Kepsek Diingatkan Tak Tambah Kouta PPDB SMA/SMK di Jatim yang Telah Ditetapkan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai. (Insani/Jurnas.net)
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyatakan telah menetapkan 108 kouta PPDB 2024 untuk SMA dan SMK di wilayahnya. Ia pun mengingatkan semua pihak termasuk kepala sekolah (Kepsek) tak menambah kouta, tanpa ada izin dari Kadindik.

"Ada 35 kouta untuk SMA dan 72 untuk SMK. Jangan sampai kouta itu ditambah lagi, tanpa ada izin dari kepala Dinas Pendidikan," kata Aries, Kamis, 25 April 2024.

Selain itu, lanjut Aries, kepsek tidak diperbolehkan mengambil keputusan secara sepihak, tanpa sepengatahuan Kadindik. Salah satunya jika nanti terdapat kekosongan siswa yang tidak mendaftar ulang. Artinya, kata dia, tidak ada pengisian untuk bangku kosong

"Tidak boleh menarik siswa yang sudah mendaftar di sekolah swasta, karena SMA/SMK dan MA swasta juga membutuhkan siswa. Jadi, jangan sampai hal itu mencederai koordinasi dan komunikasi kesepakatan kita dengan pihak mereka," jelasnya.

Baca Juga : Pemkot Rubah Aturan PPDB SMPN Surabaya 2024

Sementara terkait adanya perubahan kebijakan dalam PPDB tahun 2024 ini, Aries berpesan perlu dilakukan sosialisasi secara masif agar pelaksanaan PPDB bisa berjalan baik. Sehingga, pelaksanaan PPDB harus berpihak kepada masyarakat, bukan yang berkepentingan.

"PPDB ini setiap tahun menjadi momok, tapi saya yakin karena kita adalah bagian dari aparatur pemerintah yang diberikan tugas, dan amanah untuk melaksanakan PPDB sebaik mungkin meskipun berat," ujarnya.

Aries mengaku sudah melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan PPDB sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021. Meski begitu, Aries tak memungkiri terdapat dinamika yang dihadapu dalam PPDB.

Menurutnya, menilai selama masih ada kepentingan diluar petunjuk teknis yang telah dibuat, pasti akan ada persoalan yang dihadapi dalam PPDB. " Saya telah sampaikan pada sosialisasi tahap pertama, agar semua pelaksanaan PPDB sesuai Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021. Kita secara teknis juga telah dibantu oleh tim yang telah memahami betul bagaimana pelaksanaan PPDB ini," katanya.

Baca Juga : 754 Operator Disiapkan Untuk Sukseskan PPDB 2024 SMA/SMK di Jatim

Oleh karena itu, Aries berpesan kepada operator satuan pendidikan agar berpegang teguh pada tiga hal. Yaitu, menjaga integritas dalam melaksanakan tugas, melakukan sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan, serta operator bukan sebagai pengambil keputusan.

"Operator bukan pengambil keputusan. Artinya jika ada masalah, mereka wajib melapor ke atasan atau koordinasi dengan penentu kebijakan di atasnya," pungkasnya.

Berita Terbaru

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Jurnas.net - Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang…

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…