Jurnas.net - Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, merespon singkat pertanyaan terkait alasan partainya yang hingga saat ini belum memecat Gibran Rakabuming Raka, meskipun sudah resmi menjadi Cawapres Prabowo Subianto. Puan merespon pertanyaan tersebut dengan berbalik melemparkan pertanyaan.
"Emang harus?," kata Puan, usai meresmikan Kantor Tim Pemenangan Daerah (TPD) dan Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Presiden Daerah (TKRRPD) Jawa Timur untuk Ganjar-Mahfud di Surabaya, Sabtu, 4 November 2023.
Baca juga: Surabaya Jadi Episentrum Logistik Baru: Investasi DHL Permudah Ekspor Industri Jawa Timur
Puan juga enggan menanggapi secara pasti terkait status keanggotaan Gibran di PDI Perjuangan. Puan hanya mengatakan, yang pasti saat ini Gibran sudah resmi menjadi Cawapres Prabowo. "Kan udah jadi Cawapres Mas Prabowo. Itu saja," ujarnya.
Puan menegaskan, hingga saat ini Gibran belum mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP ke DPP. Puan kembali mengulang jawabannya, bahwa saat ini Gibran telah resmi menjadi Cawapres Prabowo.
Baca juga: Kado dari Khofifah untuk Buruh: UMK 7 Daerah Jatim Naik Per November
"Belum ada pengembalian KTA (dari Gibran), tapi sudah menjadi Cawapresnya Mas Prabowo. Gitu aja," katanya.
Saat ditanya alasan PDI Perjuangan tidak mengambil langkah tegas setelah Gibran membelot dan menjadi Cawapres Prabowo, puan menyangkalnya. PDIP dirasanya sudah tegas. PDIP, kata Puan, memiliki aturan danengambil keputusan berdasarka pertimbangan sebaik-baiknya.
Baca juga: PDIP Minta Maaf ke Rakyat Atas Perilaku Kader yang Langgar Konstitusi Demi Kekuasaan
"Kita tegas, kita juga mempunyai aturan. Kita juga melihat situasi dan kondisi, apa yang akan dilakukan atau akan dilaksanakan, tentu saja setelah kami mempertimbangkan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya. (Mal)
Editor : Redaksi