Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil membentuk 8.494 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah resmi berbadan hukum hingga akhir Juni 2025. Meski pencapaian ini diapresiasi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa diminta tidak berhenti pada aspek legalitas semata.
Anggota Komisi C DPRD Jatim, Ahmad Athoillah, mengatakan penguatan sumber daya manusia (SDM) pengelola koperasi sangat penting, untuk mewujudkan dampak ekonomi yang nyata di masyarakat. Sebab, menurutnya, keberhasilan jangka panjang program Koperasi Merah Putih bergantung pada kualitas SDM yang mengelolanya.
"Saya sangat mengapresiasi capaian pendirian koperasi ini. Ini merupakan lompatan besar dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Tapi koperasi tidak bisa hanya berdiri secara administratif. SDM pengelolanya harus diperkuat agar koperasi benar-benar hidup dan menyejahterakan warga,” kata Gus Atho', sapaan akrabnya, Selasa, 22 Juli 2025.
Ia menegaskan bahwa koperasi tanpa manajemen yang kuat hanya akan menjadi simbol tanpa kontribusi nyata terhadap perputaran ekonomi desa. Oleh karena itu, Gus Atho’ mendorong Pemprov Jatim melakukan pelatihan, pendampingan, dan pembinaan secara berkelanjutan kepada para pengurus koperasi.
"Ketika Koperasi Merah Putih diisi SDM yang kompeten, maka fungsinya akan maksimal. Mereka akan mampu merancang model bisnis yang sehat, mengelola keuangan secara akuntabel, dan membangun sistem distribusi yang efisien,” jelasnya.
Berdasarkan data Pemprov Jatim, dari total koperasi yang terbentuk, sebanyak 3.299 koperasi telah memperoleh pengesahan badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM hingga awal Juni. Sisanya rampung pada akhir bulan yang sama, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi pertama yang merampungkan legalisasi penuh koperasi dalam program nasional ini.
Baca Juga : Kemenkumham Sahkan 3.299 Koperasi Desa Merah Putih di Jatim
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Jatim juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,99 miliar untuk membiayai akta pendirian bagi 1.660 koperasi, bekerja sama dengan Kanwil Kemenkumham Jatim dan Ikatan Notaris Indonesia.
"Legalisasi bukanlah akhir dari proses, melainkan pintu masuk menuju tantangan yang lebih besar membangun koperasi yang mandiri, produktif, dan inklusif," ujarnya.
Oleh karena itu, politisi PKB itu menyarankan sejumlah strategi lanjutan bagi Pemprov Jatim dan para pemangku kepentingan. Di antaranya mengembangkan model bisnis koperasi berbasis potensi lokal, seperti distribusi pupuk, agen elpiji, UMKM desa, hingga jasa keuangan dan logistik.
Kemudian, meningkatkan sistem distribusi dan logistik untuk menghubungkan koperasi dengan pasar yang lebih luas. Mendorong kolaborasi antar koperasi secara regional maupun nasional guna memperluas jejaring usaha dan mencegah tumpang tindih kelembagaan.
"Kita harus memastikan koperasi Merah Putih tidak hanya berdiri di atas kertas. Ia harus hidup, tumbuh, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” pungkas Gus Atho’.
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB
Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB
Peristiwa penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, Jawa Tengah, oleh tim gabungan kepolisian beberapa waktu lalu, terindikasi melanggar HAM…
Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB
Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB
Ketua Umum PBNU KH Kikin Abdul Hakim atau Gus Kikin mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tetap tenang.…
Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB
Oleh: Wakit Nurohman Advokat dan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) Putusan Mahkamah Agung Nomor 742 K/TUN/2026 mengenai Surat Keterangan…
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab…
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Jurnas.net – Penanganan dugaan peredaran rokok ilegal oleh Polres Probolinggo menjadi sorotan setelah dua orang yang dipersoalkan massa demonstran disebut d…
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…