SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban, Perkuat Ketahanan Pangan Warga

Reporter : Insani

Jurnas.net— Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT Danareksa (Persero) bersama anggota Holding BUMN Danareksa untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui program kurban bertajuk “Kurban Berkah Berdayakan Desa”.

Berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Holding BUMN Danareksa menyalurkan hewan kurban berupa 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing yang dipusatkan di kawasan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Kamis, 28 Mei 2026.

Baca juga: SIER Tampilkan Kupu-kupu Robotik Raksasa di Surabaya Vaganza 2026, Simbol Transformasi Industri Hijau

Dari pelaksanaan kurban tersebut, sekitar 3.000 paket daging dibagikan kepada sedikitnya 3.800 keluarga prasejahtera yang berada di tujuh kelurahan ring satu kawasan industri SIER. Program ini diharapkan mampu membantu memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus menghadirkan dampak ekonomi berantai bagi pelaku usaha kecil.

Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Ngurah Wirawan, mengatakan bahwa ibadah kurban tidak sekadar aktivitas sosial dan keagamaan, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas karena melibatkan banyak mata rantai usaha masyarakat.

“Ibadah kurban sejatinya merupakan instrumen redistribusi kesejahteraan yang sangat efektif. Setiap hewan kurban menghidupkan rantai ekonomi yang panjang, mulai dari peternak, sopir angkutan, hingga pelaku usaha kecil seperti penyedia kemasan dan kebutuhan distribusi,” ujar Ngurah.

Menurutnya, konsep tersebut sejalan dengan transformasi Holding BUMN Danareksa yang kini bergerak menjadi Kawasan Industri Indonesia, yakni ekosistem kawasan industri yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Fenomena backward economy ini menjadi bagian dari DNA Holding strategis kawasan industri, di mana keberadaan kawasan industri harus mampu menarik rantai pasok di belakangnya untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan,” katanya.

Ngurah menambahkan, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut juga mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan dan penghapusan kelaparan, sejalan dengan visi pembangunan pemerintah melalui Asta Cita.

Baca juga: KI Jatim Sebut PT SIER Jadi Satu-satunya BUMD Paling Informatif di Jawa Timur

Adapun pelaksanaan kurban tahun ini merupakan kontribusi kolektif dari sejumlah anggota holding. Dari klaster inti terdapat PT Kawasan Industri Medan (KIM), PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), dan PT SIER.

Sementara dari klaster non-inti turut berpartisipasi PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), PT Nindya Karya, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), PT Jalin Pembayaran Nusantara, PT Danareksa Capital, dan PT Danareksa Finance. Jumlah hewan kurban yang disalurkan tahun ini juga meningkat sekitar 27 persen dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya di Makassar.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, menuturkan bahwa Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar kawasan industri.

“Idul Adha mengajarkan tentang ketulusan dalam memberi dan keberanian untuk berbagi. Kurban menjadi pengingat bahwa keberadaan kita akan semakin bermakna ketika mampu menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain,” ujar Lussi.

Baca juga: Kinerja Moncer Triwulan I 2026, SIER Percepat Modernisasi dan Dorong Kawasan Industri Hijau

Ia berharap program kurban bersama tersebut dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat di sekitar kawasan industri. “Kami percaya kawasan industri yang baik adalah kawasan yang tumbuh bersama lingkungannya dan mampu memberikan dampak sosial yang nyata,” katanya.

Lussi juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas RI dan Baznas Kota Surabaya yang telah memastikan proses distribusi kurban berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi Baznas RI, Syarifuddin, mengapresiasi konsistensi kontribusi Holding BUMN Danareksa yang telah terjalin sejak 2018. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga zakat menjadi model sinergi yang efektif dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat.

“Kolaborasi ini adalah model ideal kemitraan dunia usaha dan lembaga zakat nasional. Kami memastikan seluruh proses dijalankan sesuai prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ujar Syarifuddin.

Editor : Amal

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru