Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bangkalan menegaskan komitmennya untuk menambah perolehan kursi DPRD pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029. Fokus utama diarahkan pada tiga daerah pemilihan (dapil) yang hingga kini belum berhasil menyumbang kursi bagi Golkar.
Ketua DPD Partai Golkar Bangkalan, Mathari, menyampaikan tekad tersebut usai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Bangkalan yang berlangsung lancar, aman, dan kondusif.
“Alhamdulillah Musda bisa terlaksana dengan baik. Saat ini Golkar Bangkalan memiliki lima kursi, dan target kami pada Pileg 2029 adalah naik menjadi delapan kursi,” kata Mathari, usai Musda DPD Golkar Bangkalan di Surabaya, 24 Januari 2026.
Ia menjelaskan, penambahan tiga kursi tersebut akan difokuskan untuk melengkapi dapil-dapil yang selama ini belum terisi. Setidaknya, Golkar menargetkan setiap dapil memiliki keterwakilan di DPRD Bangkalan.
“Target minimal kami adalah setiap dapil terisi satu kursi. Saat ini masih ada tiga dapil yang kosong, dan itulah yang akan menjadi fokus utama kami agar bisa menambah tiga kursi,” jelasnya.
Adapun tiga dapil yang menjadi perhatian serius Golkar Bangkalan yakni Kecamatan Tanjung Bumi, Konang, dan Kokop. Mathari mengakui bahwa persaingan politik di wilayah tersebut cukup ketat, dengan kehadiran hampir seluruh partai politik.
“Kompetitor di sana luar biasa. Semua partai ada dan sama-sama kuat. Karena itu, kita tidak bisa bekerja biasa-biasa saja,” tegasnya.
Untuk menghadapi persaingan tersebut, Golkar Bangkalan menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya melalui pelatihan dan penguatan kapasitas calon legislatif (caleg). Menurut Mathari, caleg yang akan diusung harus benar-benar memahami karakter dapil serta memiliki kapasitas dan rekam jejak yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
“Kita akan melakukan training dan ‘stretching’ caleg. Yang kita siapkan adalah caleg-caleg yang mumpuni dan cocok dengan karakter masing-masing dapil,” katanya.
Selain itu, pendekatan kultural dan komunikasi politik menjadi strategi penting Golkar Bangkalan, mengingat karakter masyarakat Madura yang sangat menjunjung tinggi peran tokoh lokal.
“Kita ini Madura. Komunikasi dengan tokoh masyarakat, kepala desa, hingga Forkopimda akan kita perkuat. Semua itu bagian dari ikhtiar politik untuk memenuhi target tersebut,” ujar Mathari.
Dengan konsolidasi organisasi pasca-Musda dan strategi yang disusun sejak dini, Golkar Bangkalan optimistis mampu memperluas basis dukungan dan meningkatkan perolehan kursi pada Pileg 2029. Target delapan kursi dinilai realistis jika kerja politik dilakukan secara terukur, konsisten, dan dekat dengan masyarakat.
Editor : Amal
Berita Terbaru
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…
Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB
Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…
Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB
Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…
Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB
Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB
Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…
Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB
Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB
Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri …
Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB
Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB
Jurnas.net - Musik menjadi ruang perjumpaan sekaligus sarana menyuarakan kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial dalam Yayaya Fest 2026 yang digelar di…
Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB
Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB
Jurnas.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyalurkan 1.000 paket sembako dan m…
Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB
Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB
Jurnas.net - Advokat senior Jutek Bongso menyoroti fragmentasi organisasi advokat di Indonesia yang dinilainya berpotensi merugikan masyarakat pencari…