatan di Pulau Bawean maupun rumah sakit rujukan di Gresik daratan apabila membutuhkan penanganan lanjutan.

"Layanan ini menjadi bagian penting dalam sistem rujukan kegawatdaruratan karena mampu mempercepat proses evakuasi pasien melalui jalur laut," kata Mukhibatul, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia menjelaskan, ambulans laut berfungsi sebagai transportasi awal bagi pasien yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut. Dengan waktu tempuh yang lebih cepat dibandingkan alternatif transportasi lainnya, peluang pasien memperoleh penanganan segera juga semakin besar. "Harapannya masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat, efektif, dan berkesinambungan," katanya.

Untuk mendukung pelayanan medis, ambulans laut telah dilengkapi berbagai fasilitas, seperti tempat tidur pasien, peralatan pemeriksaan kesehatan, perlengkapan kegawatdaruratan (emergency set), hingga perangkat keselamatan pelayaran yang memenuhi standar operasional.

Ambulans laut Gresik beroperasi di Pulau Bawean. (Dinkes Gresik)Ambulans laut Gresik beroperasi di Pulau Bawean. (Dinkes Gresik)

Mukhibatul menjelaskan, ambulans laut mulai beroperasi pada 2022. Namun, layanan tersebut terpaksa dihentikan sepanjang 2025 karena kapal mengalami kerusakan yang membutuhkan perbaikan menyeluruh. Proses perbaikan memakan waktu cukup lama karena sejumlah komponen mesin harus didatangkan dari luar daerah dan pemasangannya harus memenuhi standar operasional layanan kesehatan.

"Perbaikannya membutuhkan waktu cukup lama. Alhamdulillah pada 2026 ambulans laut kembali dapat dioperasikan untuk melayani masyarakat Bawean," ujarnya.

Saat ini ambulans laut disiagakan selama 24 jam dengan dua nahkoda yang bertugas secara bergantian agar layanan dapat diberikan sewaktu-waktu ketika terjadi kondisi darurat. Meski demikian, operasional kapal masih menghadapi tantangan berupa kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak menentu.

"Kendala terbesar memang faktor cuaca dan ombak. Namun kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan tetap mengutamakan keselamatan pasien maupun petugas," kata Mukhibatul.

Selain mempercepat proses rujukan pasien, kehadiran kembali ambulans laut juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Jika sebelumnya warga harus mengeluarkan biaya transportasi hingga sekitar Rp 400.000 untuk sekali penyeberangan, kini biaya tersebut ditanggung Pemerintah Kabupaten Gresik.

Dengan demikian, pasien dan keluarganya dapat lebih fokus menjalani proses pengobatan tanpa dibebani ongkos transportasi menuju fasilitas kesehatan. Bagi masyarakat Pulau Gili yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan akibat kondisi geografis, beroperasinya kembali ambulans laut menjadi salah satu upaya memperkecil kesenjangan pelayanan kesehatan antara wilayah kepulauan dan daratan.

Berita Terbaru

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Jurnas.net - Perayaan 25 tahun Partai Demokrat tidak hanya dimaknai sebagai penanda perjalanan politik partai. Di Jawa Timur, momentum tersebut dijadikan…

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi…

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Jurnas.net - Kesulitan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan maupun menata masa depan. Semangat tersebut…

Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy: PBNU Harus Representasikan Indonesia

Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy: PBNU Harus Representasikan Indonesia

Kamis, 10 Sep 2026 10:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:26 WIB

Jurnas.net - Dinamika penyusunan kepengurusan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menjadi sorotan setelah Rapat Formatur Pertama digelar. Salah…

Guru Rohani Lintas Agama di Banyuwangi Dapat Insentif Rp700.000, Bupati Ipuk: Perkuat Karakter Anak

Guru Rohani Lintas Agama di Banyuwangi Dapat Insentif Rp700.000, Bupati Ipuk: Perkuat Karakter Anak

Rabu, 09 Sep 2026 18:16 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 18:16 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memberikan insentif kepada ratusan guru rohani lintas agama sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan…

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk UMKM dan Kepentingan Warga

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk UMKM dan Kepentingan Warga

Rabu, 09 Sep 2026 17:01 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:01 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil mengamankan kembali aset berupa lahan seluas 96.932 meter persegi di Kelurahan Jeruk, Kecamatan…