Mangkir Pemeriksaan KPK, Khofifah Justru ke Cina di Tengah Skandal Kasus Hibah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, usai dilantik di Istana Jakarta. (Dok: Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, usai dilantik di Istana Jakarta. (Dok: Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dipastikan tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 20 Juni 2025. Ia sedianya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim tahun anggaran 2019–2022.

Absennya Khofifah dari panggilan KPK dikonfirmasi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Adhy Karyono. Menurut Adhy, Khofifah tengah menjalani cuti untuk menghadiri wisuda putranya, Jalaluddin Mannagalli Parawansa, di Universitas Peking, Tiongkok.

"Ibu Gubernur hari ini sampai Minggu cuti untuk menghadiri wisuda putranya di Cina," kata Adhy.

Selama Khofifah cuti, roda pemerintahan dijalankan oleh Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jatim. “Izin dari Kemendagri sudah turun, dan Pak Wagub Jatim ditunjuk sebagai Plt Gubernur,” ujarnya.

Baca Juga : KPK Kembali Obok-obok Pemprov Jatim Terkait Kasus Dana Hibah

Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa ketidakhadiran Khofifah telah dikonfirmasi oleh pihaknya, dengan alasan adanya kegiatan lain yang tidak dapat ditinggalkan. Belum ada informasi lanjutan terkait penjadwalan ulang pemeriksaan.

Dalam kasus ini, KPK juga memanggil Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah sebagai saksi. Keduanya dimintai keterangan terkait dugaan suap dalam alokasi dana hibah yang disalurkan melalui kelompok masyarakat (pokmas) berdasarkan pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Jatim.

Nama Khofifah menjadi sorotan setelah mantan Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, menyebut dirinya mengetahui alur pencairan dana hibah tersebut. Kusnadi menegaskan bahwa pelaksanaan dana hibah tidak mungkin dilakukan tanpa sepengetahuan kepala daerah.

"Orang dia yang mengeluarkan (dana hibah), masa dia enggak tahu?," kata Kusnadi, saat dimintai keterangan usai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 19 Juni 2024.

Kusnadi juga menyebut bahwa proses pengajuan dan pembahasan dana hibah dilakukan bersama dengan kepala daerah, termasuk gubernur. “Dana hibah itu kan proses, bukan cuma materinya. Itu dibicarakan bersama-sama dengan kepala daerah,” ujarnya.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan 21 tersangka dalam perkara korupsi dana hibah Pemprov Jatim. Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan sebelumnya yang menyoroti peran pokmas dan alokasi hibah melalui mekanisme pokir.

Berita Terbaru

Demokrat Jatim Santuni 60 Anak Yatim, Momentum Ramadan Perkuat Konsolidasi Kader

Demokrat Jatim Santuni 60 Anak Yatim, Momentum Ramadan Perkuat Konsolidasi Kader

Kamis, 12 Mar 2026 18:07 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 18:07 WIB

Jurnas.net - Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Partai Demokrat Jawa Timur untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat konsolidasi…

Keliling 7 Cluster di Jatim, Safari Ramadan KAHMI Matangkan Persiapan Muswil Oktober 2026

Keliling 7 Cluster di Jatim, Safari Ramadan KAHMI Matangkan Persiapan Muswil Oktober 2026

Kamis, 12 Mar 2026 13:32 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 13:32 WIB

Jurnas.net – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Timur (MW KAHMI Jatim) menggelar rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah di sejumlah d…

Target 10 Persen Suara di Jatim, PKS Perkuat Konsolidasi dan Kaderisasi Menuju Pemilu 2029

Target 10 Persen Suara di Jatim, PKS Perkuat Konsolidasi dan Kaderisasi Menuju Pemilu 2029

Kamis, 12 Mar 2026 11:42 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 11:42 WIB

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk memperkuat kaderisasi sekaligus meningkatkan…

Gus Lilur Bentuk BARONG GRUP, Siap Bawa Rokok dan Tembakau Nusantara Menembus Pasar Dunia

Gus Lilur Bentuk BARONG GRUP, Siap Bawa Rokok dan Tembakau Nusantara Menembus Pasar Dunia

Kamis, 12 Mar 2026 10:37 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 10:37 WIB

Jurnas.net - Founder sekaligus Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG GRUP), HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang dikenal dengan Gus Lilur,…

Jelang Muswil KAHMI Jatim, Samwil Tekankan Pengurus Harus Kapabel dan Visioner

Jelang Muswil KAHMI Jatim, Samwil Tekankan Pengurus Harus Kapabel dan Visioner

Kamis, 12 Mar 2026 09:48 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 09:48 WIB

Jurnas.net – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026, …

Safari Ramadan di Lamongan, Ketua Golkar Jatim Pamitkan Akhsanul Yakin Maju DPRD Jatim dari Dapil XIII

Safari Ramadan di Lamongan, Ketua Golkar Jatim Pamitkan Akhsanul Yakin Maju DPRD Jatim dari Dapil XIII

Kamis, 12 Mar 2026 01:49 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 01:49 WIB

Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufhti, mulai menyiapkan regenerasi kader partai untuk menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 m…