Kecelakaan Maut di Tol Pandaan: Bus Pelajar Tabrak Truk yang Berhenti Mendadak

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bus pariwisata rombongan pelajar mrngalami kecelakaan maut di ruas Tol Pandaan Pasuruan. (Istimewa)
Bus pariwisata rombongan pelajar mrngalami kecelakaan maut di ruas Tol Pandaan Pasuruan. (Istimewa)

Jurnas.net - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), terkait kecelakaan maut yang melibatkan sebuah bus pariwisata dan truk di ruas tol Pandaan-Malang, Senin sore, 23 Desember 2024. Hasilnya, bus pariwisata berisi rombongan pelajar itu ternyata menabrak truk yang tengah berhenti.

"Dari hasil olah TKP, kami juga menemukan bahwa bus tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi, dan pengemudi tidak sempat menghindari truk yang berhenti di bahu jalan," kata Dirlantas Polda Jatim, Kombes Komarudin, dalam keterangannya, Selasa, 24 Desember 2024.

Budi menjelaskan bahwa truk tersebut berhenti karena mengalami kerusakan mesin di titik tanjakan pada KM 78+50, persis bersebrangan dengan jalur darurat B dari Malang ke Surabaya. Artinya jalur darurat ini untuk mengantisipasi kendaraan yang remnya blong.

"Artinya truk berhenti pada posisi kemiringan. Truk itu berhenti di bahu jalan karena ada masalah teknis, dan pengemudinya sudah menyalakan lampu darurat sebagai tanda. Namun, kondisi jalan yang gelap serta kecepatan tinggi bus mengakibatkan tabrakan tidak dapat dihindari," katanya.

Baca Juga : 30 Pelajar Luka-luka dan 4 Tewas Akibat Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Tol Pandaan-Pasuruan

[caption id="attachment_6660" align="alignnone" width="1904"] Bus pariwisata rombongan pelajar mrngalami kecelakaan maut di ruas Tol Pandaan Pasuruan. (Istimewa)[/caption]

Olah TKP juga mengungkap bahwa jarak pandang yang terbatas pada malam hari dan kecepatan tinggi bus merupakan faktor utama penyebab kecelakaan. "Kami menemukan tanda-tanda pengereman mendadak dari bus, namun jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak terhindarkan," ujarnya.

Dia menegaskan pihaknya akan terus mendalami untuk melakukan penyelidikan kecelakaan maut tersebut. "Kami berkomitmen untuk terus melakukan penyelidikan mendalam, dan akan memeriksa lebih lanjut kondisi teknis dari kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini," katanya.

Ia mengimbau para pengendara untuk selalu mematuhi batas kecepatan dan berhati-hati terutama pada malam hari. "Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Kami berharap para pengendara selalu waspada dan mematuhi peraturan lalu lintas," tandasnya.

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan sikap tegas terhadap aksi perusakan estetika kota. Empat pemuda pelaku vandalisme di kawasan Viaduk G…

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Jurnas.net – Skandal moral mengguncang birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan d…

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Jurnas.net - Meski telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada 2024, eksistensi Dhurung Bawean justru dinilai masih berada di ujung ancaman.…

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Jurnas.net – Kain batik bukan sekadar busana bagi masyarakat Banyuwangi, melainkan representasi identitas budaya yang sarat makna. Kini, akses terhadap wastra k…

PN Surabaya Paksakan Eksekusi Tanpa Inkracht, Ahli Waris Sebut Praktik Hukum di Surabaya Cacat Keadilan

PN Surabaya Paksakan Eksekusi Tanpa Inkracht, Ahli Waris Sebut Praktik Hukum di Surabaya Cacat Keadilan

Selasa, 14 Apr 2026 09:53 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 09:53 WIB

Jurnas.net - Aroma ketidakadilan menyeruak dari rencana eksekusi paksa sebuah rumah di Jalan Rungkut Asri Barat X No. 16, Surabaya, Selasa, 14 April 2016.…

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Jurnas.net – Ancaman peredaran narkoba di wilayah kepulauan seperti Bawean menjadi perhatian serius berbagai pihak. Tokoh Bawean yang juga Wakil Ketua Komisi I…